Penghargaan Liebster Award – Akhirnya, Aku Ditantangin Juga!

Halooo, yeorobun (dikeplak pembaca)! Aku mau nulis ala-ala hari ini. Btw, aku nulis random ini ditantang sama Mbak Yustrini buat tukeran backlink dengan menulis sebuah tulisan. Namanya Liebster Award. Apa sih ini? Yuk lah kenalan lebih dalam.

Liebster Award, Penghargaan buat Blogger ‘Tersayang’

Blogger tersayang lagi, eaaa.

Hahaha, pede sekali ya saya. Jadi, Liebster Award itu (dari hasil riset) adalah penghargaan dengan memberikan gambar secara estafet.

Manfaatnya adalah untuk mempererat persahabatan antar blogger. Makanya aku bilang ‘famous’, terkenal. Ya walaupun terkenal di antara teman sendiri. Jadi, bahagia karena masih ada yang inget aku. Eaaa.

Awalnya muncul penghargaan ini nih karena ada blogger dari Jerman yang menantang 11 teman blogger lain. Setelahnya, ke-11 teman itu nantang orang lain lagi dan menyebar. Sekarang bisa sampai ke Bantul, Indonesia, tempatku ini.

Kata ‘Liebster’ ini dari Jerman btw, artinya tersayang. Uhui, aku salah satunya. Makanya, abis ini aku mau tantang blogger lain yang kusayang. Mau ya ditantangin, plis!

Manfaat Ikutan Liebster Award dan Aturannya, Nih!

Kalau kita menulis dan menitipkan link di blog lain itu akan meningkatkan performa blog. Selain itu kita juga mempererat tali silaturahmi antar blogger (karena kan kita kudu japri orangnya dan minta persetujuannya).

Kalau Liebster Award sendiri sudah resminya ada aturan sendiri, aku kutip langsung dari blog Mbak Yus yaa! Ini dia:

  • Mengucapkan terimakasih kepada pemberi tantangan atau pemberi anugerah Liebster Awards.
  • Menyematkan link tulisan tantangan Liebster Awards dari si pemberi tantangan. Link tulisan ya, bukan hanya alamat blognya saja.  
  • Menuliskan 7 fakta tentang diri sendiri.
  • Menjawab 7 pertanyaan yang diajukan oleh pemberi tantangan Liebster Award.
  • Menantang 7 blogger lainnya untuk melakukan hal yang sama.
  • Memberi 7 pertanyaan kepada 7 blogger yang kita anugerahi Liebster Awards 
  • Menyisipkan alamat blog dari 7 blogger yang kita anugerahi Liebster Awards 
  • Menulis poin 1 sampai 7 tersebut ke dalam blog masing-masing, dan jangan lupa menyisipkan logo Liebster Awards di dalamnya.

Oke aku mulai ya tantangannya. Yang pertama adalah:

7 Fakta Tentang Dhita Erdittya (Aku)

Komposterku.

1. Suka Hal-hal Baru.

2. Ambivert.

3. Sangat Perasa (Emosional).

4. Sedang dalam Tahap Menerima.

5. Penyuka komposter (pernah aku tulis di sini), drakor, editing tulisan dan video, bercerita, membaca, parenting dan semua yang berhubungan dengan rumah tangga.

6. (Berusaha) Hidup Minimalis.

7. Suka hal praktis tapi tidak membebani Bumi (less waste).

Gak perlu penjelasan ya, karena nanti curhaaat jatuhnya. Hahaha.

Oke lanjut tentang jawaban dari pertanyaan Mbak Yus ke aku. Ini dia yang beliau tanyakan.

7 Pertanyaan dari Mbak Yus buatku dan Jawabannya

1. Mengapa kamu membuat blog? Sebutkan alasannya!

Awalnya, blogku ada di https://www.dhitaerdittya.wordpress.com yang dibuat karena tugas kuliah. Isinya tentang pendidikan IPA, sesuai jurusan kuliah waktu itu. Tahun 2010 kalau gak salah bikinnya.

Lalu aku kembangin di 7 tahun berikutnya (ya Allah, lama nganggur) saat ketemu Mbak Dian yang ngajakin ngeblog ‘serius’. Jadilah blog dhitaerdittya.com ini. Karena emang udah terbiasa nulis diary, jadi suka aja nulis walau random. Nah kalau ngeblog serius ini kan ngelatih diri buat nulis yang bisa bermanfaat buat orang lain.


2. Apa yang kamu lakukan untuk bisa mengusir rasa bosan saat di rumah saja?

Nonton drakor pastinya. Selain itu, karena memang fokus ke pengobatan anak (pernah saya tulis di sini), aku lebih banyak upgrade diri tentang kerumahtanggaan.

Misalnya nih, food prep, masak cepet sehat, beberes efektif efisien, belajar tentang tanaman dan komposter, lalu ikut kelas yang berkaitan dengan hal-hal tadi.

Aku dan teman-teman blogger saat event.


3. Apa sih makanan favoritmu?

Aku suka banget sama protein hewani, khususnya ikan keranjang 😍. Cuma gak bagus juga kalau hanya makan itu, jadi aku makan makanan favorit diimbangi sayur dan buah. Sayur favoritku adalah selada mentah, apalagi kalau digado pakai daging sapi sama sambel. Kalau buah favoritku itu pisang ambon.


4. Hal sederhana apa yang bisa bikin kamu bersemangat setiap hari?

Melakukan hal baru dan berkaitan dengan kesukaan. Aku adalah orang yang ‘bosenan’ jadi biar konsisten sesuai track aku kudu bikin hal baru walau cuma nyari resep cara masak cumi dengan metode baru atau gimana caranya lipat pakaian dengan menyenangkan di Google atau YouTube.

Salah satu playlist di YouTube Dhita Erdittya yang bikin aku bersemangat tiap hari.


5. Sebutin sebuah tempat di Indonesia yang paling kamu suka, sampai kamu memiliki impian bisa tinggal di sana.

Sebenarnya gak tau juga sih tempat yang bikin aku kerasan dan akhirnya suka tuh apa. Aku gak pernah banyak keliling kota di Indonesia. Tapi kalau ditanya impian, pasti aku milih Purwokerto. Selain dekat rumah orangtua dan mertua, lokasinya pas aja.


6. Pernah nggak mengalami perbedaan budaya atau yang disebut “culture shock” di sebuah tempat baru? Coba ceritakan.

Sering banget karena aku sering pindah kontrakan. Kalau ditotal dari zaman SMA, aku udah 16x ganti tempat tinggal. Di Purwokerto 3x, di Semarang 2x, di Jogja terbanyak 11x.

Pindahnya ya karena culture shock dan ternyata baru ngeh aku gak bisa adaptasi. Akhirnya gak nyaman, setahun pindah. Atau paling cepet tuh pernah 2 bulan aja pindah. Tapi terlama ya sekarang ini, mau 3 tahun masih di kontrakan yang sama.

Culture shocknya yang paling sepele tuh kebiasaan warga di sekitar. Aku yang anak rumahan (banget), jarang tetangga yang langsung kelihatan dari rumah (dulu rumahku tuh depan SD, kiri warung makan, kanan kebon, dan belakang baru rumah Mbah). Jadi sering kaget kalau ada tetangga yang lewat depan kontrakan. Apalagi kami merantau kan cuma bertiga, gak bisa nebeng nama orangtua di sana buat sapa-sapa. Hihihi.


7. Jika sedang berpergian, barang apa yang wajib banget kamu bawa?

Bawa diri 😅 lalu mukena, tas belanja, botol air isi ulang, wadah makan isi ulang, hand sanitizer, handuk lap kecil, headset, dompet dan HaPe.

7 Pertanyaan Buat Blogger Selanjutnya

1. Punya blog ini karena apa?

2. Apa 1 kata yang kamu banget?

3. Apa benda yang sangat ingin kamu punya? Kenapa?

4. Jika kamu harus pindah dari suatu tempat, satu hal apa yang menyebabkan kamu memilih tempat baru itu?

5. Pernah gak merasa hidupmu ‘belum indah’? Kenapa?

6. Sebutkan orang-orang atau hal yang menginspirasimu?

7. Hal apa yang kamu sukai sampai kamu rela tidak dibayar?

Terima kasih yang mau mengikuti tantangan ini. Aku menantang (baru) 1 orang ini yaitu Mbak Yulia Hartoyo.

Mbak Yulia ini adalah raw food chef enthusiast. Beliau suka banget bikin makanan yang unik, alami dan sehat. Beliau juga adalah grafoterapi analysist.

Terima kasih ya sudah mau menerima tantanganku. Soon aku update lagi jika ada teman blogger lain yang mau menerima tantanganku ini.

Pengalaman dan Review Nonton Film Streaming di STRO

Jadi, kemarin saya diundang nonton film bioskop nih. Eh, emang udah gak takut virus, Mbak? Netizen yang kepo pasti bertanya gitu. Tenang, saya nontonnya via HP aja. Wah, penasaran ya caranya?

Sebanyak 1000 partisipan di hari Jumat ceria, tanggal 8 Januari 2021 kemarin nonton bareng live pemutaran film action komedi Indonesia. Acara Online Screening ini kami nonton film streaming Indonesia berjudul Teachers.

Dari 1000 orang yang nonton dikatakan spesial karena yang hadir adalah semua casts & crew dan juga rekan-rekan media & blogger (termasuk saya). Para fans dari komunitas fanbase para pemain dan subsrcibers STRO juga diundang menjadi penonton eksklusif loh!

Apa Itu STRO?

Eh, ngomong-ngomong apa itu STRO? Oya, saya lupa ngasih tau ya. Nah ini rahasianya gimana kita bisa nonton film tanpa harus ke bioskop.

STRO itu aplikasi streaming film yang bisa kita download di Google Play Store bagi pengguna Android atau iOs bagi pengguna Apple juga bisa diakses melalui web stro.tv.com.

Aplikasi ini berbasis subscription (SVOD) dari Stroworld dengan biaya murah abis!

Review Film Teachers

Pemutaran film perdana Teachers sukses mengocok perut saya. Saya sampai berkali-kali ngikutin percakapan menirukan banyolan kata-kata pemainnya sambil ngakak semacam:

Agnes saat menyamar jadi guru olahraga SD: Mulai besok hidup kalian berubah!
Anak SD (dengan polosnya menjawab): Aku mau jadi Hulk! Aku mau jadi Spiderman! Aku mau jadi Superman!
(Wkwkwk)

Oya, film Teachers itu salah satu film orisinal (original movie) kolaborasi antara SAS Film, SKYLAR PICTURES & STRO yang dihadirkan khusus untuk STRO.

Online Screening & Press Conference ini dibuka oleh sambutan Sarjono Sutrisno, sutradara Teachers, dan sepatah kata dari para pemain utama juga beberapa pihak di belakang layar produksi film ini.

Film Teachers merupakan film bergenre action comedy ini dilatarbelakangi polantas kota Batavia yang memiliki rencana mengakap sindikat narkoba yang terselubung di SD. What SD? Hahaha. Di sinilah uniknya.

Kita gak cuma disuguhi akting cast utama Yova Gracia, Estelle Linden dan akting pemain kawakan sekelas Tarzan dan Epy Kusnandar, namun juga tingkah polos anak-anak SD.

Selain itu, Rizki Mocil, Garry Iskak, Teddy Syah, dan masih banyak cameo (cameo terbanyak dari film yang pernah saya tonton) beneran bikin surprise di setiap adegan yang disajikan.

Menilik dari sutradara Sarjono Sutrisno, beliau adalah sosok yang sejak 2008 menggeluti perfilman nasional sebagai executive producer untuk Skylar pictures, Aletta Pictures dan SAS Films.

Bahkan pada saat menceritakan behind the scene, beliau terinspirasi menciptakan film ini dari film latar belakang partner dari Holywood.

Biaya Berlangganan Murah Meriah

Jadi berapa sih nonton film di STRO? Kita cukup merogoh kocek Rp10.000 untuk apps premiumnya STRO! Wow, itu juga sudah termasuk stok film yang banyak banget dari STRO.

Download segera ya! Kuy lah menghibur diri di masa pandemi ini. Gak bakal mati gaya deh karena belum bisa leluasa ke bioskop kalau pakai layanan streaming STRO!

Terima kasih sudah berkunjung ke dhitaerdittya.com. Sangat membahagiakan jika kamu suka review saya dan bisa follow blog ini untuk notifikasi tulisan saya selanjutnya. Kamu juga bisa share tulisan ini ke temen dan kerabat yang membutuhkan.

Baca juga: Review Kondangan Nikahan di Grand Dafam Rohan Jogja

Review Kondangan Nikahan di Grand Dafam Rohan Jogja

Masa pandemi gini, kondangan banyak yang virtual. Ya, walaupun saya belum pernah diundang kondangan virtual sih.

Tapi saya punya pengalaman kondangan dengan waktu dan tamu terbatas dan protokol kesehatan yang oke di GRAND DAFAM ROHAN JOGJA.

Jadi, ceritanya saya diundang sama sepupu saya dari pihak suami. Akad nikah dan resepsi dilaksanakan dalam 1 hari saja. Bahkan hanya dalam waktu sekitar 3 jam untuk 2 acara sekaligus.

Tamu yang diundang 100 orang. Tamunya juga hanya keluarga dari pihak mempelai perempuan dan laki-laki. Jarak antar tamu juga jauh-jauh karena berada di ballroom yang luas.

Yuk lihat keseruannya!

Ini vlog pertama sebelum kondangan. Isinya tur hotel Grand Dafam Jogja, restoran hotelnya pas sarapan dan lihat dekor wedding party sebelum acara.

Nah, ini vlog part 2 pas kondangan. Bonusnya kami nyobain renang di kolam renang dan main di taman Grand Dafam Rohan.

Tips Mama Paula Nemenin Kiano Malem-malem

Malem-malem Laper Nemenin Kiano

Begadang, kurang tidur, kurang makan, kurang me time. Problem ini biasanya dijumpai kalau jadi ibu yang lagi nemenin baby.

Kaget gak sih, yang tadinya bisa me time lamaan, tiba-tiba kudu 24 jam jadi satpam? Tadinya yang bisa ngurus diri lebih baik, eh sekarang ada si kecil yang gantungin hidup sama kita?

Duluuu banget, saya mengalaminya. Pas zaman-zaman anak udah 1 tahunan sih. Nempel kayak perangko. Ke kamar mandi, dia kudu jaga pintu. Gedor-gedor kalau lama. Hahaha.

Baru aja nonton videonya Bapau (Baim Paula) Family ini. Suka gumuuuush sama Kiano. Apalagi bentar lagi mau 1 tahun. Pengen ngintip kayak apa sih Mama Paula nemenin Kiano dalam kesehariannya.

Nah, kalau Mama Paula jaga Kiano dengan happy karena sudah nemuin partner yang cocok buat me time-nya. Walau ada Kiano di sebelahnya, tapi me time sama yang satu ini bikin Mama Paula recharge energinya.

Apaan tuh? Ya, mie Lemonilo! Kalau busui (ibu menyusui) butuh banget energi yang besar. Makanan yang sehat dan nyaman di perut. Biar jaga anak dengan happy. Mie Lemonilo ini udah gak ada penguat rasa, gak pakai pengawet dan pewarna buatan. Gak bikin begah.

Pernah ngerasa gak kalau bikin mie malah buthek airnya? Mie Lemonilo gak loh. Karena mienya dipanggang. Dari saripati bayam lagi.

Selesai Makan Mie Lemonilo, Cus Ngegambar!

Jadi, tips Mama Paula jagain Kiano oke banget ya. Dapat manfaat dari sang partner, mie Lemonilo, abis itu cus bisa nemenin anak beraktivitas.

Kalau Mama-Mama gimana? Udah nyobain? Pengen tau kolaborasi #BaimPaulaxLemonilo ini? Klik di sini ya!

Bingung Masak Apa? Unduh Aplikasi Masak Yummy App!

Aplikasi masak Yummy 1

Saya bukan ahli dalam bidang masak-memasak. Kayak judul, saya selalu bingung masak apa besok, bahkan hari-H. Hahaha. Tapi kebingungan itu sirna gara-gara download Yummy App, aplikasi masak saya.

Gak kerasa pandemi udah 8 bulan berjalan. Perubahan gaya hidup kerasa banget di keluarga saya. Mungkin bisa jadi keluarga di seluruh dunia. Yang tadinya tinggal beli matang, karena harus menghindari kerumunan, akhirnya terjun masak.

Pilihan memasak memang yang terbaik di masa pandemi ini. Selain bahan makanan bisa kita kontrol kebersihannya, kita juga bisa kontrol keamanannya karena kita sendiri yang handle.

Aplikasi Masak Yummy App Itu Apa Sih?

Aplikasi masak Yummy 2

Dulu pernah nyoba bikin masakan sesuai jadwal. Jadi di awal minggu, saya sudah siap dengan 7 menu masakan untuk seminggu. Tapi kok rasanya gak berkembang.

Gitu-gitu aja dan bosen jadinya. Nemulah aplikasi resep masakan ini dan membantu banget buat saya yang masaknya kalau gak numis ya sop, hahaha!

Yummy App diluncurkan oleh IDN media. Kalau kalian sering denger aplikasi resep masakan, Yummy App termasuk di dalamnya. Dirilis tanggal 8 Mei 2019, aplikasi masak ini sudah menembus 1 juta lebih pengguna.

Bahkan, Yummy app masuk dalam 10 besar aplikasi gratis populer pilihan editor Google Play Store. Tahun 2019, tahun pertama perilisan, Yummy menjadi Google Play Best of 2019 dalam tema Everyday Essentials Category. Wow! Gak kaleng-kaleng lah pokoknya!

Cara Download Aplikasi Masak Yummy

Oke sekarang kita lanjut cara downloadnya ya. Untuk download aplikasi masak ini, kita hanya perlu membuka Google Play Store bagi pengguna Android dan App Store bagi pengguna iOs.

Karena saya pengguna Android, maka tutorialnya Android juga ya. Pertama, ketik Yummy di pencarian Play Store, lalu kita akan menemukan aplikasi Yummy App by IDN Media – Aplikasi Resep Masakan dengan ukuran 16 MB. Lalu tinggal klik Install.

Aplikasi masak Yummy 3

Memulai Aplikasi Masak Yummy

Kita akan disapa ‘Selamat pagi, Chef’ saat aplikasi terbuka (saat membukanya di pagi hari). Ini berarti kita harus klik ‘Akun’ dulu agar menjadi anggota komunitas dan disapa Chef diikuti nama kita. Misalnya saya, Chef Dhita (Ehem!). Tenang, cara daftarnya GRATIS!

Klik ‘Daftar Sekarang’ setelah klik tombol ‘Akun’ di bagian bawah kanan pojok. Kita bisa daftar dengan Gmail, Facebook atau email selain Gmail kita. Kalau saya ambil Gmail karena sudah nyambung akun di Android, jadi tinggal klik dan tersambung.

Aplikasi masak Yummy 4

Setelah itu, kita sudah menjadi salah satu anggota komunitas Yummy app. Emang keunggulan menjadi anggotanya apa sih?

Keunggulan Menjadi Bagian Komunitas Yummy

Walaupun kita bisa mengakses Yummy tanpa daftar, tapi lebih enak jadi anggota. Kita bisa dapat bermacam-macam fitur dan bahkan dapat cuan! Nih, beberapa keunggulan menjadi bagian komunitas.

Favoritkan dan Bagikan Resep

Lagi cari resep dan dapat resep yang kita banget plus antigagal, pasti langsung gercep disimpan kan? Nah, kita bisa favoritkan biar besok-besok kalau mau masak lagi gak perlu repot nyalin ke buku. Bagikan resep masakan tersebut untuk orang yang kita cintai juga tinggal klik.

Suka Masak dan Pengen Simpen Resepnya

Aplikasi masak Yummy 5

Nah, misal kita punya resep andalan dari ibu atau mertua dan itu enak banget, pengen dong disimpan ya. Era digital ini memudahkan kita banget deh agar tulisan tersimpan baik. Nah, kita bisa simpan resep di Yummy.

Gak cuma simpan resep aja, kita juga bisa dapat masukan dari editor chef Yummy. Jadi ada editing dan jadilah resep kita yang sudah ditinjau sama ahlinya. Makanya, resep Yummy oke-oke karena sudah dalam tahap tinjauan.

Simpen Resep dan Dapat Cuan dari Aplikasi Masak Yummy

Gak cuma itu doang, kita bisa dapat cuan dari Yummy lewat resep. Wah gimana tuh caranya! Yummy sering banget ngadain tantangan misi dan lomba masak berhadiah. Malah dalam waktu dekat ini, akan ada lomba masak online yang hadiahnya wow! Cek gercep deh!

Informasi lomba waktu terdekat ini bakal kita temukan ikon gambar bertuliskan nama lomba di ‘Home’. Misalnya ‘Jago Masak’ ini. Klik saja gambarnya dan kita akan masuk ke halaman informasi lomba.

Aplikasi masak Yummy 6

Selain itu, event ‘Online Cooking Class GRATIS’ juga bakal terpampang jelas di ‘Home’ bagian ‘Event & Promosi’. Wah, selain lihat resep, kita juga bisa dapat ilmu masak di Yummy.

Aplikasi masak Yummy 8

Cara Cari Resep Masakan Pakai Yummy App

Jadi, gimana sih caranya cari resep? Ini nih tutorialnya praktisnya. Setelah saya ngulik-ngulik aplikasi masak Yummy, cara praktis cari resep itu ada 4, apa aja?

Punya Uang di Bawah 10K, Dapat Apa?

Tetangga: Bun, lagi aktif di tanggal tua?

Saya: Duh, Bun, gimana aktif, tongpes iya!

Percakapan semacam ini gak bakal ada kalau kita pakai Yummy. Ya gimana, Yummy punya filter yang cakep banget!

Kita bisa pilih sesuai apa yang kita rasakan, eh sesuai kondisi. Dari jumlah uang yang lagi kita pegang, misalnya kurang dari Rp10.000, antara Rp10.000-100.000, atau jadi sultan dengan budget di atas Rp100.000, bisaaa!

Telat dan pengen masak kurang dari 30 menit, ada pilihan durasi memasak. Pilih kurang dari 30 menit, 30-60 menit, atau lebih dari 60 menit. Ya siapa tau mau olahraga sambil masak kan bisa pilih durasi paling lama ye kan?

Mau hajatan dan tamunya sampai 30 orang? Tenang, mau masak porsi besar bisa difilter di aplikasi masak Yummy. Keluarga kecil bahagia, keluarga sedang, atau hajatan bakal lancar jaya!

Aplikasi masak Yummy 7

Punya Bahan Tempe, Terasi dan Beras Doang Bisa Bikin Ini

Tetangga: Bun, masak apa nih? Aku punya tempe, terasi doang. Sama beras, enaknya dibikin apa?

Saya: Wah, tinggal buka Yummy Bun. Pilih aja bahan tempe, terasi, sama beras. Nanti keluar pilihan resepnya.

Pernah kan ya, mau masak, eh di kulkas tinggal bahan yang minim. Gimana bisa enak, kasih aja tugasnya ke Yummy.

Gak perlu repot cari satu per satu resep yang ujungnya gak ada bahannya di rumah. Kita punya apa, ya itu yang bakal direkomendasikan sama Yummy. Asyik kan? Cepet selesai, rebahan lagi deh!

Aplikasi masak Yummy 9

Resep Masakan Favorit Rekomendasi Editor

Tetangga: Besok makan apa, Bun?

Saya: Wah, baru aja notifikasi, ada rekomendasi dari Yummy nih, Bun. Gak bingung deh makan buat besok.

Yummy layaknya pacar yang selalu ngingetin. Bukan cuma, UDAH MAKAN BELUM? Tapi sekalian ngasih SOLUSI MASAK APA HARI INI.

Perasaan, tiap saya butuh nyari resep, Yummy kirim notif. Apa jangan-jangan, tim Yummy App punya tim cenayang ya? Hahaha.

Pokoknya, kita gak bakal ketinggalan update permasakan tiap harinya. Kalau ke-skip pun, kita masih bisa lihat di tombol notifikasi.

K-Popers Pengen Masak Bulgogi? Bisa!

Tetangga fans negeri ginseng: Anyeonghaseyo, Yeorobeun! Oneul mwo yoli haeyo? (Hai, pemirsa! Hari ini masak apa?

Saya yang K-Popers: Kentang Bulgogi dong yo! (Jangan serius-serius amat, itu bukan bahasa Korea kok, kecuali bulgogi. Hahaha.)

Tetangga fans negeri ginseng: Wah, bulgogi yang berasal dari bahan daging sapi sirloin dan dikemas dengan selada. Yang cara makannya tinggal dihap di mulut kayak di drama-drama Korea?

Saya yang K-Popers: Iya, bener! Cus deh, lihat di Yummy!

Aplikasi masak Yummy 10

Jadi, gak usah bingung mau ngikutin Lee Min Ho atau Park Bo Gum Oppa (sebutan Mas di Korea) makan, kita juga bisa bikin sendiri.

Tentunya gak usah bingung bahan-bahannya kudu impor dulu dari Korea, karena bahannya Indonesia banget. Tetep rasanya kayak jadi Eonnie (sebutan Mbak di Korea) sehari deh!

Masak Tapi Sering Gagal?

Eh, kalau udah ngikutin, tapi gagal gimana? Tenang, di Yummy App, semua resep ada video tutorialnya dengan kualitas video yang ciamik. Step by step! Gak takut lagi gagal, kecuali kita skip stepnya. Gak cuma Korea, Western Food dan masakan internasional juga ada kok!

Udah deh, gak perlu lama lagi mikir. Download Yummy dulu aja, besok Bunda-Bunda gak perlu khawatir mau sarapan apa, mau lunch gimana, mau ngemil gaya apa. SEMUA ADA DI inspirasi resep Yummy App.

Penulis: Erdittya Ekanovie Nindhitasari

Ria Ricis Diet Makanan Pakai Mie Lemonilo Sambil Bagi-Bagi Hadiah

Nyum nyum! Ria Ricis Makan Mie Lemonilo. Sumber: Youtube Ria Ricis.

Kalau kamu ditanya, diet tuh makanannya kudu buah doang ya? Kamu bakal jawab apa?

Beberapa waktu lalu, Ricis mengunggah video yang merekam momen saat ia memberi kejutan ulang tahun untuk sahabat sekaligus tim Ricis, Derry.

Sambil mempersiapkan kejutan ulang tahun, Ricis memergoki sahabat-sahabatnya tengah menyantap cemilan. Ricis menawarkan mie instan Lemonilo untuk sahabat-sahabatnya. Ricis mengaku selalu menyantap mie instan Lemonilo selama menjalani program diet.

Ternyata akhir-akhir ini, Ricis diet dengan memakan mie Lemonilo. Ricis nggak pernah makan mie lainnya.

Sambil makan mie instan Lemonilo, Ricis gak khawatir dengan pola makannya ini. Memang kalau mau menjalani pola hidup yang baik ada usahanya. Yaitu memilih bahan makanan tanpa bahan pengawet.

Caranya gampang yaitu cari makanan yang bebas dari pengawet, pewarna, dan perasa buatan. Ricis suka karena semua syarat itu ada di mi Lemonilo. Gak khawatir juga konsumsi mie Lemonilo sering-sering, katanya.

Melihat sahabat-sahabatnya yang asik ngemil, Ricis pun segera memasak mie goreng Lemonilo yang ia sebut sebagai makanan favoritnya

Makan Mie Lemonilo Sambil Umumin Giveaway

Ada yang lagi bagi-bagi Brompton dan iPhone Gratis! Mau? Aku kasih caranya nih!

Jadi, Ria Ricis bikin pengumuman giveaway di Anniversary Lemonilo!

Hadiahnya apa aja sih? Ada 500 item lebih hadiah, juga uang tunai, buat kalian yang beruntung ikutan giveaway ini. Banyak banget ya! Sip, banyak pula kesempatan menangnya.

Hadiahnya nih:
1 sepeda Brompton
4 iPhone 11
40 Smartphone
4 sepeda anak
4 cooking set greenpan
40 kompor Quantum
440 voucher belanja
Belasan juta uang tunai
Wow!!! Banyak banget kan? Kamu bisa dapat kesempatan lebih banyak jadi pemenang.

Giveaway ini berlaku pada periode 1–31 Oktober 2020. Jangan sampai kelewatan ya!

Untuk informasi lebih detail mengenai cara-cara mudah ikut giveaway Lemonilo, langsung saja kunjungi Lemonilo ya!

Kisah Nyata: Pesta Dadakan dan Wafer Tumpuk

“Nanti sore ke rumahku ya. Ada pesta.”


Begitu kata mulut kecil berusia 9 tahun. Entah angin  apa yang membawanya membuat pesta kecil di rumahnya. Ibunya pasti akan  terkejut jika mengetahui putrinya tiba-tiba mengundang semua teman perempuan sekelasnya datang ke rumah.


Terlintas sebuah ide kreatif, walau sangat sederhana di pikiran penyuka boyband Westlife itu. Roti ulang tahun Wafer! Dengan cara menumpuknya, wafer akan menjadi bahan yang cocok untuk membuat suasana sore nanti meriah.


Digenggamnya uang beberapa ratus rupiah. Berjalanlah ia ke warung dekat rumah. Tak sampai 5 menit, ia sudah berada di ruang tamu dengan 2 bungkus wafer bermerek nama tarian latin.
Ini bagusnya pakai alas baki bunga sepatu itu, gumamnya. Dengan  berlari, ia mencari alas rotinya. Pasti nanti rotiku unik banget deh, pikir anak gadis berkulit sawo matang itu.


Wafer telah selesai ditumpuk. Persis bentuk piramida yang ada di Timur Tengah. Lilin putih sisa penerangan di kala mati listrik membuat hidangan itu pantas diberi nama roti ulang tahun. Setidaknya ini pantas bagi gadis kecil itu.


“Apa? Pesta? Kamu ngundang temenmu datang ke pesta ulang tahunmu?” Terkaget-kaget, ibu berusia kepala tiga itu membelalakkan mata. Ditatapnya putri kecil pertamanya. Ada sebuah harapan di sana.


“Ya, sudah. Nanti yang datang berapa orang? Kamu cuma bikin roti wafer ini aja?” tanya ibu sembari menunjuk roti unik piramid di meja ruang tamu.
“Teman cewek semua, Bu. Kira-kira 14. Iya, cuma itu.” Dhita, nama gadis kecil itu, tersenyum dan menampakkan giginya.


Menghela napas dan mengelus dada menjadi hal yang dilakukan Ibu Dhita. Tapi dengan sigap beliau menyuruh anaknya membelikan semua hal yang dibutuhkan untuk pesta.


Mungkin perempuan yang berprofesi Guru itu berpikir bahwa menyenangkan anak di usianya yang genap 9 tahun ini sekali-kali tak apa. Toh dia sudah bekerja keras mengundang semua temannya dan membeli dua bungkus wafer untuk menjamu mereka.


“Nih, sana, beli jajan. Tiga macam. Jumlahnya 14 ya masing-masing. Nanti Ibu bungkus pakai kresek, untuk oleh-oleh temanmu saat pulang.” Dhita bergegas lari ke warung tempat ia membeli wafer. Kali ini, dia memborong banyak.


“Dhita, selamat ulang tahun.” Azan Ashar baru selesai beberapa menit yang lalu. Satu per satu teman kelasnya datang membawa kado dan memberinya ucapan.

Tibalah di puncak acara, gadis tomboy penyuka celana pendek ini meniup lilin putihnya dengan rasa bahagia. Sebelumnya, anak perempuan berjumlah 14 menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dengan  lirik akhir Tiup Lilinnya. Seperti pesta ulang tahun kebanyakan.


Fuuuhhh!
Tepuk tangan keras mengiringi matinya api lilin. Makan jajan dan minum es sirup menjadi penutup pesta kecil dadakan sore ini. Saat jarum pendek menunjukkan angka 5, teman-teman Dhita mulai pamit sambil membawa tentengan.


Ibu tersenyum bahagia melihat anaknya bahagia pula di pesta dadakannya itu. Kado yang sudah diberikan, ia buka satu per satu. Kado terunik yang dia buka adalah sabun mandi yang wangi seperti di iklan TV.



Dua puluh tahun yang lalu terlewati sudah. Aku mengingat lagi peristiwa yang memang paling unik di kala jumlah usiaku bertambah. Pada 20 tahu  yang lalu, aku tak berpikir banyak untuk membuat sebuah pesta yang kiranya sama dengan pesta ulang tahun kebanyakan.


Jika di usia ini ini aku memiliki ide kreatif lain, pastilah aku akan berpikir banyak untuk mewujudkannya. Apakah dananya mencukupi? Apakah aku harus mengundang semua temenku? Atau teman yang mana yang bakal aku undang?

Terlebih lagi, aku pasti akan berpikir untuk apa aku merayakan pesta ulang tahunku di usia 29 ini? Bahkan sudah hampir beberapa tahun ini, aku jarang sekali membuat pesta, bahkan untuk untuk anakku sendiri.


Akhirnya aku hanya memutuskan, melewatkan  semua pesta dan beralih mensyukurinya dengan mengapresiasi diri.

Kamu sudah bekerja dengan baik, Dhita!
Kamu sudah belajar banyak dari kehidupanmu.
Kamu selalu berjuang untuk lebih baik lagi.

Dan masih banyak lagi kalimat apresiasi untuk diri.
Mengapresiasi diri berarti mensyukuri nikmat Allah. Karena Dia, aku sekarang seperti ini.


Ehm, kali ini, aku punya ide kreatif juga sih sebenernya. Bukan pesta kejutan. Aku hanya meminta kedua laki-lakiku di rumah memotong rambutnya yang sudah panjang agar rapi. Itu saja. Semoga terkabul.

Kalau kalian, bagaimana menyikapi berkurangnya usia?

Bantul, 1 November 2019.

Tulisan ini untuk mengapresiasi diri yang bertumbuh di usia ini (29). Barakallahu fiik.

Info Lomba: Blog Competition Herbadrink Berhadiah Jutaan Rupiah

Halo kawan-kawan semua. Sudah tahu minuman herba berbentuk serbuk yang satu ini? Yes, namanya herbadrink. Variannya ada banyak loh, Sari Jahe, Sari Temulawak, Lidah Buaya. Dan kabar gembiranya, Herbadrink sedang mengadakan blog competition!

banner

Mau tahu apa saja mekanisme dan syaratnya? Yuk cek tulisan di bawah ini:

TERM CONDITION

Penulisan

  1. Peserta membuat ulasan (review) sesuai dengan tema lomba dengan gaya bertutur dan dikemas senatural mungkin (soft selling) dengan menyertakan image herbadrink sari jahe, temulawak, atau lidah buaya.
  2. Tidak menyebutkan kata “Herbadrink” di bagian judul tulisan.
  3. Panjang tulisan minimal 500 kata dan maksimal 1.500 kata (sudah termasuk keterangan gambar)
  4. Tulisan mengandung kata “Sari jahe, sari Temulawak, dan lidah buaya” dan “Herbadrink” yang di-hyperlink ke http://herbadrinknatural.com.
  5. Tulisan blog yang dilombakan boleh lebih dari 1 (satu) dan tidak ada batasan maksimal.
  6. Tulisan tidak mengandung sentimen negatif kepada siapapun.
  7. Tulisan bukan hasil plagiat dan tidak boleh mengandung materi yang berpotensi memicu konflik SARA.
  8. Herbadrink berhak menjadikan tulisan peserta sebagai bagian (atau keseluruhan) materi promosi.
  9. Foto Sari Jahe, Sari Temulawak, dan Lidah Buaya Herbadrink yang digunakan merupakan hasil foto milik sendiri.
  10. Peserta membagikan tulisannya ke media sosial masing-masing secara publik (tidak private).

Peserta

  1. Berkewarganegaraan Indonesia dan tinggal di Indonesia.
  2. Memiliki blog aktif dengan usia blog minimal 6 bulan.
  3. Memiliki akun Twitter dan Facebook. Kemudian mengikuti (follow) akun twitter Herbadrink dan menyukai fanpage Herbadrink.
  4. Blog yang digunakan merupakan blog pribadi. Bukan blog komunitas atau blog yang dikelola bersama orang lain (kecuali Kompasiana)
  5. Peserta melakukan pendaftaran di microsite Herbadrink Blog Competition.

Untuk info lebih lengkap, bisa klik link ini yaa http://herbadrinknatural.com/blogcompetition/

Yang mau pada ikutan, good luck ya!

ASUS VIVOBOOK FLIP TP410: Laptop Keren Rasa Tablet

“Menikmati hidup sebagai seorang ibu bisa juga dari hal-hal kecil, seperti menuliskannya dalam blog pribadi.”

– Dhita Erdittya –

#2018gantilaptopASUS

img_20180907_193943
Pojok kerjaku, di antara mimpi #2018gantilaptopASUS

Laptop Jadul dan Mimpi di Dalamnya

Sudah beberapa bulan ini aku membayangkan punya tablet. Buatku, menonton film dan video buat anak akan sangat terbantu jika memakai gadget jenis ini.

“Ay, aku nabung beli tablet ya? Boleh?”

Suami menganggukkan kepala tanda setuju. Yeay! Akhirnya bisa beli juga. Namun, beberapa bulan ke depan, bukan tablet yang ada di tangan, tapi bayar cicilan ini dan itu yang bikin tabunganku menipis. Yaaah, enggak jadi kebeli lagi.

Daripada manyun, aku pun nyoba browsing lagi di marketplace kesayangan. Nyari tablet murah gitu. Eh kok nemu tablet tapi bisa jadi laptop. Wih! Ini keren banget. FYI, laptopku yang jadul sudah menemaniku hampir 8 tahun lamanya. Baterai udah soak, kudu diisi saat dipakai. Beratnya lumayan bikin ngos-ngosan, apalagi sekarang kalau ke mana-mana bawa bocah. Yang pastinya kayak mau pindahan aja kalau ke mana-mana bawa laptop jadul.

Makanya, tablet bakal memberiku space buat tas yang isinya keperluan bocah. Selain spesifikasi yang sudah jadul, laptop jadulku memang sudah kebanyakan isi. Beberapa bulan yang lalu, si hitam abu ini sudah main ke tukang servis. Tetap saja, dia minta simbaru, simpan saja aku dan beli baru. Hihihi.

Selain itu, aku sering pakai laptop buat nulis. Entah nulis buat blog juga buat naskah buku. Sayang, untuk Microsoft Office aja, laptopku sering hang. Pernah di-service sekali, tetep aja berat. RAM-nya 2 GB aja hahaha. Apalagi membayangkan belajar edit gambar buat bahan tulisan di blog, hahaha, mana bisa kalau pakai laptop jadulku. Sering banget juga pengen ngedit video bocah, lalu disimpan di media sosial. Fix, ini semua cuma mimpi kalau harus pakai laptop jadulku.

‘Bertemu’ Laptop Keren ASUS VIVOBOOK FLIP TP410

Back to browsing-an via marketplace, aku ketemu ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 yang menyihir. Bayangin aja, ada laptop yang ringannya aduhai banget, cuma 1.6 kg aja! Udah gitu materialnya aluminium yang tipis banget (sama buku yang biasa kubawa aja tebelan bukunya). Lalu, tampilan Full HD dilengkapi teknologi wide-view 178° bikin warna dan kontras tetap hidup dan tajam, bahkan dilihat pada sudut yang tajam. Beneran bikin nonton HD film berasa mewah. Aaaaaahhhh! Bisa loh ditaruh di meja kayak kalender gini.

TP410_25.jpg
Gaya Shared Viewer

Bisa juga ditaruh tegak tanpa terhalang keyboard kayak gini. Cakepnyaaa!

TP410_15.jpg
Gaya Media Stand

Enggak hanya 2 tampilan itu loh, laptop ini punya 2 tampilan lain yaitu, Powerful Laptop dan Responsive Tablet.

4-mode-tampilan-vivobook-flip-tp410
Tampilan keempatnya bikin hati kesengsem!

ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 memiliki layar 14 inci dengan tampilan ultra-tipis berfitur “Nanoedge” . Fungsinya memaksimalkan ukuran layar, juga meminimalkan ukuran body-nya! Ah, ini bener-bener laptop keren. Bayangkan juga, si bocah lagi nonton video Tayo kesukaannya pakai ini, pasti dia bakal seneng banget. Laptop jadulku kan, agak nyebelin kalau buat nonton. Kadang enggak jalan karena berat.

Oya, ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini punya prosesor hingga Intel Core i5 generasi ke 7 dan memori hingga 8GB (gilak! laptop jadulku aja cuma 2 GB). ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini memberikan kinerja hemat dan juga hemat energi. Penyimpanan HDD enggak nguatin hingga 1TB! Yang memori isinya kenangan anak dan suami, mana suaranya? Nih, worth it buat dibeli.

Buat para blogger enggak jarang kudu pakai gambar ‘manis’ untuk mendukung performa tulisan kan, ya? Nah, laptop jadulku aja buat nulis word terkadang hang. Kayanya grafisnya yang enggak mumpuni. Beda sama ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini, grafis didukung Integrated Intel HD Graphics, yang mana kartu grafis terintegrasi cocok untuk para blogger yang megolah grafis sehari-hari. Juga termasuk menonton drama Korea seperti diriku atau editing video, game 2D dan pengolah kata umum juga.

Kapan hari, aku perlu hapus Photoshop-ku waktu itu karena berat kalau digabungin sama Adobe Indesign. Kalau pakai ini, tak perlu drama hapus-hapus deh! Dengan ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini tentunya bisa banget menghasilkan suatu konten yang kreatif tanpa terkendala. Laptop ASUS VIVOBOOK FLIP TP410 ini fingerprint sensor loh. Penting banget buat privasi plus alat kendali. Saat aku pengen laptop “hanya milikku”, aku bisa sepenuhnya aman.

Sudah deh, daripada pusing-pusing, mari ikhtiarkan tagar ini #gantilaptopasus2018 !

vivobook-flip-TP410-blog-competition

ASUS Laptopku Blogging Competition by uniekkaswarganti.com

error: Content is protected !!