Rafathar Makan Mie Instan Sehat di Hari Ulang Tahunnya

Sebulan kemarin, Rafathar ulang tahun yang ke 5. Beda 3 bulan dari anakku yang lahir bulan Juni. Aku tau banget, anak-anak umur segitu aktifnya, ya Allah. Nanyanya bisa segambreng.

Butuh banget kalori buat mereka agar gak cepet sakit. Kadang, makan nasi tiap hari juga bosen. Nah, anakku suka banget mie nih. Kalau mie instan terus (yang gampang masaknya hahaha), gak banget ya. Gigi, ibunda Rafathar punya solusi nih buat kita semua.

Mie Instan yang Sehat, Buat Anak Bisaaa Banget!

Rafathar dan Raffi rebutan Mie Lemonilo

Kalau mie instan kan udah terkenal dengan micinnya ya. Pengawet, perisa, pewarna dan lain-lain. Bahkan, aku sampe masak yang kudu ganti air rebusan pertama. Buang bumbunga diganti sama bumbu alami, lalu dikasih sayur.

Dipikir-pikir, malah jadi gak instan, buang waktu dan tenaga juga ya?

Jadi, Gigi ngasih tips nih biar makan mie instan tapi sehat juga. Pakai mie instan dari Lemonilo!

Emang sehatnya gimana?

Tips Makan Sehat buat Rafathar dari Gigi

Gigi konsen banget bikin Rafathar dan Raffi sehat dari konsumsinya. Mie Lemonilo ini dibikin gak digoreng, tapi dipanggang.

Raffi juga suka karena gak bikin begah. Mienya hijau karena dari bayam. Gak perlu deh nambah sayir kalau lagi gak ada stok.

Udah gitu gak pakai pengawet, pewarna buatan, perasa buatan. Fix, mie instan Lemonilo worth it banget!

Kalau penasaran mau nonton video tentang gaya hidup sehat yang seru dan asyik, cek channel Youtube Lemonilo ya

Untuk beli produknya, kamu bisa klik website Lemonilo atau download aplikasi Lemonilo dengan banyak promo menarik.

Lemonilo Cuma Mie Instan?

Lemonilo gak hanya mie instan, produknya banyak banget. Kamu bisa cek-cek di postinganku sebelumnya The Baldys Juga Konsumsi Lemonilo.

Kuy kapan lagi ada makanan sehat yang instan? Buruaaaan!

Mie Instan yang Sehat, Apa Mungkin? Lemonilo Jawabannya

Makanan enak, sehat, tapi juga praktis.

Emang ada?

Makanan sehat menurutku adalah makanan yang dibuat dengan menerapkan nilai gizi sesuai individu. Anak kecil pasti gizi yang dibutuhkan beda dengan orang dewasa. Begitu juga sebaliknya.

Tapi, ada hal lain yang pastinya sangat dicari hari ini. Tanpa 3P. Apa tuh? Pengawet, perasa dan pewarna. Woh, jadi inget mie instan. Makanan kesukaanku. Hahaha.

Bincang Lemonilo bersama The Baldys

Kelakuan Masa Lalu: Ngemie Malem-Malem

Dulu ngerasa bersalah banget tiap kali kalap makan mie instan pas zaman ngekos. Anak kos, masih SMA pula. Tiap kamar pasti deh ada stok mie instan.

Makannya malam-malam, pas lagi belajar SKS eh laper. Tinggal ke dapur, rendem mie di air mendidih. Ya Allah, masa-masa itu!

Setelah berkeluarga, masih makan mie instan? Sebelum punya anak, ya sering sih. Lidahku entah kenapa, makan mie instan kek kewajban. 

Keluarga Indonesia keknya banyak deh yang nyetok sekardus mie instan di rumah. Hayo siapa yang gini juga?

Tapi, mie instan kan gak sehat ….

Iya sih. Setelah belajar banyak dari Google dan memperdalam ilmu pas kuliah, aku memutuskan untuk stop makan mie instan. Setidaknya, saat tahu aku memiliki anak di dalam perutku.

Setelah itu, kaldu penyedap dan semua yang ada kandungan micinnya, aku stop.

Tapi, kenangan akan mie instan itu sekarang balik lagi. Eh, aku nemu deh mie instan yang tanpa 3P! Bukankah ini seperti keajaiban?

Mie Instan dan Temennya yang Sehat

Apa ada mie instan yang sehat?

Bersumber dari kandungan produk mie instan satu ini, aku mendapati bahannya tanpa pengawet, perasa dan pewarna buatan. Anakku malah udah coba katanya. Enak. Nah, aku jadi penasaran. Belilah di supermarket terdekat.

Eh apa sih, jadi penasaran!

Lemonilo mie instan!

Nih aku kasih gambarnya.

Di tempatku belum ada nih, bisa beli di marketplace gak?

Bisa banget! tapi kalau pengen dapet promo, bisa langsung di aplikasinya Lemonilo.

Lemonilo juga dikonsumsi loh sama Nola B3 dan keluarganya, The Baldys. Jadi, ceritanya, Nola pas anaknya MPASI itu sangat menjaga makanan anak-anaknya. Sama kek aku, dia masak sendiri, nyiapin sendiri. 

Terus, dia juga menerapkan hidup sehat. Makanan yang dikonsumsi sangat hati-hati dipilihnya untuk keluarga.

Jadi gimana, pilih mie instan yang biasa aja apa yang sehat? Huhuhu.

Mulai 25 Ribu, Daging Ini Praktis Dibawa & Awet Setahun



Sumber: Dok. Pribadi Muhtadin

Berangkat dari keprihatinan terhadap makanan yang kebanyakan cepat busuk, Abon MJ lahir. Abon yang terbuat dari daging ayam dan sapi ini awet dan praktis dibawa kemana saja. Dari alasan itulah pria bernama Muhtadin yang biasa disapa Kak Adin, mulai mengembangkan usaha rumahannya.

Sejalan dengan program pemerintah Jawa Barat yang menargetkan 100.000 wirausaha untuk berkarya, Kak Adin mengikuti pelatihan dari program tersebut dan kemudian mencoba membuat olahan abon yang diberi nama MJ yang merupakan singkatan dari Miftahul Jannah.

Olahan rumahan ini sudah banyak menyebar ke beberapa toko, bahkan  pesanan ke luar negeri seperti Arab Saudi dan Hongkong. Penjualan abon MJ menyasar  para wisatawan yang berkunjung ke Indramayu dan beberapa toko oleh-oleh di Jogja.

“Abon MJ ini merupakan abon asli daging, tanpa ada campuran kacang atau bawang goreng di dalamnya. Jadi isinya daging semua.” kata Kak Adin.

Abon MJ memiliki ketahanan yang terbilang lama. Cukup disimpan dalam kemasannya di suhu ruang, Abon MJ dapat bertahan setahun penuh. Memegang prinsip Rasulullah, yaitu jujur dan amanah, Kak Adin memulai usahanya dengan dengan membuat jumlah sedikit, lalu dititipkan ke warung-warung dekat rumahnya.

Baca juga: Inspirasi Cinta Bumi pada Grebeg Lebaran PLUT Jogja 2019

Pasang Surut Abon MJ

Membuka usaha abon pada tahun 2014, usaha abon Kak Adin mengalami pasang surut. Tantangan dalam membuat abon adalah memasak bahan dengan hati-hati. Jika tidak, bahan bisa saja gosong dan tak sedap lagi. Permodalan yang masih minim, banyaknya toko menerapkan sistem konsinyasi, dan terkadang cashflow yang belum stabil menjadi hambatan Kak Adin menjalankan usahanya. Bahkan pernah produksinya menjadi dua kali lipat dari biasanya karena tidak bertanya detail saat mengambil bahan.

Untunglah, pada musim puasa dan haji, permintaan abon cenderung naik. Tak tanggung-tanggung, terjadi kenaikan pesanan hingga 50%, bahkan bisa sampai 70% saat pelanggan membutuhkan. Namun, terkadang penjualan abon menurun dikarenakan tempat. Biasanya tergantung toko yang dititipi abo ramai atau tidak. Rutin promosi baik online maupun offline menjadi solusi utama saat permintaan abon cenderung turun.

Selain memiliki usaha abon, Kak Adin juga seorang trainer dongeng. Ketika mengisi pelatihan mendongeng, Kak Adin menyinergikan abon dengan dongeng dan menitipkan jualan abon kepada panitia sering membuahkan hasil. Selain peserta pelatihan mendongeng mendapatkan ilmu, mereka juga bisa membeli Abon MJ.

Tentang Abon MJ

Bahan utama abon adalah daging, baik daging ayam maupun sapi. Daging yang telah dipotong-potong akan diproses, digoreng, ditiriskan lalu dikemas. Dalam sehari sekitar 20 kilogram daging mentah dibutuhkan untuk diproses menjadi lima kilogram abon. Dua sampai tiga juta laba bisa didapatkan dengan asumsi produksi 30 kilogram abon setiap bulannya. Abon MJ ini sudah bersertifikasi halal MUI dan dinas kesehatan.

Usaha Abon MJ sampai saat ini masih dikerjakan oleh tenaga keluarga. Kak Adin mengaku ingin memiliki banyak karyawan dan memberi pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan Kak Adin dapat menggandeng masyarakat sekitar jika permintaan semakin banyak dan tidak bisa dipenuhi oleh tenaga yang ada sekarang.

Abon MJ yang diproduksi di Indramayu ini beralamatkan Jl. Lelea-Tugu, Pengauban RT 3/2 Lelea, Indramayu. Bisa juga akses melalui Google Map dengan kata kunci: abon serat MJ.

Penulis: Erdittya E. N.

Tulisan ini pernah diterbitkan di bernas.id tanggal 27 September 2017.



Begini Loh Cara UKM Kreatif Bisa Bikin UKM Maju

Menikmati sebuah cup of cokelat, dengan tajuk “Jajan Tonggo Nglarisi Konco” karya UKM Omah Jogja. (Sumber: Foto Pribadi)

“Aku selalu percaya, kreatif itu dilahirkan dari hal yang kere. Loh kok bisa?”

Me, 2019

Kere dan Aktif

Dulu ibuku pernah bercerita, mungkin lebih tepatnya bercanda. Bahwa kreatif itu berasal dari dua kata, yaitu kere dan aktif. Kalau bahasa Jawanya tuh, kere adalah miskin. Miskin di sini menandakan bahwa seseorang enggak punya sesuatu yang ia butuhkan.

Nah karena kere, dia menjadi aktif untuk memiliki hal tersebut. Pernah ngerasa terdesak karena harus mengerjakan sesuatu yang belum selesai? The power of kepepet inilah biasanya yang datang. Kreatif akan muncul di power ini.

Begitulah bincang siangku tadi bersama Bu Poppy, salah satu peserta pameran yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM di Yogyakarta . Di sebuah halaman Alun-Alun Sewandanan Pakualaman, aku selalu amazing atas kreativitas usahanya dan kemajuan yang sangat pesat.

Namun sebelum kita mengenal lebih dalam inspirasi dari Bu Poppy dan teman-teman UKM lain, mari kita lanjutkan melihat apa saja yang aku temukan di sana tadi siang.

Pelanggan DeHijau yang tertarik membeli makanan organik dan sehat untuk anaknya. (Sumber: Foto pribadi)

Gelar Produk UKM Kuliner

Hari ini tanggal 7 September 2019, aku bergerilya memborong jajan untuk camilan bocah (juga emaknya). Setiap acara gelar produk pelaku UKM Jogja ini, aku sangat excited.

Dulu, saat aku baru mengurus anak dan merasa sendirian, aku selalu mengeksplor ilmu dari media sosial dan internet. Di sana tuh banyak sekali ilmu yang tak aku dapatkan sebelumnya, salah satunya makanan/minuman sehat.

Jauh dari orangtua dan sanak saudara membuat aku dan suami belajar mandiri. Kudu kreatif agar bisa maju, seperti tema gelar produk hari ini. Makanya, ini sungguh relatable sama kehidupanku dan menginspirasiku untuk bercerita apa yang kudapat lebih detail.

Empat produk kreatif Bu Poppy. Dari kiri-kanan, tahap makanan anak dari 6 bulan (Sumber: Foto pribadi)

“DeHijau” by Bu Poppy: Semua Ini karena Kelahiran Prematur

Bu Poppy yang memiliki anak dengan kelahiran prematur dan membuatnya maju untuk usaha.

Seorang ibu pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Apa yang bisa seorang
ibu lakukan, itulah aksi heroiknya sebagai pembawa surga di telapak kaki.
Begitu juga Poppy Amalia. Ibu tiga orang anak ini memulai UKM-nya karena
dorongan cinta.

Sulungnya saat MPASI sangat berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Apa
daya, hanya Allah yang kuasa memberi rezeki kepada hamba-Nya. Bu Poppy pun
harus pasrah merawat anaknya yang lahir prematur.

For your information, anak yang lahir prematur memiliki berbagai pantangan
sebelum ia tumbuh dewasa. Dengan kekebalan tubuh yang tidak semaksimal anak
lahir pada waktunya, Sulung harus menjaga asupan yang masuk ke usus kecilnya.

Sambil memutar otak, beliau mencoba mengambil banyak ilmu dengan mencari.
Makanan organik dan sehat menjadi keharusan. Maka, setelahnya Bu Poppy harus
terjun ke dapur mengolah makanan ini.

Organik adalah alami atau natural. Akhir-akhir ini booming karena banyaknya
orang yang ingin sehat melalui makanan alami. Dari dr. Tan, sehatnya makanan
berawal dari makanan yang didapat dari sumber alami. Cara pengelolaannya tanpa
bahan buatan, misalnya pupuk organik dan lain sebagainya.

UKM Kreatif, UKM Maju

Nah, maka untuk menjadi maju, seseorang berawal dari akronim ‘kreatif’ tadi.
Tak punya kekebalan tubuh yang maksimal, membuat Bu Poppy aktif mencari cara
agar Sulung sehat. Dari godogan kreatif pula, dia bisa maju seperti sekarang.

Bu Poppy adalah sosok Srikandi yang kreatif pula dalam mengembangkan
usahanya. Tak tanggung-tanggung, dirinya selalu berinovasi dalam memanfaatkan potensi
penduduk sekitar Jogja.

“Semua bahan yang saya gunakan hampir organik, Mbak, kecuali cokelat. Cokelat itu semi organik, karena tanah di Jogja tidak mendukung,” tutur ibu lulusan sarjana pendidikan Bahasa Inggris ini.

Menggerakkan perekonomian orang lain berarti turut serta memajukan. Tak hanya itu, dengan bantuan Dinas di Provinsi, beliau maju untuk menambah total kekurangan 58% ekspor kuliner dari Jogja.

Dari total 60% UKM kuliner di Jogja, hanya 2% yang berdaya guna mengekspor produknya,” Bu Poppy membuatku tercengang.

Fi-az by Fifi, Adek SMP yang Berdaya Guna

Adek Fifi dengan sigap melayani.
(Sumber: Foto Pribadi)

Adek kecil kita ini, masih kelas 2 SMP. Namun, di hari Sabtu masa liburnya, dia malah nungguin stan minuman jamu bikinan ibunya.

“Aku lagi libur, Mbak. Jadi bisa bantu nungguin dagangan Ibu,” kata gadis kelahiran 2006 ini.

Selalu terenyuh dengan anak-anak yang mau membantu orangtua. Apalagi dengan keinginan anak itu sendiri. Kreatif seperti adek satu ini. Fifi, adek yang pintar menjawab pertanyaanku, sigap melayaniku.

“Jadi ini buat sampel aja, Mbak. Untuk produk yang dijual, pakai botol yang unik ini,” katanya sambil menyodorkan satu botol dengan harga hanya Rp5.000.

Memajukan usaha berarti mengembangkan sayap. Seperti itulah Fi-az Jamu ini. Selain titik penjualan di pinggir jalan, jamu dapat dibeli di Mirota Kampus.

Jamu yang botolnya unik, apalgi ada masa expired-nya. (Sumber: Foto Pribadi)

Aku suka dengan jamu ini karena produknya menyertakan label tanggal expired. Jarang jamu lain yang menggunakannya, kan? Aku pun jadi merasa aman mengonsumsinya.

Omah Jogja by Bu Cecilia: Kreativitas dalam Tajuk Usahanya

Melewati stan minuman dan langsung amaze sama tajuk “Jajan Tonggo Nglarisi Konco”. Dalam bahasa Indonesia artinya “Jajan ke tetangga, bikin laris teman”.

Omah Jogja dengan tiga varian minumannya, Dark Chocolate, Matcha dan Cokleat Susu, membuatku berhenti dan memesan satu gelas Dark Chocolate hangat. Siang itu Bu Cecil memberikanku semangat lewat senyum dan tajuknya.

Bener banget kalau tetangga adalah orang terdekat kita. Bahkan dalam Islam, tetangga harus kita ayomi, dibuat nyaman dengan keberadaan kita. Banyak konflik tetangga muncul karena tidak mengindahkan petuah Islam ini.

Bu Cecil yang murah senyum, menuang cokelat ke gelas dan mengaduknya untukku. (Sumber: Foto pribadi)

DI balik semua itu, membeli UKM tetangga membuat mereka berdaya. Sering enggak kita beli sesuatu yang sebenarnya ada di toko sebelah, tapi malah larinya ke swalayan kecil jauh dari rumah?

Inilah tajuk yang coba Bu Cecil angkat. Bahwa memberi manfaat dan rezeki ke tetangga membuat mereka maju. Kreatif yang bisa dilakukan karena berdaya dari kita. Setuju?

Ini 5 Cara Kreatif yang Bikin UKM Maju

Dari ketiga cerita Srikandi ini, aku jadi menyimpulkan ada 5 cara agar UKM kreatif lalu bisa maju. Baca satu per satu dengan ikhlas, ya. Walaupun masih belum sempurna, semoga cara-cara ini bisa menginspirasi.

1. Lakukan Dulu

Usaha bukanlah usaha jika ia hanya dalam pikiran saja. Saya sering berdebat dengan Bapak saya soal apa usaha yang akan beliau tekuni. Maklum, Bapak sudah pensiun. Beliau ingin mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan membuka usaha di rumah.

Sayang, beliau hanya merencanakan dan membayangkan. Aksi adalah segalanya. Memang, untuk keberanian orang yang berumur itu beda dengan usia di bawahnya. Dulu, saya malah tidak berpikir akan aksi saya yang nekat menjadi broker konveksi seragam.

Tapi walau begitu, saya selangkah di depan karena sudah mengecap gagalnya usaha. Setidaknya saya bisa lebih tahu bagaimana usaha dijalankan dan apa saja penyebab kegagalannya. Hanya saya memang hanya bertahan dua tahun saja.

Beda dengan Bu Poppy yang bertahan bahkan melejit sampai tujuh tahun dalam usahanya DeHijau ini. Dibangun dengan modal trust dari pelanggan, ia melebarkan sayap.

2. Pelanggan adalah Aset

Jika kamu tidak bisa merawat hubunganmu dengan pelanggan, ia akan menjadi orang yang sambil lalu. Begitu juga dengan UKM yang sedang berjalan tadi.

Adek Fifi dan ibunya dengan membuat banyak titik jualan di pinggir jalan. Ini membuat pelanggan tetap bisa membeli dekat rumahnya. Bu Cecil yang membuat berbagai varian minuman setelah pelanggan memintanya.

Pun dengan Bu Poppy yang akhirnya mengembangkan banyak produk sesuai permintaan. Pelanggan yang loyal akan kembali dan terus kembali. Meningkatkan trust mereka dengan membuat mereka tak lari, misalnya menjaga kualitas makanan tetap sama dengan SOP.

3. Tetangga adalah Modal

Modal sumber daya manusia memang kadang membuat suatu UKM merasa menjadi beban. Bagaimana tidak, jika SDM ini susah didapatkan karena terus menunggu yang terbaik.

Bu Poppy dengan semangat menjadi manfaat, berkeliling Jogja mencari petani bahan organik untuk produk olahannya. Bukan dengan mencari satu sumber, tapi semua sumber beliau sambangi.

Ada pengusaha tepung pisang organik di daerah Srandakan, Bantul; petani cokelat di Kulonprogo, juga petani beras organik di Panggungharjo, Sewon. Ini sebagian kecil orang yang dia ajak untuk bekerja sama.

4. Jangan Lupa Ilmu

Terkadang, seseorang lupa untuk terus meng-update ilmunya. Orang yang ingat untuk terus mengisi adalah orang yang merasa kosong, merasa kurang. Seperti pelaku UKM siang ini.

Bu Poppy, Adek Fifi dan Bu Cecil selalu mencari cara agar usahanya tidak stagnan, atau bahkan tutup. Bermacam komunitas diikuti, seperti PLUT-KMUKM yang telah memberi banyak bantuan terhadap UKM di Jogja agar terus maju.

Kelas yang meng-upgrade pelaku UKM, pelatihan khusus, hingga pameran yang setiap bulan diadakan akan menjadi tangga. Ilmu di dalamnya mahal, karena pemiliknya menambahkan tiap-tiap waktu.

Maka, UKM yang kreatif akan maju dengan ilmu yang dimilikinya. Semakin kuatlah penopangnya dan membuatnya bertahan dengan segala ujian.

5. Berinovasi

Setelah berusaha dengan apa yang sudah ditekuni, Bu Poppy banyak melakukan kemajuan. Bahkan Oktober ini dia dan teman-teman akan mulai menyambangi pelabuhan. Ini dilakukannya untuk menambah jumlah ekspor dari Jogja yang hanya 2%.

Dari 60% UKM kuliner Jogja, 58% hanya sampai di taraf nasional. DeHijau berinovasi untuk memajukan UKM dan berdaya guna bagi negara dengan melebarkan sayap ke ranah internasional.

Ini memang bukan hal yang mudah. Ekspor memiliki banyak syarat yang harus pelaku UKM lakukan agar kualitasnya setara apa yang diinginkan oleh pembeli. Namun, berinovasi akan menjadi pintu bagi para pelaku UKM dalam memajukan usahanya.

Kalau tidak dicoba, tidak akan tahu hasilnya, kan?

Hasil jajan di Gelar Produk Pelaku UKM 6-7 September 2019.
(Sumber: Foto Pribadi)

Lalu, kalau kita masih menjadi pelanggan dan belum menjadi pelaku UKM, bagaimana maju? Bisa banget! Berkaryalah dengan apa yang kau suka, juga apa yang kau bisa. Kreatif dan maju berasal dari diri apa pun medianya.

Bukankah dengan menggeluti apa yang sudah ada dalam diri, lalu menghasilkan dan berdaya beli di UKM lokal, kita bisa berpotensi lebih memajukan perekonomian negara. Semoga, ya!

Hasil memborong camilan dan minumal UKM lokal yang kualitasnya nasional. (Sumber: Foto Pribadi)

Tips Cegah Anyangan-anyangan, Jadi Ibu yang Aktif dan Percaya Diri

Kerjaan yang mengandalkan fokus di depan latop kayak gini bikin galau hati kalau sakit. Apalagi kaluarga jadi prioritas.
Sumber: Dok. Pribadi

Ibu Harus Sehat: Sebuah Quote

Menjadi seorang ibu itu dituntut sehat. Kalau kata quote-quote terkini tuh, ayah sakit, anak sakit, ibu tak boleh sakit. Hahaha. Tapi emang bener sih, ibu adalah koentji (kunci) di dalam keluarga. Ibu yang bisa menjaga kesehatan akan menularkan kesehatan juga kepada anak dan suaminya. Ibu yang sehat akan lancar bekerja dan berkarya.

Sayangnya, kesehatan tak selalu dapat terpelihara. Apalagi job seorang ibu yang 24 jam 7 hari non stop. Kayak saya, hehe. Saat mengerjakan pekerjaan rumah ditambah job menulis, saya sangat fokus. Sampai-sampai saya lupa main ke toilet buat pipis. Iya, saya menahan pipis karena malas ke kamar mandi.

Menahan pipis emang enggak sehat!
Sumber: ilustrasi/thinkstock

Pernah kan ya, saat kita merasa “duh tanggung” lalu menahan pipis dan akhirnya lupa sampai kebelet akut? Saya pernah, Saudara-saudara, dan akhirnya bikin kegiatan BAK (Buang Air Kecil) sakitnya minta ampun. Saluran kemih rasanya panas terbakar, pipis keluar sedikit-sedikit. Udah gitu enggak ngerasa tuntas. Sakit, ya Allah!

Akibat paling enggak nyaman adalah saya jadi berpindah fokus ke area saluran kemih terus menerus. Lagi ngerjain tulisan, duh pengen pipis. Lagi nyuci piring, duh pengen pipis. Ngurus suami dan anak, duh kebelet. Dan itu saya rasakan berhari-hari. Belum lagi saat ada event keluar. Ya Allah, so sad! Karena enggak tahan sama keadaan itu, akhirnya saya periksa ke dokter.

Kok, Bisa Sih Anyang-anyangan?

Dokter mendiagnosis saya terkena ISK. Gejala sakit yang saya rasakan membuat saya diberikan antibiotik untuk melawan bakteri E. Coli, si penyebab anyang-anyangan datang.

ISK adalah kependekan dari infeksi saluran kemih. Yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada saluran kemih. Ini terjadi karena mikroba. Eh tapi jangan khawatir dulu, ISK merupakan salah satu infeksi yang paling umum terjadi. 

Dari penelitian, 5 dari 10 wanita pernah mengalami ISK. Dua di antaranya mengalami ISK berulang. ISK biasanya kita sebut dengan anyang-anyangan. Eh, kenapa wanita ya yang lebih rentan? Boleh nih disimak biar kita bisa lebih aware. Secara anatomi saluran kemih wanita lebih dekat dengan anus.

Oya, penyebab ISK itu paling besar dari bacteria E. Coli. Hidupnya di saluran pencernaan. Biasanya ikut keluar lewat anus bersama feses. Bakteri ini yang enggak sengaja pindah ke saluran kemih dan nempel di dinding saluran. Kalau didiamkan, jadilah ISK. Hiiii!

Kapok dengan semua penderitaan saya yang bikin kegiatan sehari-hari enggak nyaman, saya sampai berada di fase, “Saya harus berubah!”

Alhamdulillah sekarang saya sudah punya tips pencegah anyang-anyangan tersebut. Mau tahu enggak? Mau tahu banget?

Tips Cegah Anyang-anyangan

Dari hasil belajar via internet, bertanya ke dokter, lalu ikut talkshow kesehatan, saya dapat tips ini nih untuk mencegah ISK atau anyang-anyangan. Cek yuk!

  1. Arah membasuh saat cebok. Ini termasuk cara membasuh/cebok setelah pipis. Karena kebiasaan, banyak orang yang salah arah saat cebok. Arah yang benar adalah membasuh dari depan ke belakang. Artinya saat cebok, bersihkan vagina dulu baru anus. Ini agar bakteri E. Coli tidak berpindah.
  2. Hindari toilet yang kurang bersih dan air kotor. Biasakan membawa air minum dalam botol. Saat darurat, air minum bisa dipakai membilas saluran kemih dengan aman.
  3. Jangan menahan saat kebelet pipis. Disarankan untuk setidaknya mengeluarkan air kencing maksimal 5 jam sekali. Saat kebelet, air kencing harus segera dikeluarkan.
  4. Biasakan membuang air kencing sebelum dan sesudah hubungan badan bagi pasangan suami istri. Saat hubungan, tubuh rentan memindahkan cairan dan saat itu bakteri rentan juga menyebar. Dengan membuang air kencing, sekalian membersihkan saluran kemih.
  5. Mengonsumsi makanan/minuman pencegah ISK. Minum air saja tidak cukup kalau kita sudah mulai anyang-anyangan. Mungkin membantu, tapi belum menyelesaikan masalah. Menurut penelitian, terdapat buah yang mengandung Proantocyanidin (PAC) dan berfungsi mencegah penempelan bakteri E. Coli pada dinding saluran kemih. Jadi, setelah E. Coli keluar dari tubuh bersama air kencing. Nama buahnya adalah Cranberry.
Buah Cranberry
Sumber: healthline.com

Cranberry, Ada Enggak sih di Indonesia?

Sayang banget, cranberry jarang ditemukan semudah pisang di Indonesia. Harganya juga mahal. Selain itu, buahnya harus dijus dulu agar dapat terserap. Nah, kabar gembira untuk kita semua, khususnya wanita, cranberry kini ada ekstraknya.

Serbuk cranberry kemasan satu kali konsumsi bisa didapatkan dalam Prive Urican Plus. Kayak gini nih penampakannya.

Sehari minimal minum Jus Cranberry 1 kali. Satu sachet 150 ml.
Sumber: Dok. Pribadi

Karena rasa asli cranberry sendiri yang agak pahit dan asam, Prive Uricran Plus menyulapnya dalam serbuk minuman yang manis asam. Teksturnya berupa granula atau serbuk, jadi gampang banget diseduh.

Air untuk menyeduh memakai air suhu normal saja. Prive Uricran Plus dibuat kemasan per boks 15 sachet isinya. Mau tahu komposisinya? Ini nih, ada 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit. C, 0,1 mg Lactobacillus achidophillus, 0,1 mg Bifidobacterium bifidum.

Untuk hasil maksimal, jangan lupa untuk mengonsumsi 2 gelas (@150 ml) jus Cranberry per hari. Berapa lama? Minum setiap hari, kurang lebih dalam 10 hari.

Nah, cara kerja Jus Cranberry Prive Uricran Plus ini persis seperti buah Cranberry. Jus ini mengandung Proantocyanidin (PAC). Pencegahannya dengan melibas penempelan bakteri E. Coli pada dinding saluran kemih. Jadi, setelah E. Coli keluar dari tubuh bersama air kencing, maka ISK pun hilang.

Amankah untuk ibu hamil?

Risiko selain wanita pada umumnya adalah ibu hamil. Biasanya para ibu hamil khawatir akan kesehatan janin saat mengonsumsi suplemen. Ibu hamil juga berisiko terkena anyang-anyangan lebih besar. Alhamdulillah, Prive Uricran Plus ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Lalu, Belinya di mana?

Kita bisa membelinya di toko apotek offline terdekat seperti Century, Guardian, Watsons, Kimia Farma, Viva health, dan apotek lain. Untuk memuaskan rasa kepo akan Jus Cranberry ini, kita bisa kunjungi uricran.id. Bisa juga kunjungi akun FB Prive Uri-Cran dan akun Instagram @uricran.id

Prive uricran datang, anyang-anyangan hilang!
Sumber: Dok. Pribadi

Alhamdulillah, karena saya sudah menemukan tips tepat mencegah anyang-anyangan ini, saya jadi merasa nyaman. Lebih percaya diri, aktif dan merasa bisa diandalkan oleh keluarga. Semoga apa yang sudah saya bagikan, dapat bermanfaat ya untuk kita semua. Aamiin.

Salam santun, Dhita Erdittya

#pruveuricran #womenscommunity #combiphar #JogjaSolo

Sumber artikel:

  • Hasil talkshow oleh dr. Muhammad Nurhadi Rahman, SpOG dengan tema Aktif dan Percaya Diri dengan Memelihara Saluran Kemih di The Rich Hotel Jogja, Sabtu, 13 Juli 2019.

Resto Wisata Joglo Pari Sewu, Menikmati Kuliner Sambil Bermain di Tepi Sungai

Kalau lagi weekend tuh, rasanya pengen refreshing bareng keluarga. Apalagi saya yang suaminya kerja dari Senin sampai Sabtu, bahkan kadang Minggu. Jadi, kalau ada kesempatan free aja sehari, suami atau saya pasti ngajakin main ke mana gitu.

Resto wisatanya seger banget yaa

Wisata Jogja menawarkan banyak pilihan. Ada pantai seperti Parangtritis atau Krakal, ada gunung seperti Merapi, ada taman bermain pendidikan seperti Taman Pintar, ada juga wahana bermain air dan lain-lain.

Biasanya, saya dan suami memilih tempat wisata yang setidaknya semuanya kejangkau. Yang paling utama tuh tempat bermain anak. Sekalian belajar di lingkungan wisata itu. Anak-anak kan perlu bereksplorasi biar banyak terstimulasi.

Selain bisa belajar, kami pun suka mencari tempat wisata yang aman dan nyaman bagi anak. Misalnya permainan di sana sesuai usia anak. Walaupun diawasi, terkadang anak-anak balita suka nyelonong hahaha. Lari ke sana kemari. Kan butuh banget tempat yang sesuai dengan mereka.

Kalau nyaman, kami memilih tempat yang ada toiletnya, musala/masjid, dan ada yang jual makan hehe. Asyik kan ya, bisa main. Abis itu capek dan laper, kami bisa langsung cus mengenyangkan perut. Apalagi anak kami yang kalau makan enggak bisa ditunda.

Pilihan wisata di Joglo Pari Sewu

Setelah lama enggak main bareng, Sabtu kemarin tanggal 13 April 2019, kami refreshing. Ada undangan ke Joglo Pari Sewu. Tempatnya di Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Sleman. Dari Candi Sambisari, kita bisa terus ke utara.

Kami datang pukul 8 pagi dan di sambut ramah oleh salah satu waitress. Setelah asyik berkeliling, berfoto dan lari-lari (anak saya maksudnya), kami diajak makan bersama dengan konsep yang wah! Kalau kamu mau membayangkan, suasananya kayak di pasar papringan yang ngehits itu. Iya, makannya di bawah rumpun bambu. Namanya Taman Bambu.

Monggo, mau pesan apa?

Uniknya, untuk makan kami hanya perlu bawa vocer. Jadi, saat di kasir, kita bisa menukarkan sejumlah uang dengan vocer tadi. Untuk weekdays, kita bisa menukarkan minimal Rp20.000 dengan empat vocer. Saat weekend, minimal Rp25.000 dengan vocer 5 eks. Jadi kalau dihitung, satu vocer bernilai Rp5000.

Vocer ini bisa dipakai juga untuk memasuki tempat wisata di resto ini. Ada rumah boneka dan naik floating boat kecil maupun besar.

Oya, kalau masih bingung soal pervoceran, di akhir tulisan saya tulis lengkap paket wisata dan biayanya ya.

Berapa sih vocer yang ditukar untuk setiap permainan?

Untuk rumah boneka, kita bisa menukarkan dua vocer per orang. Floating boat kecil hanya dengan tiga vocer dan ukuran besar dengan empat vocer.

Kalau untuk makanan, bagaimana menukarnya?


Nasi sayur buntil plus teri sambal. Lauknya tahu santan dan sate ati. Nyum!

Di area prasmanan, ada satu petugas khusus yang akan memandu kita saat pesan makanan. Begitu juga di area minuman. Yang kemarin saya pesan adalah nasi sayur (maksimal 2 macam sayur) seharga 2 vocer. Kalau ingin tambah lauk, bisa menukar vocer lagi. Saya pesen sate ati dan tahu jadi 1 vocer aja. Suami dan anak pesen sop cakar singkong seharga 1 vocer.


Sop cakar ayam singkong

Wedang Jahe dan Wedang Uwuh favorit!

Untuk minuman, suami pesen wedang uwuh dan saya pesen jahe. Masing-masing sama-sama bernilai 2 vocer. Kalau anak saya pesan jeruk hangat senilai 1 vocer.

Setelah kami mengenyangkan perut, wahana air menyapa untuk dinikmati. Karena anak enggak jadi bawa baju renang, plus kedalaman kolam renang alami sampai 2 meter, ya menikmati sungai yang bening dan berbatu menjadi pilihan. Duh, jadi inget masa kecil dulu ke sungai nyeser (menjaring) ikan. Hahaha.


Menyusuri sungai yang jernih.

Jangan khawatir, toiletnya deket banget kok sama sungainya. Jadi setelah selesai nyemplung, kita bisa langsung berganti pakaian.

Saat kami melewati jalan ke toilet, seorang anak sedang memanah sebuah papan sasaran. Nah, ini dia jemparingan course yang ada di Joglo Pari Sewu. Masih gratis loh kalau mau nyoba memanah.

Setelah asyik menikmati keindahan alam di dekat sungai, kami naik lagi ke dekat kasir. Di sana terdapat Rumah Boneka. Bisa membayangkan ya, apa aja isinya.

Rumahnya para boneka

Saat masuk, anak kami seneng banget memeluk banyak boneka. Apalagi ada temannya yang datang juga ke sana. Mereka main dengan gembira. Saat masuk, kita bakal disapa beraneka jenis boneka. Ada beruang, boneka donat, boneka tokoh kartun. Asyiknya, rumah ini beneran seperti rumahnya para boneka. Mereka semua punya ruang tamu, ruang makan, dapur, hihihi.

Oya, untuk masuk Rumah Boneka hanya dihargai dengan 2 vocer alias Rp10.000. Abis itu kita bisa puas mau foto ala instagram. Ya abis tempatnya emang instagramable sih.

Kenangan indah saat kecil kebanyakan didapat dari interaksi sama keluarga, terutama ayah bundanya. Nah, saat ada waktu untuk quality time, bisa banget kita cari tempat yang semuanya ada. Main, mengabadikan kenanga juga mengenyangkan.

So, resto wisata ini bisa jadi tempat rekomendasi di Jogja utara. Yang mau berknjung silakan kepoin:

  • www.jogloparisewu.com
  • IG: @jogloparisewu
  • FB: Joglo Pari Sewu
  • Twitter: @parisewu

Alamatnya di Bromonilan RT.008/RW.003, Bromonilan, Purwomartani, Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55571 .

Nih, saya kasih bonus foto-foto di sana yaa. Selamat menuliskan list tempat refreshing selanjutnya.


Nah, ambil makanan secukupnya aja ya. Jangan ada sisa.

Seneng banget ada resto yang peduli bumi kayak gini.

Area prasmanan makanan. Yuk dipilih-dipilih!

Area makan di bawah pepohonan dan dekat sungai.

Dari sini, kita bisa lihat sungai dari atas.

Paket Wisata
Untuk memudahkan dan memberikan pilihan yang menarik bagi pengunjung, Joglo Pari Sewu mempunyai banyak pilihan paket yang bisa dipilih sesuai kebutuhan pelanggan, dengan sistem pembayaran menggunakan kupon wisata yang bisa digunakan untuk pembayaran makanan, minuman dan keperluan wisata lainnya seperti masuk rumah boneka dan naik floating boat.

Nah, ini janji saya soal paket lengkapnya di Joglo Pari Sewu. Cek yuk!

Penukaran kupon bisa dilakukan di kasir atau meja yang disediakan dengan ketentuan:

  • Weekday : penukaran awal minimal Rp.20rb, mendapat 4 kupon
  • Weekend : penukaran awal minimal Rp25rb, mendapat 5 kupon

Kupon yang sudah didapat hanya berlaku untuk hari yang sama dan tidak bisa diuangkan kembali.

Paket Wisata Pagi Weekday
Paket wisata alam, berfoto di spot wisata alam sepuasnya dan sudah termasuk mendapat 4 kupon, hanya Rp.20.000/orang. Paket Wisata pagi weekday, berlaku di jam 07.00 – 09.00 WIB.

Paket Jajan Weekend

Paket wisata alam, berfoto di spot wisata alam sepuasnya dan sudah termasuk mendapat 5 kupon, hanya Rp.25.000/orang. Jika cuaca memungkinkan, menu makanan akan disajikan outdoor di Taman Bambu. Selain untuk jajan/kuliner, voucher juga dapat digunakan untuk masuk ke rumah boneka dan naik floating boat. Paket jajan Weekday berlaku di jam 07.00 – 10.00 WIB

Paket Wisata Air dan Rumah Boneka
Paket wisata berenang, naik floating boat dan masuk rumah boneka, hanya Rp20rb/orang atau 4 kupon, sangat ekonomis jika dibandingkan beli per tiket yang dikenakan harga normal yaitu:

  • Naik floating boat kecil : 3 kupon/orang/10 menit
  • Naik floating boat besar : 5 kupon/orang/10 menit
  • Masuk rumah boneka : 2 kupon/orang.

Paket Wisata Air dan Rumah Boneka berlaku di sepanjang hari dan jam operasional, 07.00 – 18.00, khusus untuk berenang dan floating boat, hanya sampai jam 16.00.

Wujudkan Anak Unggul Indonesia dengan Modul IYA BOLEH Dancow

Pernah enggak sih terpikir karena rasa protektif kita sebagai orangtua, lalu kita lebih suka ngelarang hal-hal yang anak minta untuk bermain? Misalnya nih, anak lagi suka nggali tanah, lalu dia pakai tangannya sampai warnanya hitam-hitam? Hihihi. Boleh enggak?

Ada orangtua yang jawab Boleh. Ada juga yang enggak ngebolehin. Bisa dipastikan, semua orangtua sayang anaknya. Semua orangtua pasti punya alasannya masing-masing sesuai tujuan pengasuhan keluarga.

Kali ini, kita bahas tentang orangtua yang bolehin aja ya. karena membolehkan itu udah good, but ada hal lain yang perlu disiapkan untuk menuju good ini.

Jadi, selamat dulu nih bagi orangtua yang sudah mau memndukung kebebasan anak bereksplorasi. Dari jawaban IYA BOLEH, kita sudah membuat anak mengembangkan kecerdasan. Tapi, apa iya kita cuma kasih jawaban saja tanpa ada persiapan?

Sebelum kembali ke persiapan, kita ngomongin tentang masa depan suatu bangsa yuk. Dari sumber modul sejuta iya boleh, hal ini ditentukan dari seberapa unggulnya kualitas generasi penerus, termasuk populasi anak.

Apa itu sih Modul Sejuta Iya Boleh? Nanti kita bahas di paragraf terakhir yaa.

Sumber: Modul Iya Boleh

Persiapan anak bebas bereksplorasi dimulai dari tiga pilar utama, yaitu:

Stimulasi

Untuk hal ini, stimulasi anak sesuai usianya. Tiap usia akan berbeda-beda masa tumbangnya (tumbuh kembang).

Dala hal kesehatan fisik, awasi tinggi anak saat usianya 1 tahun. Di sini, anak-anak akan mengalami fase tinggi badannya 1/2 dari masa dewasanya. Pada saat usia ini pun, otaknya mulai berkembang. Dia akan mencapai 80% saat anak 2 tahhun dan terus meningkat pada saat usia 5 tahun sebesar 10%.

Kita dapat mendukung eksplorasinya dengan stimulasi sebagai berikut:

Masa 1 Tahun: ajari anak bermain balok susun, mendengar dan menjawab pertanyaan anak.

Masa 3 Tahun ke atas: ajari anak mencuci tangan dan kaki, ajari anak huruf alfabet, dan ajari anak berlari dan bermain bola.

Usia 5 tahun ke atas: ajari anak bermain sepeda, bantu anak menuliskan namanya, dorong anak membantu pekerjaan rumah.

Cinta


Cinta paling utama adalah dari orangtuanya. Bonding kita dengan anak sangat mempeengaruhi. Biarkan anak belajar lebih banyak. Alih-alih melarang dia bermain tanah, mending kita siapkan secara aman. Jika usianya sudah melepas fase oral (ditandai dengan tidak memasukkan sesuatu ke mulutnya), orangtua bisa ikut menemani anak saat dia bermain. Malah, dukungan orantua yang seperti ini yang dibutuhkan.

Setelah anak sudah terbiasa mencoba, skillnya terasah. Baik skill motorik halus dan motorik kasar meingkat. Anak semakin cerdas karena bebas bereksplor.

Di saat skill motorik meningkat, anak akan fight. Kepercayaan dirinya akan ikut meningkat. Apa yang dia bisa lakukan, akan dia lakukan tanpa disertai kekhawatiran orangtua. Pernah enggak merasa anak ‘kesetrum’? Orangtua badmood, anak ikut rewel. Nah, ini akan terjadi sebaliknya dalam hal positif.

Nutrisi

Tantangan kita saat ini adalah penyakit yang mengancam anak. Dari penelitian, sebanyak 41,9% anak usia 1-4 tahun menderita ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Atas). Selain ISPA, diare mengancam anak rentang usia ini sebanyak 12,2%. Sebagaimana yang kita tahu, kejadian infeksi yang berulang akan menghambat tumbuh kembang mereka.

Maka, nutrisi yang seimbang merupakan kunci untuk membersamai anak menjadi Anak Unggul Indonesia. Misalnya, probiotik sebagai nutrisi perlindungan bisa didapat dari lactobacillus rhamnosus akan membantu lindungi saluran pernapasan, daya tahan tubuh dan juga saluran cerna.

Untuk memberi makanan bakteri probiotik tadi, inulin berperan besar sabagi prebiotik. Dengan adanya kedua hal tadi, risiko ISPA turun 37%, daya tahan tubuh mrningkat dan risiko diare turun sampai 63%.

Nah, semua manfaat ini bisa kita dapatkan di Netsle Dancow Advanced Excelnutri 1+, 3+ dan 5+. Baru-baru ini, 1 juta orangtua telah menyetujui untuk katakan IYA BOLEH. Dancow pun merespon bangga dengan meluncurkan Modul “Iya Boleh untuk Anak Unggul Indonesia”. Kita bisa mengakses secara online di sini.

Halaman dancow.co.id/dpc
BIsa login dulu, lalu aktivasi by email.

Selain modul, kita bisa mengecek sejauh mana pertumbuhan dan perkembangan anak, stimulasi yang kita bisa lakukan sesuai usianya apa aja, bagaimana kita mencintai anak kita pun dibahas di sana.

Tanggal 8 April 2019 kemarin, saya diundang untuk ikut membagikan informasi ini kepada semua orangtua. Acara dimeriahkan oleh berbagai adik-adik dengan tariannya. Selain itu, ada acara talkshow membahas tentang modul ini.

Asyiknya, dalam laman dancow.co.id, ada kuesioner yang bisa kita isi sesuai apa yang sudah dilakukan anak. Nah, ini hasil dari observasi Akhtar (3 tahun 10 bulan).

Alhamdulillah.

Ayah Bunda juga mau ikutan? Cus langsung ke www.dancow.co.id. Temnukan panduan kita sebagai orangtua, biarkan anak bereksplorasi dengan aman, dan terus pantau tumbuh kembangnya. Jadilah anak unggul Indonesia ya, Nak!

Menyantap Bebek Manalagi dan Menu Baru Lain di Ibis Kitchen Malioboro Yogyakarta

“Oh, dari bloger, silakan langsung parkir di sebelah sini.” Senyum ramah Pak Satpam Ibis
Malioboro Hotel sembari mengarahkan motorku ke sebelah gedung tempat parkir. Sore itu, saya diundang menikmati launching menu Ibis Kitchen Malioboro. Katanya bakal ada menu baru nih di sana!

Ibis Kitchen Malioboro berada satu atap dengan Ibis Malioboro Hotel. Bertempat persis di belakang Mal Malioboro (bahkan ada jalan penghubung dari hotel ke malnya). Ibis Kitchen berada di lantai dua gedung hotel. Sebelum memasuki lobi yang stylish dan luas, saya disambut pak satpam lagi. “Oh, gathering-nya di Ibis Kitchen, Mbak naik lift saja. Lantai dua lalu belok kanan. Mari saya antarkan.” Duh, ramah pisan euy. Udah dijelasin, tetep juga dianterin.

Tiba di lantai dua, saya langsung mengarah ke kanan. Di sana sudah berkumpul teman-teman saya yang mengabadikan dirinya dengan banner besar bertuliskan Gathering Bloger dan Media bersama Ibis Kitchen. Setelahnya, Mbak Manajer Ibis Kitchen memanggil kami untuk memasuki “tempat berperang”. Hahaha.

Selamat datang di Ibis Kitchen, salah satu restaurant hotel yang dibuat sangat trendy. Kaum pebisnis dan kawula muda bisa mengadakan pertemuan dengan sersan, serius tapi tetap santai, di sini. Berbagai spot yang instagramable sangat pas kalau kita mau mengabadikan kenangan bersama rekan sejawat atau bahkan keluarga, juga sahabat. Ada konsep unik bersemi outdoor dan modern. Setiap sore, akan ada atmosfer berbeda yang memenuhi ruang makan outdoor. Regular music jazz dan DJ deep house ditampilkan agar pengunjung dapat nyaman menikmati santap malam.

Bebek Manalagi disajikan! Cukup dengan Rp65.000, kita dapat menyantapnya ditemani free iced tea. Nasi-yang menurut saya lumayan banyak-dengan bentuk tumpeng, menghibur perut yang sedang keroncongan. Sambalnya pas, apalagi ada kriuk-kriuknya. Dagingnya lembut. Kalau dicocol ke sambal dan ditemani kriuk, pas banget di lidah, ya Allah! Oh ya, ini resep khasnya dari Chef Eka Surjawigena lho!

Setelahnya ada Sandwich Favorito, sebuah menu unik dari perpaduan daging ayam, mozzarella, dan sayuran. Tak hanya itu, ada french fries sebagai pengganti nasi. Sangat cocok untuk pelengkap hidangan para Sibukers (orang sibuk) yang enggak mau ketinggalan jam makan. Cukup dengan Rp35.000, kita bisa nyobain makanan unik ini.

Sandwich Favorito

Yang terakhir adalah Milky Yuzu. Susu? Bukan. Walaupun digadang dengan nama “milk“, sajian minuman ini bebas dari susu. Bagi Anda yang ingin merasakan susu tanpa alergi, Milky Yuzu bisa jadi alternatifnya. Campuran soda dan orange sunkist tanpa alkohol ini bisa menyegarkan hari kita.

Milky Yuzu

Apa cuma itu? No! Yang tadi itu adalah tiga menu yang baru launching Maret 2019 ini. Saya disuguhi berbagai jenis makanan (Mau lihat variannya? Saya post di akhir yaa). Ah, rasanya seperti surga dunia. Bahkan, di outdoor kitchen, kita bisa menikmati Barbecue party! Hanya dengan Rp89.000, kita bisa menikmati 1 pax-nya. Mau milih cumi, daging ayam, daging sapi, sosis, dll, kita hanya tinggal tunjuk saja. Petugas barbecue yang ramah akan menyiapkannya segera.

Pilihan varian barbecue. Tinggal tunjuk!
Mas, mau cumi yaa …

Oh ya, di sini saya mau post gambar varian makanan yang ditawarkan di Ibis Kitchen. Check dis out!

Sayang, enggak nanya nama menunya. :p
Aneka roti basah yang nyummy
Pizza!
Makan secukupnya, jangan ada sisa. The food too good to waste!
error: Content is protected !!