Kisah Nyata: Pesta Dadakan dan Wafer Tumpuk

“Nanti sore ke rumahku ya. Ada pesta.”


Begitu kata mulut kecil berusia 9 tahun. Entah angin  apa yang membawanya membuat pesta kecil di rumahnya. Ibunya pasti akan  terkejut jika mengetahui putrinya tiba-tiba mengundang semua teman perempuan sekelasnya datang ke rumah.


Terlintas sebuah ide kreatif, walau sangat sederhana di pikiran penyuka boyband Westlife itu. Roti ulang tahun Wafer! Dengan cara menumpuknya, wafer akan menjadi bahan yang cocok untuk membuat suasana sore nanti meriah.


Digenggamnya uang beberapa ratus rupiah. Berjalanlah ia ke warung dekat rumah. Tak sampai 5 menit, ia sudah berada di ruang tamu dengan 2 bungkus wafer bermerek nama tarian latin.
Ini bagusnya pakai alas baki bunga sepatu itu, gumamnya. Dengan  berlari, ia mencari alas rotinya. Pasti nanti rotiku unik banget deh, pikir anak gadis berkulit sawo matang itu.


Wafer telah selesai ditumpuk. Persis bentuk piramida yang ada di Timur Tengah. Lilin putih sisa penerangan di kala mati listrik membuat hidangan itu pantas diberi nama roti ulang tahun. Setidaknya ini pantas bagi gadis kecil itu.


“Apa? Pesta? Kamu ngundang temenmu datang ke pesta ulang tahunmu?” Terkaget-kaget, ibu berusia kepala tiga itu membelalakkan mata. Ditatapnya putri kecil pertamanya. Ada sebuah harapan di sana.


“Ya, sudah. Nanti yang datang berapa orang? Kamu cuma bikin roti wafer ini aja?” tanya ibu sembari menunjuk roti unik piramid di meja ruang tamu.
“Teman cewek semua, Bu. Kira-kira 14. Iya, cuma itu.” Dhita, nama gadis kecil itu, tersenyum dan menampakkan giginya.


Menghela napas dan mengelus dada menjadi hal yang dilakukan Ibu Dhita. Tapi dengan sigap beliau menyuruh anaknya membelikan semua hal yang dibutuhkan untuk pesta.


Mungkin perempuan yang berprofesi Guru itu berpikir bahwa menyenangkan anak di usianya yang genap 9 tahun ini sekali-kali tak apa. Toh dia sudah bekerja keras mengundang semua temannya dan membeli dua bungkus wafer untuk menjamu mereka.


“Nih, sana, beli jajan. Tiga macam. Jumlahnya 14 ya masing-masing. Nanti Ibu bungkus pakai kresek, untuk oleh-oleh temanmu saat pulang.” Dhita bergegas lari ke warung tempat ia membeli wafer. Kali ini, dia memborong banyak.


“Dhita, selamat ulang tahun.” Azan Ashar baru selesai beberapa menit yang lalu. Satu per satu teman kelasnya datang membawa kado dan memberinya ucapan.

Tibalah di puncak acara, gadis tomboy penyuka celana pendek ini meniup lilin putihnya dengan rasa bahagia. Sebelumnya, anak perempuan berjumlah 14 menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dengan  lirik akhir Tiup Lilinnya. Seperti pesta ulang tahun kebanyakan.


Fuuuhhh!
Tepuk tangan keras mengiringi matinya api lilin. Makan jajan dan minum es sirup menjadi penutup pesta kecil dadakan sore ini. Saat jarum pendek menunjukkan angka 5, teman-teman Dhita mulai pamit sambil membawa tentengan.


Ibu tersenyum bahagia melihat anaknya bahagia pula di pesta dadakannya itu. Kado yang sudah diberikan, ia buka satu per satu. Kado terunik yang dia buka adalah sabun mandi yang wangi seperti di iklan TV.



Dua puluh tahun yang lalu terlewati sudah. Aku mengingat lagi peristiwa yang memang paling unik di kala jumlah usiaku bertambah. Pada 20 tahu  yang lalu, aku tak berpikir banyak untuk membuat sebuah pesta yang kiranya sama dengan pesta ulang tahun kebanyakan.


Jika di usia ini ini aku memiliki ide kreatif lain, pastilah aku akan berpikir banyak untuk mewujudkannya. Apakah dananya mencukupi? Apakah aku harus mengundang semua temenku? Atau teman yang mana yang bakal aku undang?

Terlebih lagi, aku pasti akan berpikir untuk apa aku merayakan pesta ulang tahunku di usia 29 ini? Bahkan sudah hampir beberapa tahun ini, aku jarang sekali membuat pesta, bahkan untuk untuk anakku sendiri.


Akhirnya aku hanya memutuskan, melewatkan  semua pesta dan beralih mensyukurinya dengan mengapresiasi diri.

Kamu sudah bekerja dengan baik, Dhita!
Kamu sudah belajar banyak dari kehidupanmu.
Kamu selalu berjuang untuk lebih baik lagi.

Dan masih banyak lagi kalimat apresiasi untuk diri.
Mengapresiasi diri berarti mensyukuri nikmat Allah. Karena Dia, aku sekarang seperti ini.


Ehm, kali ini, aku punya ide kreatif juga sih sebenernya. Bukan pesta kejutan. Aku hanya meminta kedua laki-lakiku di rumah memotong rambutnya yang sudah panjang agar rapi. Itu saja. Semoga terkabul.

Kalau kalian, bagaimana menyikapi berkurangnya usia?

Bantul, 1 November 2019.

Tulisan ini untuk mengapresiasi diri yang bertumbuh di usia ini (29). Barakallahu fiik.

Info Lomba: Blog Competition Herbadrink Berhadiah Jutaan Rupiah

Halo kawan-kawan semua. Sudah tahu minuman herba berbentuk serbuk yang satu ini? Yes, namanya herbadrink. Variannya ada banyak loh, Sari Jahe, Sari Temulawak, Lidah Buaya. Dan kabar gembiranya, Herbadrink sedang mengadakan blog competition!

banner

Mau tahu apa saja mekanisme dan syaratnya? Yuk cek tulisan di bawah ini:

TERM CONDITION

Penulisan

  1. Peserta membuat ulasan (review) sesuai dengan tema lomba dengan gaya bertutur dan dikemas senatural mungkin (soft selling) dengan menyertakan image herbadrink sari jahe, temulawak, atau lidah buaya.
  2. Tidak menyebutkan kata “Herbadrink” di bagian judul tulisan.
  3. Panjang tulisan minimal 500 kata dan maksimal 1.500 kata (sudah termasuk keterangan gambar)
  4. Tulisan mengandung kata “Sari jahe, sari Temulawak, dan lidah buaya” dan “Herbadrink” yang di-hyperlink ke http://herbadrinknatural.com.
  5. Tulisan blog yang dilombakan boleh lebih dari 1 (satu) dan tidak ada batasan maksimal.
  6. Tulisan tidak mengandung sentimen negatif kepada siapapun.
  7. Tulisan bukan hasil plagiat dan tidak boleh mengandung materi yang berpotensi memicu konflik SARA.
  8. Herbadrink berhak menjadikan tulisan peserta sebagai bagian (atau keseluruhan) materi promosi.
  9. Foto Sari Jahe, Sari Temulawak, dan Lidah Buaya Herbadrink yang digunakan merupakan hasil foto milik sendiri.
  10. Peserta membagikan tulisannya ke media sosial masing-masing secara publik (tidak private).

Peserta

  1. Berkewarganegaraan Indonesia dan tinggal di Indonesia.
  2. Memiliki blog aktif dengan usia blog minimal 6 bulan.
  3. Memiliki akun Twitter dan Facebook. Kemudian mengikuti (follow) akun twitter Herbadrink dan menyukai fanpage Herbadrink.
  4. Blog yang digunakan merupakan blog pribadi. Bukan blog komunitas atau blog yang dikelola bersama orang lain (kecuali Kompasiana)
  5. Peserta melakukan pendaftaran di microsite Herbadrink Blog Competition.

Untuk info lebih lengkap, bisa klik link ini yaa http://herbadrinknatural.com/blogcompetition/

Yang mau pada ikutan, good luck ya!

ASUS VIVOBOOK FLIP TP410: Laptop Keren Rasa Tablet

“Menikmati hidup sebagai seorang ibu bisa juga dari hal-hal kecil, seperti menuliskannya dalam blog pribadi.”

– Dhita Erdittya –

#2018gantilaptopASUS

img_20180907_193943
Pojok kerjaku, di antara mimpi #2018gantilaptopASUS

Laptop Jadul dan Mimpi di Dalamnya

Sudah beberapa bulan ini aku membayangkan punya tablet. Buatku, menonton film dan video buat anak akan sangat terbantu jika memakai gadget jenis ini.

“Ay, aku nabung beli tablet ya? Boleh?”

Suami menganggukkan kepala tanda setuju. Yeay! Akhirnya bisa beli juga. Namun, beberapa bulan ke depan, bukan tablet yang ada di tangan, tapi bayar cicilan ini dan itu yang bikin tabunganku menipis. Yaaah, enggak jadi kebeli lagi.

Daripada manyun, aku pun nyoba browsing lagi di marketplace kesayangan. Nyari tablet murah gitu. Eh kok nemu tablet tapi bisa jadi laptop. Wih! Ini keren banget. FYI, laptopku yang jadul sudah menemaniku hampir 8 tahun lamanya. Baterai udah soak, kudu diisi saat dipakai. Beratnya lumayan bikin ngos-ngosan, apalagi sekarang kalau ke mana-mana bawa bocah. Yang pastinya kayak mau pindahan aja kalau ke mana-mana bawa laptop jadul.

Makanya, tablet bakal memberiku space buat tas yang isinya keperluan bocah. Selain spesifikasi yang sudah jadul, laptop jadulku memang sudah kebanyakan isi. Beberapa bulan yang lalu, si hitam abu ini sudah main ke tukang servis. Tetap saja, dia minta simbaru, simpan saja aku dan beli baru. Hihihi.

Selain itu, aku sering pakai laptop buat nulis. Entah nulis buat blog juga buat naskah buku. Sayang, untuk Microsoft Office aja, laptopku sering hang. Pernah di-service sekali, tetep aja berat. RAM-nya 2 GB aja hahaha. Apalagi membayangkan belajar edit gambar buat bahan tulisan di blog, hahaha, mana bisa kalau pakai laptop jadulku. Sering banget juga pengen ngedit video bocah, lalu disimpan di media sosial. Fix, ini semua cuma mimpi kalau harus pakai laptop jadulku.

‘Bertemu’ Laptop Keren ASUS VIVOBOOK FLIP TP410

Back to browsing-an via marketplace, aku ketemu ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 yang menyihir. Bayangin aja, ada laptop yang ringannya aduhai banget, cuma 1.6 kg aja! Udah gitu materialnya aluminium yang tipis banget (sama buku yang biasa kubawa aja tebelan bukunya). Lalu, tampilan Full HD dilengkapi teknologi wide-view 178° bikin warna dan kontras tetap hidup dan tajam, bahkan dilihat pada sudut yang tajam. Beneran bikin nonton HD film berasa mewah. Aaaaaahhhh! Bisa loh ditaruh di meja kayak kalender gini.

TP410_25.jpg
Gaya Shared Viewer

Bisa juga ditaruh tegak tanpa terhalang keyboard kayak gini. Cakepnyaaa!

TP410_15.jpg
Gaya Media Stand

Enggak hanya 2 tampilan itu loh, laptop ini punya 2 tampilan lain yaitu, Powerful Laptop dan Responsive Tablet.

4-mode-tampilan-vivobook-flip-tp410
Tampilan keempatnya bikin hati kesengsem!

ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 memiliki layar 14 inci dengan tampilan ultra-tipis berfitur “Nanoedge” . Fungsinya memaksimalkan ukuran layar, juga meminimalkan ukuran body-nya! Ah, ini bener-bener laptop keren. Bayangkan juga, si bocah lagi nonton video Tayo kesukaannya pakai ini, pasti dia bakal seneng banget. Laptop jadulku kan, agak nyebelin kalau buat nonton. Kadang enggak jalan karena berat.

Oya, ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini punya prosesor hingga Intel Core i5 generasi ke 7 dan memori hingga 8GB (gilak! laptop jadulku aja cuma 2 GB). ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini memberikan kinerja hemat dan juga hemat energi. Penyimpanan HDD enggak nguatin hingga 1TB! Yang memori isinya kenangan anak dan suami, mana suaranya? Nih, worth it buat dibeli.

Buat para blogger enggak jarang kudu pakai gambar ‘manis’ untuk mendukung performa tulisan kan, ya? Nah, laptop jadulku aja buat nulis word terkadang hang. Kayanya grafisnya yang enggak mumpuni. Beda sama ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini, grafis didukung Integrated Intel HD Graphics, yang mana kartu grafis terintegrasi cocok untuk para blogger yang megolah grafis sehari-hari. Juga termasuk menonton drama Korea seperti diriku atau editing video, game 2D dan pengolah kata umum juga.

Kapan hari, aku perlu hapus Photoshop-ku waktu itu karena berat kalau digabungin sama Adobe Indesign. Kalau pakai ini, tak perlu drama hapus-hapus deh! Dengan ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini tentunya bisa banget menghasilkan suatu konten yang kreatif tanpa terkendala. Laptop ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini fingerprint sensor loh. Penting banget buat privasi plus alat kendali. Saat aku pengen laptop “hanya milikku”, aku bisa sepenuhnya aman.

Sudah deh, daripada pusing-pusing, mari ikhtiarkan tagar ini #gantilaptopasus2018 !

vivobook-flip-TP410-blog-competition

ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com

Karena Saat Kalian Tiada, Ke Mana Aku Meminta Cinta Bapak dan Ibu (Lagi)

Bahwa saat orang lain sudah tak berbapak ibu, saat itulah aku sadar, tak selamanya aku selalu memiliki kalian di dunia ini.

w644
Karena Bapak Pun Menjadi “Bapak” untuk Pertama Kalinya

Bapak, Ibu.

Aku dulu membenci kalian. Entah dalam beberapa tahun berlalu, bara itu ada di hati. Aku tak sadar pada awalnya. Namun, saat aku terlalu meledak bagaimana menceritakan hal menyebalkan yang kalian lakukan, aku sadar. Saat aku tak merasa bersemangat untuk membahas rasa cinta untuk kalian, aku tahu. Bahwa aku tak memiliki sesuatu, yang orang lain miliki untuk orang tuanya. Cinta terhadap Bapak Ibunya.

Beberapa bulan ini, aku merampungkan sebuah buku. Di sana adalah catatan yang pernah aku rasakan dari pola asuh kalian. Bagaimana aku kecewa, bagaimana aku merasa tertinggal karena kalian, bagaimana aku merasa tak seutuhnya dicintai.

Tahukah kalian, aku sudah merasa mengobati luka itu. Aku sudah merasa memaafkan kalian. Bahkan, aku sudah merasa bahwa hubungan kita baik-baik saja. Namun, ternyata itu hanya pikiran sadarku saja. Di pikiran bawah sadarku, aku masih mengutuk.

Padahal, aku tak tahu bagaimana perjuangan kalian dulu membesarkanku. Bahwa aku sekarang seorang ibu. Aku tahu bagaimana lelahnya merawat anak, apalagi saat kenyataan tak sejalan dengan harapan. Tangisan yang memekakkan telinga, permintaan aneh saat pikiran dan hati lelah, atau hal yang sudah jelas dilarang tapi masih dilakukan sang buah hati. Dan aku, masih saja merasa aku ini orang tua hebat dan memandang sebelah mata atas berpuluh tahun rawatan tangan kalian membelaiku.

Bahwa saat orang lain sudah tak berbapak ibu, saat itulah aku sadar, tak selamanya aku selalu memiliki kalian di dunia ini.

Sungguh. Beribu maaf takkan bisa kugantikan dengan semua kelakuan nakalku, dengan semua ucapan kasarku, dengan semua pertentangan dan sikap durhakaku.

Bapak, Ibu. Dengan semua itu, masihkah kallian membuka kesempatan untukku membalas jasamu. Walau aku tahu, jasamu takkan terbalas.

Bapak, Ibu, aku merindukan kalian. Doaku selalu menyertai setiap langkah kalian. As always.

Mulai menulis (lagi)

Assalamu’alaikum wr wb.

seperti rumah yang sudah lama ditinggal kosong, begitu pula blogku ini. Wah harus banyak belajar lagi nih untuk memulai menulis blog. Banyak banget waktu yang sudah terlewati, dan tadaaaaaa aku sekarang menjadi ibu. Sensasinya luar biasa. Hihihi agak lebay sih. Kandungan sudah berusia 26w, sudah mulai berat dibawa apa-apa, entah tidur, duduk, bersila. Dedek aktif banget bergerak. Sampai-sampai menonjol di perut dan membuat bundanya seperti melilit aneh di area perut. Tulisanku sepertinya sudah melenceng jauh dari judulnya, yah beginilah orang yang suka tidak fokus. Hahaha. Yang penting intinya memulai menulis apa yang ada di pikiran. Sekian dulu ah, sudah malam. Biar ga kesiangan subuhan. Nite all. 🙂

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI

Industri primer pengolahan hasil hutan merupakan salah satu penyumbang limbah cair yang berbahaya bagi lingkungan. Bagi industri-industri besar, seperti industri pulp dan kertas, teknologi pengolahan limbah cair yang dihasilkannya mungkin sudah memadai, namun tidak demikian bagi industri kecil atau sedang. Namun demikian, mengingat penting dan besarnya dampak yang ditimbulkan limbah cair bagi lingkungan, penting bagi sektor industri kehutanan untuk memahami dasar-dasar teknologi pengolahan limbah cair. Teknologi pengolahan air limbah adalah kunci dalam memelihara kelestarian lingkungan. Apapun macam teknologi pengolahan air limbah domestik maupun industri yang dibangun harus dapat dioperasikan dan dipelihara oleh masyarakat setempat. Lanjutkan membaca “PENGOLAHAN LIMBAH CAIR INDUSTRI”

Tips Menghubungkan Printer HP D3920 di Windows 7

11 Juni 2011 at 1:52 am

Pagi-pagi gini baru asyik ngetik blog ini. Ya apa mau dikata, baru dapet inspirasi nulis setelah nyari wangsit. Wkwkwkwk.

Udah 3 bulanan aku dapet lungsuran printer HP D3920 dari Papih aku. Tadinya niat mau beli, tapi malah ditawarin sama bokap mertua. Makasi papih..:-p. Sebenernya udah pernah ganti mainboard, tapi karena dikasih, ya aku terima saja. Kenapa 3 bulan ga langsung dicolokin? Nhaa..ini penyebabnya. Notebook Axioo PICO DJH punyaku sudah agak ngehang rupanya, minta diservis. Ya uda,aku masukin ke Axioo Center di Yogyakarta, d/a Jl. Dr. Sardjito 98z, Yogyakarta 55223 Telp.(0)274 554201. Trus ternyata windowsnya sudah terkena virus. Alhasil aku ganti aja sekalian ma Windows 7.

Ternyata oh ternyata, setelah jadi, dan akan aku hubungkan dengan printer HP aku tadi, ga ada drivernya.#aku lupa minta. Ya udah,googling aja deh. Tapi setelah instal, eh yang kedetek malah D3900. Waduh pusing…@#%#^%^&&

Akhirnya, lama ga lama,#googling lagi maksudnya. Aku dikasi tau ternyata ada cara khususnya, like this :

1. Klik Start>> Pilih Devices and Printers

2. Setelah keluar Kotak Dialog Devices and Printer, Klik Add a Printer di sebelah atas.

3. Muncul kotak dialog Add printer, klik yang Add a Local Printer>>Klik di Use an Existing Port dan Pilih USB001 untuk Notebook jenis Pico>>Klik Next

4. Lalu klik Windows Update tapi pastikan Notebook terhubung Internet(Harus!)

5. Setelah dapat semua info printer, Klik Printer HP Deskjet 3920>>Klik Next>>Finish

Insyaalloh udah jadi. Namun bila ga berhasil, bisa dicopot dulu colokan printer dari listrik dan copot kabel USB dari Notebook. Setelah itu colokin lagi printernya, baru USB.

Selamat menyetak dengan Printer HP Deskjet 3920 anda…

Pendidikan Totalitas dari Kehidupan

Pernahkah kalian mendapatkan pelayanan setengah-setengah saat membeli sesuatu atau apa saja yang memberikan jasa kepada kalian? Semisal membeli laptop namun belum 2 hari sudah rusak, saat dibawa ke tukang service pun tak jadi-jadi. Rasanya bete abis…#Hahaha..ABG nya keluar.

Ya, itulah kekurangan akan TOTALITAS di situ. Mungkin bukan orang lain yang bisa disalahkan terus. Lihat dulu, apakah kita sudah menerapkan Totalitas tersebut di kehidupan kita? Lalu,apa sebenarnya Totalitas itu?

Totalitas menurut saya tidak hanya Tindakan namun juga Niat dan Pikiran. Jadi saat kita melakkan sesuatu, tidak hanya raga kita yang bergerak, Hati dan Jiwa pun harus ditugasi melakukan Totalitas. Contohnya Guru yang mengajar ingin melihat anak-anak didiknya berhasil. Niatnya pun harus mengajar demi itu, dan pikirannya hanya untuk itu.

Apalagi saya, yang InsyaAlloh mendedikasikan hidup jadi Guru dan doakan juga menjadi Entrepeneur..Aamiin.. Totalitas harus jadi nomer satu. Tapi belum saya temukan resepnya agar totalitas benar-benar menjadi totalitas. Namun sedikit-sedikit sudah saya terapkan juga.

Maka, senangkah Anda saat belanja di Swalayan misalnya, Kasir yang anda temui melayani anda dengan baik, ramah, dan mau mengerti Anda tanpa dibuat-buat? Jika Anda senang, berbuat Totalitas itu lebih dahulu untuk orang lain.

Mari kita nyanyikan Totalitas Perjuangan, untuk membangkitkan Totalitas Kita

Media Pembelajaran Benda Konkret dan Kartu Teori Pembanding…

Semester 4 ini, aku mendapat mata kuliah Pengembangan Media Pembelajaran IPA yang diampu oleh Pak Surachman. Sudah kedua kalinya ini, saya diajar oleh Beliau. Saat pertama kali melihat, pasti akan berpikir beliau menegangkan. Hihihi..Liat saja fotonya.

Eittss, jangan salah!

Dari beliaulah, saya terinspirasi.Beliau humoris walau berkumis. Cara mengajarnya pun beda. Karena pengalaman tentang media pembelajaran, beliau menguasai teknik-teknik media dari tahun saya belum lahir.#Soalnya lupa kapan Beliau mengawali..hahahaha.

Inilah salah satu inspirasi saya, diambil dari tugas Mata Kuliah ini. This is it!!

Media Pembelajaran Benda Konkret dan Kartu Teori Pembanding (Media Visual)

  • TEMA                       : Adaptasi Morfologi Daun.
  • JUDUL                      : Pembelajaran IPA tentang Adaptasi Morfologi Daun dan Batang berdasarkan   habitat  tumbuhan, baik tumbuhan air maupun tumbuhan darat melalui media benda konkret dan kartu.
  • TUJUAN                  :
    1. Mengenalkan siswa secara langsung pada makhluk hidup khususnya  daun dan batang tumbuhan yang berbeda habitatnya.
    1. Siswa dapat membandingkan teori ciri daun berdasarkan habitat dengan pengamatan langsung.
    2. Siswa dapat mengetahui dan menjelaskan adaptasi morfologi daun berdasarkan habitat.
  • SASARAN                    : Siswa SMP kelas VIII, secara kelompok (@kelompok = 5 0rang).
  • RANCANGAN           :
    1. Kumpulan daun dari berbagai tumbuhan air dan darat ditempatkan dalam wadah seperti nampan. Misalnya : daun teratai, daun eceng gondok, daun sansivera, daun rhoediscolor.
    2. Kartu berisi keterangan ciri-ciri daun berdasarkan habitat air dan darat.
  • ALAT (6 kelompok):Nampan 24 buah.Alat tulisGuntingPenggaris
  • BAHAN:Daun-daunan.Batang-batangan.LemKertas Manila 3 lembar.

    Double tape

  • CARA MEMBUAT:
    1. Menyiapkan alat dan bahan sesuai rancangan.
    2. Meletakkan daun-daunan dan batang-batangan ke nampan berdasarkan habitat.
    3. Memberi keterangan label daun tumbuhan air, daun tumbuhan darat, batang tumbuhan air, dan batang tumbuhan darat.
    4. Membuat kartu berisikan ciri-ciri daun berdasarkan habitat. Kartu dibuat dari kertas manila berukuran 20×10 cm2 dengan ketikan komputer. Sisi dalam diberi informasi ciri daun dan sisi luar diberi keterangan nama tumbuhan.

    Bagian Tumbuhan

    Tumbuhan Air

    Tumbuhan Darat

    Daun

    Berdaun lebar dan tipis Berdaun tebal
    Mempunyai lilin (licin) di kedua sisi Mempunyai lilin (licin) di bagian atas daun.

    Batang

    Menggembung Beruas-ruas

    Tabel.1. Contoh informasi dan keterangan nama bagian tumbuhan untuk kartu.

    TUMBUHAN AIR

    Daun

    Berdaun Lebar dan Tipis

    Gb.1. Sisi luar kartu

    Gb.2. Sisi dalam kartu

    5. Membuat tabel pada papan tulis seperti contoh :

    Kelompok

    Bagian Tumbuhan

    Tumbuhan Air

    (Kartu)

    Tumbuhan Darat

    (Kartu)

    Betul/Salah

    Alasan Kelompok

    1

    2

    dst

  • CARA MENGGUNAKAN
    1)      Menyiapkan media pembelajaran tersebut.2)      Membagi kelas menjadi 6 kelompok (Jika jumlah siswa 30 anak) dengan satu kelompok berisi 5 anak.3)      Membagi media pada tiap kelompok. Satu kelompok mendapatkan dua nampan berisikan masing-masing daun dan batang, 6 kartu berisikan informasi yang berbeda sesuai dengan tabel 1.4)      Guru menyiapkan tabel 2 di papan tulis.

    5)      Siswa diminta mengamati bagian-bagian tumbuhan dan membandingkannya dengan kartu teori (± 45 menit) pada tiap kelompoknya.

    6)      Siswa mencatat hasil pekerjaannya dan menemukan alasannya.

    7)      Perwakilan kelompok mempresentasikan hasil pekerjaan dengan cara menempelkan bagian tumbuhan pada kolom Bagian Tumbuhan, lalu menempelkan kartu pada kolom yang tersedia, menuliskan benar atau salahnya teori dan menuliskan alasannya (± 30 menit. Guru sebagai pembimbing dan siswa lebih aktif.

    8)      Siswa menyimpulkan hasil pekerjaan pada laporan yang berisi Nama Anggota, Judul, Tujuan, Manfaat, Hasil Pekerjaan (seperti Tabel 2.), Kesimpulan. Lalu dikumpulkan pada guru (± 15 menit).

    Ini saya beri bonus gambar-gambar Tumbuhan yang beradaptasi morfologi berdasarkan habitat. Check it Out!