Tips Menghubungkan Printer HP D3920 di Windows 7

11 Juni 2011 at 1:52 am

Pagi-pagi gini baru asyik ngetik blog ini. Ya apa mau dikata, baru dapet inspirasi nulis setelah nyari wangsit. Wkwkwkwk.

Udah 3 bulanan aku dapet lungsuran printer HP D3920 dari Papih aku. Tadinya niat mau beli, tapi malah ditawarin sama bokap mertua. Makasi papih..:-p. Sebenernya udah pernah ganti mainboard, tapi karena dikasih, ya aku terima saja. Kenapa 3 bulan ga langsung dicolokin? Nhaa..ini penyebabnya. Notebook Axioo PICO DJH punyaku sudah agak ngehang rupanya, minta diservis. Ya uda,aku masukin ke Axioo Center di Yogyakarta, d/a Jl. Dr. Sardjito 98z, Yogyakarta 55223 Telp.(0)274 554201. Trus ternyata windowsnya sudah terkena virus. Alhasil aku ganti aja sekalian ma Windows 7.

Ternyata oh ternyata, setelah jadi, dan akan aku hubungkan dengan printer HP aku tadi, ga ada drivernya.#aku lupa minta. Ya udah,googling aja deh. Tapi setelah instal, eh yang kedetek malah D3900. Waduh pusing…@#%#^%^&&

Akhirnya, lama ga lama,#googling lagi maksudnya. Aku dikasi tau ternyata ada cara khususnya, like this :

1. Klik Start>> Pilih Devices and Printers

2. Setelah keluar Kotak Dialog Devices and Printer, Klik Add a Printer di sebelah atas.

3. Muncul kotak dialog Add printer, klik yang Add a Local Printer>>Klik di Use an Existing Port dan Pilih USB001 untuk Notebook jenis Pico>>Klik Next

4. Lalu klik Windows Update tapi pastikan Notebook terhubung Internet(Harus!)

5. Setelah dapat semua info printer, Klik Printer HP Deskjet 3920>>Klik Next>>Finish

Insyaalloh udah jadi. Namun bila ga berhasil, bisa dicopot dulu colokan printer dari listrik dan copot kabel USB dari Notebook. Setelah itu colokin lagi printernya, baru USB.

Selamat menyetak dengan Printer HP Deskjet 3920 anda…

Belajar tentang IT : Menggambar dengan Word

Yogyakarta, 4 Juni 2011 @Kos2an

Belajar tentang IT tak harus didapat melalui sekolah formal. Dari SMP, saya pun bisa dan mahir utak-utik IT bermodalkan punya kompi. Dari klak klik sana sini, monitor rusak, kompi sering nge hang, sampai harus service per bulan pun pernah. Sampai dimarahi Ortu. Ya, itulah risiko mau mahir, harus ngerusak dulu. Hahahaha.#Alasan!

Sebenarnya, untuk postingan saya kali ini terinspirasi dari Tugas Seni Rupa saya dulu waktu SMA. Membuat miniatur benda dari styrofoam. Nah, dulu ide tugasku adalah sebuah Microwave. Like this.

Microwave tadi saya buat miniaturnya dengan styrofoam plus panel dan pintu yang bisa dibuka. Tapi yang akan saya bahas di sini adalah cara membuat rancangan gambarnya. Karena waktu itu saya belum pintar Corel,#sampai sekarang, hahahaha., akhirnya saya memakai jasa si Word. Dan kuncinya memakai Shapes di Insert.

Pertama, buat Kotak dengan Rectangle untuk bagian depan microwave, lalu buat bagian atas dengan Paralellogram. Dan untuk sisi-sisinya ditutup Line. Bagian Panel memakai Circle dan pegangan panel dengan Rectangle. Kaca microwave memakai rectangle yang lebih kecil dari pintunya. Seperti inilah kiranya.

ini gambar tutorialnya..

 

 

Pendidikan Totalitas dari Kehidupan

Pernahkah kalian mendapatkan pelayanan setengah-setengah saat membeli sesuatu atau apa saja yang memberikan jasa kepada kalian? Semisal membeli laptop namun belum 2 hari sudah rusak, saat dibawa ke tukang service pun tak jadi-jadi. Rasanya bete abis…#Hahaha..ABG nya keluar.

Ya, itulah kekurangan akan TOTALITAS di situ. Mungkin bukan orang lain yang bisa disalahkan terus. Lihat dulu, apakah kita sudah menerapkan Totalitas tersebut di kehidupan kita? Lalu,apa sebenarnya Totalitas itu?

Totalitas menurut saya tidak hanya Tindakan namun juga Niat dan Pikiran. Jadi saat kita melakkan sesuatu, tidak hanya raga kita yang bergerak, Hati dan Jiwa pun harus ditugasi melakukan Totalitas. Contohnya Guru yang mengajar ingin melihat anak-anak didiknya berhasil. Niatnya pun harus mengajar demi itu, dan pikirannya hanya untuk itu.

Apalagi saya, yang InsyaAlloh mendedikasikan hidup jadi Guru dan doakan juga menjadi Entrepeneur..Aamiin.. Totalitas harus jadi nomer satu. Tapi belum saya temukan resepnya agar totalitas benar-benar menjadi totalitas. Namun sedikit-sedikit sudah saya terapkan juga.

Maka, senangkah Anda saat belanja di Swalayan misalnya, Kasir yang anda temui melayani anda dengan baik, ramah, dan mau mengerti Anda tanpa dibuat-buat? Jika Anda senang, berbuat Totalitas itu lebih dahulu untuk orang lain.

Mari kita nyanyikan Totalitas Perjuangan, untuk membangkitkan Totalitas Kita

Media Pembelajaran Benda Konkret dan Kartu Teori Pembanding…

Semester 4 ini, aku mendapat mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran IPA yang diampu oleh Pak Surachman. Sudah kedua kalinya ini, saya diajar oleh Beliau. Saat pertama kali melihat, pasti akan berpikir beliau menegangkan. Hihihi..Liat saja fotonya.

Eittss, jangan salah!

Dari beliaulah, saya terinspirasi.Beliau humoris walau berkumis. Cara mengajarnya pun beda. Karena pengalaman tentang media pembelajaran, beliau menguasai teknik-teknik media dari tahun saya belum lahir.#Soalnya lupa kapan Beliau mengawali..hahahaha.

Inilah salah satu inspirasi saya, diambil dari tugas Mata Kuliah ini. This is it!!

Media Pembelajaran Benda Konkret dan Kartu Teori Pembanding (Media Visual)

  • TEMA                       : Adaptasi Morfologi Daun.
  • JUDUL                      : Pembelajaran IPA tentang Adaptasi Morfologi Daun dan Batang berdasarkan   habitat  tumbuhan, baik tumbuhan air maupun tumbuhan darat melalui media benda konkret dan kartu.
  • TUJUAN                  :
    1. Mengenalkan siswa secara langsung pada makhluk hidup khususnya  daun dan batang tumbuhan yang berbeda habitatnya.
    1. Siswa dapat membandingkan teori ciri daun berdasarkan habitat dengan pengamatan langsung.
    2. Siswa dapat mengetahui dan menjelaskan adaptasi morfologi daun berdasarkan habitat.
  • SASARAN                    : Siswa SMP kelas VIII, secara kelompok (@kelompok = 5 0rang).
  • RANCANGAN           :
    1. Kumpulan daun dari berbagai tumbuhan air dan darat ditempatkan dalam wadah seperti nampan. Misalnya : daun teratai, daun eceng gondok, daun sansivera, daun rhoediscolor.
    2. Kartu berisi keterangan ciri-ciri daun berdasarkan habitat air dan darat.
  • ALAT (6 kelompok):Nampan 24 buah.Alat tulisGuntingPenggaris
  • BAHAN:Daun-daunan.Batang-batangan.LemKertas Manila 3 lembar.

    Double tape

  • CARA MEMBUAT:
    1. Menyiapkan alat dan bahan sesuai rancangan.
    2. Meletakkan daun-daunan dan batang-batangan ke nampan berdasarkan habitat.
    3. Memberi keterangan label daun tumbuhan air, daun tumbuhan darat, batang tumbuhan air, dan batang tumbuhan darat.
    4. Membuat kartu berisikan ciri-ciri daun berdasarkan habitat. Kartu dibuat dari kertas manila berukuran 20×10 cm2 dengan ketikan komputer. Sisi dalam diberi informasi ciri daun dan sisi luar diberi keterangan nama tumbuhan.

    Bagian Tumbuhan

    Tumbuhan Air

    Tumbuhan Darat

    Daun

    Berdaun lebar dan tipis Berdaun tebal
    Mempunyai lilin (licin) di kedua sisi Mempunyai lilin (licin) di bagian atas daun.

    Batang

    Menggembung Beruas-ruas

    Tabel.1. Contoh informasi dan keterangan nama bagian tumbuhan untuk kartu.

    TUMBUHAN AIR

    Daun

    Berdaun Lebar dan Tipis

    Gb.1. Sisi luar kartu

    Gb.2. Sisi dalam kartu

    5. Membuat tabel pada papan tulis seperti contoh :

    Kelompok

    Bagian Tumbuhan

    Tumbuhan Air

    (Kartu)

    Tumbuhan Darat

    (Kartu)

    Betul/Salah

    Alasan Kelompok

    1

    2

    dst

  • CARA MENGGUNAKAN
    1)      Menyiapkan media pembelajaran tersebut.2)      Membagi kelas menjadi 6 kelompok (Jika jumlah siswa 30 anak) dengan satu kelompok berisi 5 anak.3)      Membagi media pada tiap kelompok. Satu kelompok mendapatkan dua nampan berisikan masing-masing daun dan batang, 6 kartu berisikan informasi yang berbeda sesuai dengan tabel 1.4)      Guru menyiapkan tabel 2 di papan tulis.

    5)      Siswa diminta mengamati bagian-bagian tumbuhan dan membandingkannya dengan kartu teori (± 45 menit) pada tiap kelompoknya.

    6)      Siswa mencatat hasil pekerjaannya dan menemukan alasannya.

    7)      Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan dengan cara menempelkan bagian tumbuhan pada kolom Bagian Tumbuhan, lalu menempelkan kartu pada kolom yang tersedia, menuliskan benar atau salahnya teori dan menuliskan alasannya (± 30 menit. Guru sebagai pembimbing dan siswa lebih aktif.

    8)      Siswa menyimpulkan hasil pekerjaan pada laporan yang berisi Nama Anggota, Judul, Tujuan, Manfaat, Hasil Pekerjaan (seperti Tabel 2.), Kesimpulan. Lalu dikumpulkan pada guru (± 15 menit).

    Ini saya beri bonus gambar-gambar Tumbuhan yang beradaptasi morfologi berdasarkan habitat. Check it Out!

“P” untuk Persahabatan

Maguwoharjo, 12 Mei 2011

Lab IPA 1 dan 2, itulah yang biasa disebut anak-anak Prodi Pendidikan IPA Universitas Negeri Yogyakarta tahun 2009, tempat anak-anak IPA biasanya berkumpul. Sekedar kuliah Praktikum Pengembangan Media Pembelajaran bersama Pak Surachman, kuliah IPA 2 bersama Bu Insih Wilujeng, dan banyak lagi. Bisa juga untuk mengerjakan tugas, atau hanya sekedar berkumpul.

Namun, yang paling asyik adalah kongkow-kongkow di depan Lab nya. Wah, sebuah guyonan atau diskusi menarik, dapat tercipta di situ. Kadang menyenangkan dan membuat gelak tawa. Kadang menyinggung dan membuat sakit hati. Dan sakit hati itulah yang biasanya aku buat. Aku memang orangnya ceplas ceplos, suka buat gosip-gosip atau menyentil. Hahahaha. Tapi aku kadang agak tidak enak sama yang aku jahil. Ya, JAHIL. Itulah aku. Aku suka menghibur dengan cara itu. Entah kenapa. Bawaan dari SMP yang suka berteman dengan cowok berbagai kalangan. Jadi saat teman-teman cowokku yang suka jahil sama temen-temen cewekku yang lain, aku jadi menirunya. Tapi aku rasa, dengan itulah aku bisa mengakrabi teman. Itu satu-satunya cara. Selain itu, aku suka menjawil. Do you know NJAWIL?

Ya itulah, persahabatan menurutku. Walau ada teman yang suka Jahil ke kita, sebenarnya dia perhatian sama kita. Ingin coba akrab dengan cara itu. Tapi kita saja yang tidak tahu. Who know the deep of her/his heart?

-PERSAHABATAN BAGAI KEPOMPONG-

Blog Baruku

Hari ini Jogjaku sedang ‘sedih’. Dari semalam, sang Hujan turun dengan derasnya. Sampai tadi pagipun, waktu aku baru bangun tidur pada pukul 6.00 (hahahahaha,malu jadinya), hujan deras sekali. Membakar rasa malas di tubuh untuk bergerak menyiapkan sarapan pagi untuk Ayah. tapi sudah kewajiban, ya apa mau dikata. Setelah itu, ternyata ada pesan singkat dari teman kalau Kuliah hari ini baru dimulai pukul 13.00 siang. Wah, indahnya hidup….

Pagi disertai rintik hujan, aku lawan dengan beraktivitas keluar. Aku sempatkan ke kampus untuk mencari tempat pensilku. Sudah berpayah-payah kehujanan, namun si hunny (tempat pensil)ku tak ada di kelas. Sakit hatiku, sudah isinya mengalahkan isi toko buku seberang kampus. Hiks hiks.

Memanjakan Su*ra Fit R 3539 ND pun, aku lakoni. Untungya bengkelnya hanya sejau 1/2 km dari kampus. Saat masuk bengkel, sepi melanda. Motorku pun langsung dipegang ahlinya. Aku memasang earphone dan langsung mendengarkan lagu-lagu Korea dan India. hehehehehe.

Pukul 13.00, aku masuk kelas. Hari ini, aku membuat blog. Sesuai saran dosen, Pak Sabar Nurohman yang satu Kabupaten denganku, Banjarnegara Gilar-gilar, aku buat blog dari WordPress. Aku sih sebenarnya sudah punya blog dari Blogspot, tapi kata beliau tidak bagus untuk share Pendidikan.

INILAH BLOGKU https://dhitaerdittya.wordpress.com

Hello world!

Welcome to WordPress.com. After you read this, you should delete and write your own post, with a new title above. Or hit Add New on the left (of the admin dashboard) to start a fresh post.

Here are some suggestions for your first post.

  1. You can find new ideas for what to blog about by reading the Daily Post.
  2. Add PressThis to your browser. It creates a new blog post for you about any interesting  page you read on the web.
  3. Make some changes to this page, and then hit preview on the right. You can alway preview any post or edit you before you share it to the world.