Dobrak Batasmu dengan HP Spectre x360 Borderless Imagination

Gelaran Launching HP Spectre x360 di Roaster and Bear Yogyakarta (Sumber: Dokumen Erdittya)

Apa yang kita lakukan saat mencari notebook untuk mendukung pekerjaan digital? Biasanya nih, kebanyakan orang mencari yang performanya oke, layar oke, baterai oke, juga keamanan yang terjamin.

Sayangnya, kadang tidak semua notebook mendukungnya. Ada pun, harganya di atas 30 juta rupiah. Namun kini, kamu bisa berlega hati dengan HP Spectre x360.

Sekilas cerita, saya dan teman-teman KBJ (Komunitas Blogger Jogja) diundang HP dalam acaranya. Jumat istimewa kemarin, menjadi satu kesempatan saya untuk mengenal HP lebih dalam. Merek gadget yang saya kenal dari tahun 2010 ini, mengundang saya meramaikan launching notebook terbarunya di akhir 2019 ini.

Borderless Imagination

Awalnya, saya enggak ngeh akan melihat langsung notebook terkecil di dunia ini. Memasuki kafe Roaster and Bear, saya hanya berekspektasi mendapatkan informasi lebih dini tentang produk terbaru. Ternya memang produk ini sangat memikat hati.

Apalagi ada lomba flatlay yang baru pertama kalinya saya menang. Flatlay adalah angle pengambilan gambar dengan sudut 90 derajat atau pengambilan dari atas. Dengan bermodalkan mencontoh desain layout di contohnya, saya memakai pengaturan diagonal.

Foto Flatlay HP Spectre x360
Get ready, HP Spectre x360 menanti! (Sumber: Dokumen Erdittya)

Warna hitam yang elegan dari HP SPectre x360 ini emang menarik hati orang yang melihatnya. Walaupun hitam dominan, layarnya yang borderless ini membuat layar seakan-akan menampilkan gambar yang tidak dibatasi.

Saya penasaran, apa sih hastag yang diusung yaitu #BorderlessImagination. Ternyata, dengan HP ini, kita bisa mendobrak semua batas dari notebook yang sebelumnya ada.

HP Spectre x360 ini ukurannya 13% screen-to-body sebesar 90%, lebih kecil dari pendahulunya. Ukuran layar tetap sama dengan pendahulunya, tapi begel di setiap sisi tampak berkurang. Keyboardnya juga lebih minimalis. Kalau ditenteng gitu, berasa kayak bukan bawa notebook.

Pekerja digital kayak vloger, fotografer, bloger dan lain-lain, bisa memanfaatkan notebook ini karena dukungan di dalamnya ‘mereka’ banget. Prosesor terbaru yang diluncurkan 2019 ini juga sudah dipakai di sini. Iris Plus Graphic, membantu kita dengan perfrmanya yang jauh lebih besar dari generasi pendahulunya. Misalnya nih saat kita mau rendering video yang bisa lebih dari 15 menit, di sini kita bisa rendering hanya 2 menit.

Work all Day

Kita bisa pakai notebook ini sepuasnya sampai 22 jam. Baterainya mendukung untuk itu. Kalau kayak saya yang penyuka drama korea, bisa-bisa jadi zombie tiap hari karena bisa dipastikan seharian bisa mantengin itu episode demi episode. Hahaha.

High Performance

Seperti yang tadi saya ceritakan, kecepatan editing dan streaming video dengan 10th Gen Intel COre processors ini udah oke banget. Selain itu, layar dengan kontras rasio tinggi True Black, bikin gambar yang ditayangkan real. Dengan Corning Gorilla Glass NBT, bahkan saat di luar ruangan dengan menyengatnya Indonesia akhir-akhir ini tidak bakal membuat layarnya silau men.

Secure

Ada opsi Switch Kill di Webcam. Bagi para pecinta video call, kita bisa secara cepat mematikan video dan suara jika ada lawan bicara yang membuat kita terganggu. 

Hansen Wijaya, Indonesia Consumer Personal System Lead, HP Inc. memperkenalkan inovasi PC premium, HP Spectre x360. (Sumber: HP Indonesia)

Keunggulan HP Spectre x360

Notebook ini tersedia dalam warna Nightfall Black dengan aksen Copper Luxe dan Natural Silver. Keduanya istimewa karena desain yang mewah, yaitu gem-cut menggunakan mesin potong CNC aluminium. Pernah ngerasain port USB-C™ yang sengaja dimiringkan? Ini ada loh dalam notebook untuk memberikan pengaturan kabel yang lebih baik. 

Desain inovatif laptop ini hadir dengan kinerja tanpa kompromi untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas kepada pengguna untuk menciptakan apa dan kapan pun, sesuai keinginan pengguna. HP Spectre x360 terbaru memiliki kinerja dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya4. Peningkatan performa ini didukung oleh prosesor quad-core 10th Gen Intel® Core™ dengan Iris® Plus Graphics yang pertama kalinya hadir di jajaran laptop konvertibel HP.

Seri HP Spectre x360 ini juga dilengkapi baterai dengan daya tahan terlama di dunia untuk jajaran laptop konvertibel dengan prosesor quad-core berukuran 13-inci, dengan masa pakai hingga 22 jam untuk mendukung lifestyle dengan mobilitas tinggi. Selain itu, laptop ini juga dilengkapi dengan Intel® Wi-Fi 6 (802.11ax) standar dengan kecepatan transfer file hingga tiga kali lebih cepat dibandingkan Wi-Fi 56. 

Enam dari sepuluh konsumen menyatakan bahwa mereka menon-aktifkan webcam laptop agar merasa lebih aman atau untuk mencegah dari hal-hal yang tidak diinginkan7. Laptop konvertibel ini dilengkapi dengan fitur HP Webcam Kill Switch yang menjaga pengguna dari peretasan webcam dengan tombol on/off untuk mematikan fungsi webcam saat tidak digunakan.

Selain itu, HP Spectre x360 juga dilengkapi dengan sebuah tombol khusus untuk mematikan dan menyalakan mikrofon. Untuk kenyamanan dan keamanan, para pengguna dapat dengan mudah login menggunakan Windows Hello dengan fitur standar seperti kamera IR terkecil HP dan pemindaian sidik jari yang terletak di papan keyboard. 

Selain seri HP Spectre x360 terbaru, HP juga memperkenalkan HP Envy 13, HP Pavilion x360, HP Pavilion 13 yang telah ditingkatkan performanya dengan prosesor terbaru 10th Gen Intel® Core™. HP menghadirkan rangkaian produk tersebut untuk menjawab berbagai kebutuhan konsumen di Indonesia melalui portofolio PC yang luas dan dilengkapi teknologi terbaru.  

Jika kepo melanda dan ingin lebih detail tahu tentang HP Spectre x360 ini, bisa main ke SINI yaa.

Jadi, kamu tim mana? Tim tekuk biasa atau tekuk balik?

Tipis dan elegan (Sumber: HP Indonesia)
HP Spectre x360 terbaru hadir dengan bezel display tipis nyaris borderless. (Sumber: HP Indonesia)

Kompetisi eSport Asia Pacific League Predator 2020 dan Triton 300

Online Qualifier II Asia Pacific League 2020 di Yogyakarta
(Sumber: Dokumentasi Dhita)

Siapa yang dulu zaman kecilnya main game? Dingdong? Gimbot? Tamagochi? Nintendo? Atau malah PS1? Tahun 90-an, saat SD, semua permainan tadi mengisi masa kecilku. Paling ampuh ya PS1. 

Bisa dibilang, game itu hiburan bagi para pelajar saat itu. Di saat weekend saja, aku boleh berpuas-puas menstimulasi jari jempol dan jari telunjuk juga tengah. Untuk apa? Ya mencet stick PS hehehe. 

Temen Masa Kecil, PS1
(Sumber: idntimes)

Dulu, aku enggak sampai mikir kalau sekarang bakalan ada main game dibayar. Makanya sih Ibu suka melarang main game, lah wong taunya emang cuma buat hura-hura!

Asia Pacific Predator League, Total Hadiah 5 Miliar Rupiah!

Lain dulu, lain sekarang. Para gamers profesional bermunculan. Bahkan ada perlombaan game yang hadiah totalnya sampai 400.000 USD! Namanya Asia Pacific Predator League. Di tahun ini, musim kedua dimulai bulan ini. Bagi yang mau mendaftarkan timnya untuk ikutan, bisa lewat predator-league.com.

Sumber: predator-league.com

Sekilas tentang Asia Pacific Predator League 2020, penyelenggaranya adalah Acer, lho. Selama 2018 dan 2019, kompetisi eSport ini sukses. Dari 10 negara yang ikut, kini sudah ada tambahan 7 negara. Bahkan ribuan tim dari negara di Asia Pasifik akan berpartisipasi. Wow! DOTA 2 & PUBG menjadi games yang dipertandingkan. 

Total 17 negara  ini antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar). Nantinya babak final akan dilangsungkan di Manila, Filipina tanggal 22 – 23 Februari 2020 di SM Mall of Asia Arena, Kota Pasay.

Nah, kemarin keseruan kami adalah acara nonton bareng bersama dengan Brand Ambassador Predator Gaming, caster dan acara komunitas. Acer mendatangi kota dengan julukan istimewa ini, sebagai kota pertama, bersama dengan komunitas gamers di kota ini menyaksikan live streaming final pertarungan team-team terbaik di Online Qualifier II.

Triton 300, Bikin Kamu Bisa Ngegame di Mana Pun

Ngomong-ngomong, bagi pada gamers, perangkat yang memadai dan lengkap untuk game jadi nomor satu. Apalagi gamer profesional. Dari situlah, Acer menciptakan satu-satunya laptop yang ringan tapi tetap unggul untuk para gamers. Namanya Triton 300.

Selain nonton bareng Online Qualifier Predator League 2020, Pak Andreas dari Acer juga ngenalin laptop gaming terbaru. Namanya Predator Triton 300 (PT315-51). Nama Predator ini punya filosofi menjadi pemangsa. BIar para gamers maksimal ‘memangsa’ para lawan dengan bantuan deretan perangkat gaming yang terlengkap, salah satunya produk dari Acer. 

Asli laptopnya tipis. Aku udah nyoba pegang dan foto bareng loh (aku sholawatin juga siapa tahu rezeki ye kan). Walau tipis, performa dan fiturnya tetep andalan. Dibungkus dalam desain kompak dengan solid metal chasing bikin laptop ini elegan.

Sholawatin ah biar dapet laptop ringan dan bagus buat nge-game ini.
(Sumber: Dokumentasi Dhita)  

Memiliki cooling system terbaik dengan 4th gen aeroblade 3D fan yang memiliki 59 bionic blade sehingga menghasilkan 45% airflow improvement. Hai kamu, gamers yang mobile, kamu bisa bertanding dari mana saja sekarang. Karena apa? Predator Triton 300 tetap nyaman dibawa ngegame ke mana-mana! Uhuy!

Laptop ini diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA® GeForce® GTX 1650 GPU, serta menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS display, dan dual slot NVMe untuk solusi upgradeable yang lebih leluasa. Selain itu, Predator Triton 300 juga didukung teknologi RGB keyboard yang memberikan variasi warna yang keren saat dimainkan.

Saat ini juga merupakan kesempatan terbaik untuk mendapatkan perangkat gaming dari seluruh lini Predator melalui beragam promo yang berlangsung selama periode Predator League 2020. Promo unggulan antara lain cashback hingga Rp 2 juta, ataupun hadiah langsung berupa gaming gears untuk pembelian perangkat Predator Gaming tertentu.

Laptop gaming tipis Predator Triton 300 (PT315-51) telah ditawarkan mulai dari Rp16.999.000 disertai dengan bonus Predator Backpack. Yuk langsung klik di  http://acerid.com/predator ya, biar kamu dapat paling murah plus promo!

Acer, Predator League dan PS1

Kalau zaman dulu, aku main PS1 kudu ke rumah saudara sepupu yang jauh. Kini ada Triton 300 yang ngegamenya bisa dibawa ke mana aja. Enggak perlu ada TV kayak pake PS1. Enggak kudu ada PS1 yang dicolokin ke TV juga. Simpel banget.

Acer emang mantap bikin perangkat gaming satu kesatuan utuh. Kamu para gamers, kudu wajib punya produk dari Acer ini deh. Dijamin, pengalaman game kamu jadi lebih hidup!

Belajar tentang IT : Menggambar dengan Word

Yogyakarta, 4 Juni 2011 @Kos2an

Belajar tentang IT tak harus didapat melalui sekolah formal. Dari SMP, saya pun bisa dan mahir utak-utik IT bermodalkan punya kompi. Dari klak klik sana sini, monitor rusak, kompi sering nge hang, sampai harus service per bulan pun pernah. Sampai dimarahi Ortu. Ya, itulah risiko mau mahir, harus ngerusak dulu. Hahahaha.#Alasan!

Sebenarnya, untuk postingan saya kali ini terinspirasi dari Tugas Seni Rupa saya dulu waktu SMA. Membuat miniatur benda dari styrofoam. Nah, dulu ide tugasku adalah sebuah Microwave. Like this.

Microwave tadi saya buat miniaturnya dengan styrofoam plus panel dan pintu yang bisa dibuka. Tapi yang akan saya bahas di sini adalah cara membuat rancangan gambarnya. Karena waktu itu saya belum pintar Corel,#sampai sekarang, hahahaha., akhirnya saya memakai jasa si Word. Dan kuncinya memakai Shapes di Insert.

Pertama, buat Kotak dengan Rectangle untuk bagian depan microwave, lalu buat bagian atas dengan Paralellogram. Dan untuk sisi-sisinya ditutup Line. Bagian Panel memakai Circle dan pegangan panel dengan Rectangle. Kaca microwave memakai rectangle yang lebih kecil dari pintunya. Seperti inilah kiranya.

ini gambar tutorialnya..