Cara Cegah Sembelit dengan Lidah Buaya

Pernah enggak merasa begah? Perut penuh dan berasa keras? Dibawa ke WC tapi enggak mau keluar juga? Rasanya enggak enak banget!

Bagi ibu yang multitasking, untuk merawat diri itu butuh perjuangan. Mencari me time di sela kerjaan rumah dan kantor, kudu pinter-pinter nyari celah.

Belum saat suami atau anak butuh bantuan, misalnya pas sakit. Apalagi daerah tempat saya bermukim sekarang lagi panas-panasnya. Jogja bagian selatan sedang kering dan berdebu. Wah, anak dan suami sakit gantian.

Nah, saya sebagai ibu dan istri malah enggak boleh sakit. Dan ini perlu banget jaga pola hidup yang bikin sehat. Ye kan?

Awal Mula Kena Sembelit

Saya seharian bisa duduk anteng di depan laptop. Entah membaca tulisan para writer, atau menyunting artikel website. Walau kantornya di rumah, tetep aja kerjaan kudu beres kan?

Nah, kelamaan duduk itu juga penyebab sembelit. Apalagi kalau asupan makanan sesuka gue. Jarang makan serat seperti buah-buahan. Huhuhu. Setelah banyak browsing, saya nemu tuh makanan alami untuk kesehatan pencernaan. Sembelit bisa distimulasi dengan jus lidah buaya.

Lidah Buaya dan Herbadrink
(Sumber: Dok. Dhita)

Manfaat Lidah Buaya bagi Kesehatan Pencernaan

Menurut alodokter.com, mengonsumsi jus lidah buaya bisa mencegah sembelit. Kandungan anthraquinones yang ada di dalamnya memiliki efek laksatif. Sayang, penggunaannya kudu super duper hati-hati. Keamanannya belum terbukti. Wah, hmm saya mikir lagi nih jadi apa enggak ya?

Lidah buaya ternyata menyebabkan kram dan nyeri perut kalau dikonsumsi berlebihan. Kandungan lateks dalam jumlah yang berlebihan juga bisa menyebabkan diare, gangguan ginjal, gangguan elektrolit, dan gangguan fungsi hati (alodokter.com). Hmm lebih ngeri ya?

Resep Minuman Lidah Buaya Praktis

Setelah browsing sana-sini lagi, saya nemu tuh cara gampang bikin minuman dari lidah buaya. Lidah Buaya Herbadrink Free Sugar. Caranya gampang tinggal larutin aja 1 sachet ke dalam gelas kira-kira 150 ml. Bisa pakai air panas atau air dingin.

Favoritku sih pakai air dingin. Apalagi tambah es. Seger banget di kala Jogja panasnya hot hot potato! Ini juga kesukaan suami saya sih. Es seger katanya. Emang enggak kerasa manis banget kayak sirup ya, soale free sugar. Tapi ini bisa banget buat penderita diabetes.

Ya jadi pengawas, jadi manajer, jadi planner. Ibu aktif mah apa aja ya diborong.
(Sumber: Dok. Dhita)

Segarnya Herbadrink Lidah Buaya

Minuman ini termasuk herbal alami. Dibuat dari resep tradisional dari Indonesia asli. Saya suka karena aman dengan proses teknologi modern. Pastilah sudah teruji klinis.

Yang suka natural, ini bahannya alami. Tanpa pengawet dan tanpa tambahan perisa. Enggak cuma Lidah Buaya nih yang sugar free, ada Herbadrink Sari Jahe Sugar Free, Sari Temulawak Sugar Free dan Chrysanthemum Sugar Free.

Kalau nyari yang varian reguler ada Sari Jahe, Temulawak, Kunyit Asam, Kunyit Asam Sirih plus Madu, Beras Kencur, Chrysanthemum, Kopi Ginseng.

Dalam Ibu yang Sehat Terdapat Jiwa yang Kuat

Menjadi ibu bekerja itu kudu strong. Mengonsumsi Lidah Buaya ini sangat membantu. Praktis dan NO ribet untuk kesehatan pencernaan. 

Selain pakai air es, bisa loh masukin kolang-kaling atau cincau. Ya seger, ya ngemil juga jadinya hahaha. Udah seger, pencernaan lancar, kan hati ibu senang ya. Bye bye perut begah!

Hari yang ambyar, tetep segar!
(Sumber: Dok. Dhita)

Kompetisi eSport Asia Pacific League Predator 2020 dan Triton 300

Online Qualifier II Asia Pacific League 2020 di Yogyakarta
(Sumber: Dokumentasi Dhita)

Siapa yang dulu zaman kecilnya main game? Dingdong? Gimbot? Tamagochi? Nintendo? Atau malah PS1? Tahun 90-an, saat SD, semua permainan tadi mengisi masa kecilku. Paling ampuh ya PS1. 

Bisa dibilang, game itu hiburan bagi para pelajar saat itu. Di saat weekend saja, aku boleh berpuas-puas menstimulasi jari jempol dan jari telunjuk juga tengah. Untuk apa? Ya mencet stick PS hehehe. 

Temen Masa Kecil, PS1
(Sumber: idntimes)

Dulu, aku enggak sampai mikir kalau sekarang bakalan ada main game dibayar. Makanya sih Ibu suka melarang main game, lah wong taunya emang cuma buat hura-hura!

Asia Pacific Predator League, Total Hadiah 5 Miliar Rupiah!

Lain dulu, lain sekarang. Para gamers profesional bermunculan. Bahkan ada perlombaan game yang hadiah totalnya sampai 400.000 USD! Namanya Asia Pacific Predator League. Di tahun ini, musim kedua dimulai bulan ini. Bagi yang mau mendaftarkan timnya untuk ikutan, bisa lewat predator-league.com.

Sumber: predator-league.com

Sekilas tentang Asia Pacific Predator League 2020, penyelenggaranya adalah Acer, lho. Selama 2018 dan 2019, kompetisi eSport ini sukses. Dari 10 negara yang ikut, kini sudah ada tambahan 7 negara. Bahkan ribuan tim dari negara di Asia Pasifik akan berpartisipasi. Wow! DOTA 2 & PUBG menjadi games yang dipertandingkan. 

Total 17 negara  ini antara lain Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, Vietnam, Australia, India, Singapura, Hong Kong, Macau, Japan, Korea Selatan, Taiwan, Mongolia, Sri Lanka, Bangladesh, dan Myanmar). Nantinya babak final akan dilangsungkan di Manila, Filipina tanggal 22 – 23 Februari 2020 di SM Mall of Asia Arena, Kota Pasay.

Nah, kemarin keseruan kami adalah acara nonton bareng bersama dengan Brand Ambassador Predator Gaming, caster dan acara komunitas. Acer mendatangi kota dengan julukan istimewa ini, sebagai kota pertama, bersama dengan komunitas gamers di kota ini menyaksikan live streaming final pertarungan team-team terbaik di Online Qualifier II.

Triton 300, Bikin Kamu Bisa Ngegame di Mana Pun

Ngomong-ngomong, bagi pada gamers, perangkat yang memadai dan lengkap untuk game jadi nomor satu. Apalagi gamer profesional. Dari situlah, Acer menciptakan satu-satunya laptop yang ringan tapi tetap unggul untuk para gamers. Namanya Triton 300.

Selain nonton bareng Online Qualifier Predator League 2020, Pak Andreas dari Acer juga ngenalin laptop gaming terbaru. Namanya Predator Triton 300 (PT315-51). Nama Predator ini punya filosofi menjadi pemangsa. BIar para gamers maksimal ‘memangsa’ para lawan dengan bantuan deretan perangkat gaming yang terlengkap, salah satunya produk dari Acer. 

Asli laptopnya tipis. Aku udah nyoba pegang dan foto bareng loh (aku sholawatin juga siapa tahu rezeki ye kan). Walau tipis, performa dan fiturnya tetep andalan. Dibungkus dalam desain kompak dengan solid metal chasing bikin laptop ini elegan.

Sholawatin ah biar dapet laptop ringan dan bagus buat nge-game ini.
(Sumber: Dokumentasi Dhita)  

Memiliki cooling system terbaik dengan 4th gen aeroblade 3D fan yang memiliki 59 bionic blade sehingga menghasilkan 45% airflow improvement. Hai kamu, gamers yang mobile, kamu bisa bertanding dari mana saja sekarang. Karena apa? Predator Triton 300 tetap nyaman dibawa ngegame ke mana-mana! Uhuy!

Laptop ini diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-9 yang dipasangkan dengan NVIDIA® GeForce® GTX 1650 GPU, serta menawarkan pengalaman visual lebih imersif dan detail berkat 144Hz FHD IPS display, dan dual slot NVMe untuk solusi upgradeable yang lebih leluasa. Selain itu, Predator Triton 300 juga didukung teknologi RGB keyboard yang memberikan variasi warna yang keren saat dimainkan.

Saat ini juga merupakan kesempatan terbaik untuk mendapatkan perangkat gaming dari seluruh lini Predator melalui beragam promo yang berlangsung selama periode Predator League 2020. Promo unggulan antara lain cashback hingga Rp 2 juta, ataupun hadiah langsung berupa gaming gears untuk pembelian perangkat Predator Gaming tertentu.

Laptop gaming tipis Predator Triton 300 (PT315-51) telah ditawarkan mulai dari Rp16.999.000 disertai dengan bonus Predator Backpack. Yuk langsung klik di  http://acerid.com/predator ya, biar kamu dapat paling murah plus promo!

Acer, Predator League dan PS1

Kalau zaman dulu, aku main PS1 kudu ke rumah saudara sepupu yang jauh. Kini ada Triton 300 yang ngegamenya bisa dibawa ke mana aja. Enggak perlu ada TV kayak pake PS1. Enggak kudu ada PS1 yang dicolokin ke TV juga. Simpel banget.

Acer emang mantap bikin perangkat gaming satu kesatuan utuh. Kamu para gamers, kudu wajib punya produk dari Acer ini deh. Dijamin, pengalaman game kamu jadi lebih hidup!

Kisah Nyata: Pesta Dadakan dan Wafer Tumpuk

“Nanti sore ke rumahku ya. Ada pesta.”


Begitu kata mulut kecil berusia 9 tahun. Entah angin  apa yang membawanya membuat pesta kecil di rumahnya. Ibunya pasti akan  terkejut jika mengetahui putrinya tiba-tiba mengundang semua teman perempuan sekelasnya datang ke rumah.


Terlintas sebuah ide kreatif, walau sangat sederhana di pikiran penyuka boyband Westlife itu. Roti ulang tahun Wafer! Dengan cara menumpuknya, wafer akan menjadi bahan yang cocok untuk membuat suasana sore nanti meriah.


Digenggamnya uang beberapa ratus rupiah. Berjalanlah ia ke warung dekat rumah. Tak sampai 5 menit, ia sudah berada di ruang tamu dengan 2 bungkus wafer bermerek nama tarian latin.
Ini bagusnya pakai alas baki bunga sepatu itu, gumamnya. Dengan  berlari, ia mencari alas rotinya. Pasti nanti rotiku unik banget deh, pikir anak gadis berkulit sawo matang itu.


Wafer telah selesai ditumpuk. Persis bentuk piramida yang ada di Timur Tengah. Lilin putih sisa penerangan di kala mati listrik membuat hidangan itu pantas diberi nama roti ulang tahun. Setidaknya ini pantas bagi gadis kecil itu.


“Apa? Pesta? Kamu ngundang temenmu datang ke pesta ulang tahunmu?” Terkaget-kaget, ibu berusia kepala tiga itu membelalakkan mata. Ditatapnya putri kecil pertamanya. Ada sebuah harapan di sana.


“Ya, sudah. Nanti yang datang berapa orang? Kamu cuma bikin roti wafer ini aja?” tanya ibu sembari menunjuk roti unik piramid di meja ruang tamu.
“Teman cewek semua, Bu. Kira-kira 14. Iya, cuma itu.” Dhita, nama gadis kecil itu, tersenyum dan menampakkan giginya.


Menghela napas dan mengelus dada menjadi hal yang dilakukan Ibu Dhita. Tapi dengan sigap beliau menyuruh anaknya membelikan semua hal yang dibutuhkan untuk pesta.


Mungkin perempuan yang berprofesi Guru itu berpikir bahwa menyenangkan anak di usianya yang genap 9 tahun ini sekali-kali tak apa. Toh dia sudah bekerja keras mengundang semua temannya dan membeli dua bungkus wafer untuk menjamu mereka.


“Nih, sana, beli jajan. Tiga macam. Jumlahnya 14 ya masing-masing. Nanti Ibu bungkus pakai kresek, untuk oleh-oleh temanmu saat pulang.” Dhita bergegas lari ke warung tempat ia membeli wafer. Kali ini, dia memborong banyak.


“Dhita, selamat ulang tahun.” Azan Ashar baru selesai beberapa menit yang lalu. Satu per satu teman kelasnya datang membawa kado dan memberinya ucapan.

Tibalah di puncak acara, gadis tomboy penyuka celana pendek ini meniup lilin putihnya dengan rasa bahagia. Sebelumnya, anak perempuan berjumlah 14 menyanyikan lagu Selamat Ulang Tahun dengan  lirik akhir Tiup Lilinnya. Seperti pesta ulang tahun kebanyakan.


Fuuuhhh!
Tepuk tangan keras mengiringi matinya api lilin. Makan jajan dan minum es sirup menjadi penutup pesta kecil dadakan sore ini. Saat jarum pendek menunjukkan angka 5, teman-teman Dhita mulai pamit sambil membawa tentengan.


Ibu tersenyum bahagia melihat anaknya bahagia pula di pesta dadakannya itu. Kado yang sudah diberikan, ia buka satu per satu. Kado terunik yang dia buka adalah sabun mandi yang wangi seperti di iklan TV.



Dua puluh tahun yang lalu terlewati sudah. Aku mengingat lagi peristiwa yang memang paling unik di kala jumlah usiaku bertambah. Pada 20 tahu  yang lalu, aku tak berpikir banyak untuk membuat sebuah pesta yang kiranya sama dengan pesta ulang tahun kebanyakan.


Jika di usia ini ini aku memiliki ide kreatif lain, pastilah aku akan berpikir banyak untuk mewujudkannya. Apakah dananya mencukupi? Apakah aku harus mengundang semua temenku? Atau teman yang mana yang bakal aku undang?

Terlebih lagi, aku pasti akan berpikir untuk apa aku merayakan pesta ulang tahunku di usia 29 ini? Bahkan sudah hampir beberapa tahun ini, aku jarang sekali membuat pesta, bahkan untuk untuk anakku sendiri.


Akhirnya aku hanya memutuskan, melewatkan  semua pesta dan beralih mensyukurinya dengan mengapresiasi diri.

Kamu sudah bekerja dengan baik, Dhita!
Kamu sudah belajar banyak dari kehidupanmu.
Kamu selalu berjuang untuk lebih baik lagi.

Dan masih banyak lagi kalimat apresiasi untuk diri.
Mengapresiasi diri berarti mensyukuri nikmat Allah. Karena Dia, aku sekarang seperti ini.


Ehm, kali ini, aku punya ide kreatif juga sih sebenernya. Bukan pesta kejutan. Aku hanya meminta kedua laki-lakiku di rumah memotong rambutnya yang sudah panjang agar rapi. Itu saja. Semoga terkabul.

Kalau kalian, bagaimana menyikapi berkurangnya usia?

Bantul, 1 November 2019.

Tulisan ini untuk mengapresiasi diri yang bertumbuh di usia ini (29). Barakallahu fiik.

YIS, Sekolah Internasional di Yogyakarta dengan Kurikulum IB

Saat anak sudah mulai siap sekolah, entah dari kesiapan umur, kesiapan fisik atau kesiapan mentalnya, orangtua akan bergerilya memasukkannya ke sekolah. Bagi para orangtua di Yogyakarta, apakah Anda sedang mencari sekolah internasional di Yogyakarta? Bagi yang sudah menargetkan kesuksesan masa depan buah hati, Anda pasti butuh info ini.

Siswa-siswi YIS
Sumber: yis-edu.org

Kemarin saya berkunjung ke YIS (Yogyakarta Independent School) untuk ikut memeriahkan acara “Recognition Assembly” bersama dengan para siswa dan wali murid YIS.

Penghargaan Bagi Siswa SMP dan SMA YIS

Sebuah speech dari seorang siswa pada acara Recognition Assembly ini menggetarkan hati. Kata happy berulang dia sematkan saat diberi kesempatan mengungkapkan apa yang dia rasakan selama jadi siswa YIS di semester ini. 

Acara Recognition Assembly
Sumber: Dokumen pribadi

Sesuatu yang menyenangkan, happy, membuat anak terstimulasi untuk menikmati proses. Apalagi bagi anak preschool ya, seperti anakku (4 tahun). Metode belajar yang aku cobakan di rumah sukses membuatnya terus belajar karena menyenangkan. Tak ada tekanan harus bisa, tapi menstimulasinya untuk bisa dalam menikmati proses belajarnya.

Pusing karena tidak bisa membuat kurikulum sendiri di rumah? Sibuk? Sering keluar tanduk kalau nemenin anak belajar sambil bermain? Ya mendelegasikan kepada partner adalah salah satu jawabannya. YIS bisa banget jadi partner orangtua di Yogyakarta untuk mendapatkan banyak keuntungan untuk anak kita.

Apa itu Sekolah Internasional?

FYI, sekolah internasional itu harus diakui dan berlisensi dari Kemendikbud. Berita baiknya, pada 17 September 2019 lalu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia menerbitkan pernyataan resmi (dalam surat kabar Kompas) bahwa YIS sebagai sekolah ‘SATU DAN SATU-SATUNYA’ di Yogyakarta. 

Perform Siswa YIS di Recognition Assembly
Sumber: Dokumen pribadi

Saya baru tahu, ternyata, satu-satunya sekolah internasional di Yogyakarta yang sudah dapat pengakuan, ya YIS ini. Apalagi tidak cuma itu, kurikulum IB yang menjadi patokan anak belajar di luar negeri nantinya, misal Oxford, nilai di IB sangat membantu. 

Apa itu Sekolah IB di Yogyakarta?

Apa sih IB itu? IB merupakan kependekan dari International Baccalaureate, yaitu sebuah yayasan pendidikan berlabel internasional dan dirancang untuk mempersiapkan siswa menemukan bakat dan minat, juga keunggulan mereka dalam dunianya. 

Fokus sekolah IB di Yogyakarta ini pada pendidikan berbasis inkuiri, berpikir kritis dan mandiri. IB ini dasar dalam merencanakan kerangka kerja dan merupakan kurikulum YIS.

Ini 7 Alasan Kenapa Anda Harus Memasukkan Anak ke YIS

Dari kunjungan saya kemarin dan baca-baca informasi seputar YIS, hal-hal yang layak membuat jatuh cinta dengan YIS karena ini:

1. Sekolah yang Ramah, Lengkap, dan Aman Bagi Siswa

Mengenal pohon harus berkunjung ke kebun orang lain? Tidak harus kalau di YIS. Dilengkapi dengan outdoor yang sangat alami dan penuh dengan tanaman, siswa bisa langsung mengamati di kebunnya. Selain itu, siswa di YIS bisa banyak eksplorasi.

Outdoor Playground YIS
Sumber: Dokumen pribadi

2. Sekolah yang Open Minded dan Bertanggung Jawab

“Mom, menurut aku, kita tidak butuh menghafal hal-hal seperti itu. Kita hanya perlu berpikir dan mengungkapkan pendapat dari sebuah teori bla bla bla.” 

Seorang ibu menceritakan pengalaman anaknya di YIS yang menanggapi kekhawatirannya karena si anak tidak mau les di luar sekolah. Jawabannya sangat bijak dan berpikiran terbuka. Si anak tahu bahwa bukan itu yang dibutuhkan dia. 

Siswa di sini sangat bebas. Mereka boleh banget mengungkapkan pendapat mereka sesuai apa yang diyakininya. Namun, mereka pun dibekali dengan sikap bertanggung jawab atas apa yang sudah dikemukakan. 

3. Memiliki Tenaga Pengajar Dalam dan Luar Negeri

Mendengar siswa cas-cis-cus berbahasa Inggris, saya berpikir pastilah mereka berkomunikasi intens dengan para gurunya. Misalnya saja saya, tak akan mungkin bisa berbahasa Jawa Krama Inggil kalau dulu Mbah saya tidak rutin mengajak saya berbahasa Jawa terus setiap hari. 

Staf Pengajar YIS
Sumber: yis-edu.org

4. Siswa Cerdas Dilihat dari Kecakapan

Saat speech atau sambutan di acara Recognition Assembly, anak yang menyampaikan kesannya bersekolah tampak lancar mengungkapkan. Salah satu ciri anak cerdas adalah hal ini.

Pun saat sesi belajar dan istirahat, mereka terlihat antusias mengungkapkan pendapatnya. Kecakapan berkomunikasi dengan guru dan staf. 

5. Ruangan yang Terhubung

Desain ruangan di YIS itu terkoneksi satu sama lain. Saya menyebutnya tak bersekat walau bersekat. Artinya, guru dan siswa sangat besar potensinya untuk saling berkomunikasi kapan pun jika ada yang diperlukan. Lah wong keluar kelas, siswa bisa cepat menemukan ruang guru.

Denah ruangannya melingkar. Mirip tribun penonton di stadion, namun cakupannya pas sesuai dengan kebutuhan siswa dan guru. Jadi, aksi bullying yang dikhawatirkan orang tua, tak ada lagi berkat pengawasan langsung dari gurunya.

YIS dari lantai atas
Sumber: Dokumen pribadi

6. Tiap Kelas Dipenuhi dengan Fasilitas dan Sarana yang Lengkap

Suasana kelas yang cozy. Tak ada kelas meja panjang yang berjajar menghadap papan tulis. Bahkan tiap kelasnya warna-warni dan dilengkapi buku, globe, kursi bean, dan masih banyak lagi.

7. Memiliki Lapangan Sepakbola Internasional

Lapangan bola ini biasa dipakai untuk latihan klub bola internasional. Sebenarnya ada lagi lapangan bola internasional lain di Jogja, namun di YIS memiliki keunggulan tersendiri. Suasana asri mudah didapatkan. Area sekolah yang memiliki 6,5 hektar ini sangat cocok menjadi support olahraga dan kesehatan siswa.

Lapangan Sepakbola Internasional YIS
Sumber: Dokumen pribadi

Informasi Lengkap Tentang YIS

Selain itu, Anda bisa mendapat banyak informasi seputar YIS di Sekolah internasional di Yogyakarta. Untuk pendaftaran, tidak harus saat tahun pelajaran baru. Setiap hari dibuka pendaftaran! 

Tahun ajaran baru dimulai pada bulan Agustus setiap tahunnya. Biaya pun sangat bisa terjangkau dibandingkan sekolah internasional lain. Bahkan bisa dibayar dengan diangsur.

Usia berapa yang bisa bersekolah di sini? YIS membuka grade dari preschool sampai jenjang setingkat SMA. Jadi bagi Anda yang ingin anaknya bersekolah dalam satu yayasan yang lengkap grade-nya, di sini tempatnya.

YIS sangat terbuka untuk Anda yang ingin berkonsultasi langsung, survei sekolah, dan bertanya lebih lanjut. Jika mau mengunjungi YIS, Anda bisa mengikuti rute di Google Maps ini:

Klik di sini untuk masuk GMaps

Kurang lengkap infonya? Anda bisa langsung menghubungi kontak Yogyakarta Independent School berikut:

Nomor telepon: (0274) 5305147 dan 5305148

WhatsApp: 082241044242 dan 082243614678

email: info@yis-edu.org

FB Yisedu 

Instagram @yogyakartaindependentschool

So, tunggu apalagi? Anda bisa mulai merencanakan dari sekarang jika buah hati belum siap sekolah. Untuk yang berdomisili di Yogyakarta, Anda bisa langsung mendaftarkan anaknya sekarang juga. Yang di luar Yogyakarta, nantikan saja asrama yang sedang direncanakan untuk buah hati tercinta, ya.

Salam Hangat,

Dhita.

Bonus Foto di YIS

Playground
Sumber: Dokumen pribadi
Tangga penghubung
Sumber: Dokumen pribadi
Ruang multifungsi terfavorit
Sumber: Dokumen pribadi
Tetep nasionalis!
Sumber: Dokumen pribadi

Sumber Referensi:

  1. Wawancara dan Pengamatan dalam acara Recognition Assembly YIS pada tanggal 11 Oktober 2019.
  2. www.yis-edu.org
  3. www.ibo.org
  4. https://www.instagram.com/yogyakartaindependentschool
  5. https://www.facebook.com/yisedu/
  6. Google Maps

Catatan Editor: Penulisan Anda, Kapital atau Tidak?

Sebagai warga negara yang baik, memakai bahasa Indonesia secara baik pun sangat diperlukan. Akhir-akhir ini, sering saya temukan ada yang belum tahu cara menulis kata anda dengan benar.

Banyak yang menuliskan kata anda di mana pun kata itu berada dalam kalimat. Apakah kamu juga termasuk yang belum tau cara menulis anda?

Sejarah Penulisan Kata Anda

Rosihan Anwar, seorang wartawan zaman dulu pernah menjelaskan sejarah kata Anda. Tulisan itu terbit di Kedaulatan Rakyat tanggal 14 Februari 1977 dengan judul “Kata “Anda” Berusia 20 Tahun”.

Yang mencetuskan bukan Rosihan, melainkan seorang perwira AURI (Angkatan Udara Republik Indonesia) bernama Kapten Sabirin.

Beliau memperkenalkan Anda kali pertama dalam Surat Kabar Pedoman pada tanggal 28 Februari 1957 sebagai kata pengganti orang kedua.

Cara Menulis Anda dalam EYD

Dalam menulis, huruf kapital diperlukan dalam beberapa penyebutan nama. Misalnya nama orang, nama geografi, nama perusahaan atau apapun.

Nah, penulisan kata anda pada kalimat adalah memakai huruf awal kapital, yaitu Anda. Ini berlaku di mana pun kata itu berada. Saya akan beri contoh dengan beberapa kalimat.

Contoh 1

Anda sudah makan spageti tadi, apa Anda lupa?

Contoh 2

Saya tidak suka dengan Anda, maaf. Yang lain saja.

Contoh 3

Dia, Anda, dan saya berada dalam satu kelompok. Mari kita bekerja sama!

Bagaimana, sudah paham kan sampai sini?

Bahasa Indonesia, Bahasa Kita

Bahasa Indonesia kalau bukan kita, siap lagi yang akan merawat? Anak cucu kita akan hilang bahasa mereka sendiri dan tergeser dengan bahasa luar.

Bukannya tak boleh memiliki kemampuan dalam bahasa lain. Malah dianjurkan untuk ‘menaklukan’ dunia. Tapi alangkah baiknya, bahasa kita sendiri harus paham dulu sebagai dasar.

Seperti penulisan Anda sesuai EYD atau sekarang bernama EBI (Ejaan Bahasa Indonesia) ini, apakah penulisan Anda kapital atau tidak, kita sudah mendapat jawaban yang tepat di sini.

Sampai sini, ada yang masih ingin ditanyakan? Mungkin nanti bisa jadi bahan saya menulis materi tulisan selanjutnya.

Selamat bersenang-senang dengan bahasa kita!

Cara Mengelola Keuangan UKM dan Keluarga untuk Ibu

“Financial Literacy is just as important in life such as the other basics”.

John W. Rogers, Jr.

Ke Mana Uang Usaha Kita?

“Duh, uang jualan yang kemarin di mana ya? Kok di dompet malah udah abis?”

Sounds familiar enggak, Bu? Uang jualan yang baru masuk dan buat muter beli stok, malah hilang tak bersisa. Aku pernah dan sering. Ternyata untuk mengelola usaha bagi ibu pemegang ekeonomi rumah tangga itu ada ilmunya sendiri.

Salahku juga sih, aku enggak serius juga memulai usaha. Tadinya aku nyoba cuma buat ngisi waktu dan alhamdulillah kalau ada untung. Bisa buat nambah jajab anak. Gitu aja. Tapi kok, lama-lama aku keteteran dan buntung.

Yuk bagikan tips mengelola keuangan kepada orang-orang tersayangdi sekitar Anda #IbuBerbagiBijak (Sumber: Foto pribadi)

#IbuBerbagiBijak, Talkshow dari Visa tentang Edukasi Finansial

Kemarin, aku tercerahkan banget. Alhamdulillah Visa sudah mengundangku menjadi peserta talkshow #IbuBerbagiBijak. Bahasannya cocok buat kita, Bu. Gimana sih cara ngelola uang usaha tapi kita pun ngelola uang rumah tangga?

Acara kemarin menghadirkan Prita Ghozy, edukator keuangan Indonesia. Belia enggak pelit ilmu loh. Makanya, di tulisan kali ini dan selanjutnya, aku bakal bocorin semua ilmu keren darinya. Ada juga Pak Noor Hafid, Kepala Bagian Industri Keuangan Non Bank OJK ikut berbagi cerita tentang investasi.

Tiga Kunci Mengelola Uang Usaha dan Uang Rumah Tangga (Pribadi)

Bahasan keduanya akan aku bagi jadi 3 (tiga) tulisan. Kali ini aku buka dulu dengan ilmu dari Mbak Prita. Setidaknya ada 3 kunci yang kusimpulkan dalam mengelola keuangan UKM.

Kunci pertama yang kudapat adalah, mau usaha apa pun, kita sebagai ibu jangan pernah bikin UKM yang enggak dapat untung! Mbak cantik Prita Ghozy menekankan ini.

Kalau dipikir-pikir, iya juga. Sebagai ibu, kita punya tanggung jawab mendidik anak dan mengurus rumah tangga. Misalnya kita sudah selesaikan prioritas di rumah dan perlu tambahan pemasukan, berarti kita harus serius.

Waktu, tenaga dan uang yang kita keluarkan untuk UKM kan di sela-sela me time, jadi harus berprofit.

Kunci kedua nih, yang tadi aku sebutkan, jangan mencampur uang UKM dengan uang dari suami. Catet! Lah, bukannya itu akhirnya jadi uang kita? Bener, tapi sesuai kunci pertama bahwa kita harus dapat keuntungan dari usaha, kita juga harus serius kelola keuangannya.

Itu berarti, memisahkan uang pun dilakukan dalam rangka merencanakan kelanjutan usaha kita. Pusing kan kalau mau beli stok untuk dijual lagi malah enggak ada uangnya? Bingung kan kalau mau ngitung modal dan untung (atau malah rugi) sudah oke atau belum jika uangnya enggak ada?

Kunci terakhir adalah mengelola keuangan dengan profesional. Ini nanti kita bahas selanjutnya di tulisan berikutnya ya. Bahasannya bakal lebih detail jika dibagi dua bagian. Tapi, aku akan bocorkan sedikit biar bisa membayangkan dulu.

Mengelola Keuangan UKM dengan Profesional

Pemateri Talkshow Visa (Sumber: Foto pribadi)

Seperti tajuk talkshow kemarin, bagikan tips-tips mengelola keuangan kepada orang yang tersayang, aku akan berbagi dengan cuma-cuma dengan kalian, Ibu. Semoga apa yang aku share bisa bermanfaat. Pelan-pelan ya bacanya, kosongkan gelas. Bismillah.

Ini semua materi dari Mbak Prita Ghozie. Aku coba tulis ulang apa yang kudapat. Bahasannya ada 5 bagian, yaitu:

  1. Tantangan Menjadi Pemilik Usaha
  2. Membuat Rencana Usaha
  3. Manajemen Keuangan
  4. Usaha dan Pribadi
  5. Tips untuk Womenpreneur

Tantangan Menjadi Pemilik Usaha

Yuk kita bahas nomor satu dulu. Apa sih yang menjadi tantangan para pemilik usaha? Setidaknya ada tiga tantangan:

  1. Mau Usaha Apa?
  2. Tidak Tahu Untung Versus Rugi
  3. Pertimbangan Lain

Ketiga tantangan itu jika dijelaskan lebih rinci akan menghasilkan ilmu awal memulai usaha. Usaha yang ingin dilakukan apakah merupakan hobi kita? Kalau mau dilakukan, ada enggak pasar atau marketnya nanti? Pas usaha, apakah kita suka dengan jam kerja kita nantinya?

Pertanyaan tadi kudu kita jawab agar kita bisa profesional nantinya. Setelah tantangan pertama, kita berlanjut ke tantangan kedua. Untung atau rugi?

Kadang, karena uang tercampur dengan uang suami, kita enggak tahu nih dapat untung atau buntung? Jadi kunci kedua dariku harus dilakukan, pisahkan keuangan. Kalau bisa punya masing-masing catatan arus kas, baik UKM maupun pribadi.

Lalu tantangan berikutnya, modal UKM dan biaya dari mana? Ini juga harus dipikirkan. Karena nantinya kita kudu mengembalikan modal itu atau bisa juga untuk mengmabangkan usaha kita. Apakah kita mau kerja sendiri atau gotong royong?

Tantangan-tantangan ini harus kita hadapi dan selesaikan untuk menjadi pelaku UKM yang profesional. Bahasan nomor 2 sampai 5, akan aku kulik lebih dalam di tulisan selanjutnya.

Sumber:

Talkshow #IbuBerbagiBijak tentang Edukasi Keuangan Visa oleh Prita Ghozie.

Begini Loh Cara UKM Kreatif Bisa Bikin UKM Maju

Menikmati sebuah cup of cokelat, dengan tajuk “Jajan Tonggo Nglarisi Konco” karya UKM Omah Jogja. (Sumber: Foto Pribadi)

“Aku selalu percaya, kreatif itu dilahirkan dari hal yang kere. Loh kok bisa?”

Me, 2019

Kere dan Aktif

Dulu ibuku pernah bercerita, mungkin lebih tepatnya bercanda. Bahwa kreatif itu berasal dari dua kata, yaitu kere dan aktif. Kalau bahasa Jawanya tuh, kere adalah miskin. Miskin di sini menandakan bahwa seseorang enggak punya sesuatu yang ia butuhkan.

Nah karena kere, dia menjadi aktif untuk memiliki hal tersebut. Pernah ngerasa terdesak karena harus mengerjakan sesuatu yang belum selesai? The power of kepepet inilah biasanya yang datang. Kreatif akan muncul di power ini.

Begitulah bincang siangku tadi bersama Bu Poppy, salah satu peserta pameran yang diselenggarakan Dinas Koperasi UKM di Yogyakarta . Di sebuah halaman Alun-Alun Sewandanan Pakualaman, aku selalu amazing atas kreativitas usahanya dan kemajuan yang sangat pesat.

Namun sebelum kita mengenal lebih dalam inspirasi dari Bu Poppy dan teman-teman UKM lain, mari kita lanjutkan melihat apa saja yang aku temukan di sana tadi siang.

Pelanggan DeHijau yang tertarik membeli makanan organik dan sehat untuk anaknya. (Sumber: Foto pribadi)

Gelar Produk UKM Kuliner

Hari ini tanggal 7 September 2019, aku bergerilya memborong jajan untuk camilan bocah (juga emaknya). Setiap acara gelar produk pelaku UKM Jogja ini, aku sangat excited.

Dulu, saat aku baru mengurus anak dan merasa sendirian, aku selalu mengeksplor ilmu dari media sosial dan internet. Di sana tuh banyak sekali ilmu yang tak aku dapatkan sebelumnya, salah satunya makanan/minuman sehat.

Jauh dari orangtua dan sanak saudara membuat aku dan suami belajar mandiri. Kudu kreatif agar bisa maju, seperti tema gelar produk hari ini. Makanya, ini sungguh relatable sama kehidupanku dan menginspirasiku untuk bercerita apa yang kudapat lebih detail.

Empat produk kreatif Bu Poppy. Dari kiri-kanan, tahap makanan anak dari 6 bulan (Sumber: Foto pribadi)

“DeHijau” by Bu Poppy: Semua Ini karena Kelahiran Prematur

Bu Poppy yang memiliki anak dengan kelahiran prematur dan membuatnya maju untuk usaha.

Seorang ibu pasti ingin yang terbaik untuk anaknya. Apa yang bisa seorang
ibu lakukan, itulah aksi heroiknya sebagai pembawa surga di telapak kaki.
Begitu juga Poppy Amalia. Ibu tiga orang anak ini memulai UKM-nya karena
dorongan cinta.

Sulungnya saat MPASI sangat berhati-hati dalam mengonsumsi makanan. Apa
daya, hanya Allah yang kuasa memberi rezeki kepada hamba-Nya. Bu Poppy pun
harus pasrah merawat anaknya yang lahir prematur.

For your information, anak yang lahir prematur memiliki berbagai pantangan
sebelum ia tumbuh dewasa. Dengan kekebalan tubuh yang tidak semaksimal anak
lahir pada waktunya, Sulung harus menjaga asupan yang masuk ke usus kecilnya.

Sambil memutar otak, beliau mencoba mengambil banyak ilmu dengan mencari.
Makanan organik dan sehat menjadi keharusan. Maka, setelahnya Bu Poppy harus
terjun ke dapur mengolah makanan ini.

Organik adalah alami atau natural. Akhir-akhir ini booming karena banyaknya
orang yang ingin sehat melalui makanan alami. Dari dr. Tan, sehatnya makanan
berawal dari makanan yang didapat dari sumber alami. Cara pengelolaannya tanpa
bahan buatan, misalnya pupuk organik dan lain sebagainya.

UKM Kreatif, UKM Maju

Nah, maka untuk menjadi maju, seseorang berawal dari akronim ‘kreatif’ tadi.
Tak punya kekebalan tubuh yang maksimal, membuat Bu Poppy aktif mencari cara
agar Sulung sehat. Dari godogan kreatif pula, dia bisa maju seperti sekarang.

Bu Poppy adalah sosok Srikandi yang kreatif pula dalam mengembangkan
usahanya. Tak tanggung-tanggung, dirinya selalu berinovasi dalam memanfaatkan potensi
penduduk sekitar Jogja.

“Semua bahan yang saya gunakan hampir organik, Mbak, kecuali cokelat. Cokelat itu semi organik, karena tanah di Jogja tidak mendukung,” tutur ibu lulusan sarjana pendidikan Bahasa Inggris ini.

Menggerakkan perekonomian orang lain berarti turut serta memajukan. Tak hanya itu, dengan bantuan Dinas di Provinsi, beliau maju untuk menambah total kekurangan 58% ekspor kuliner dari Jogja.

Dari total 60% UKM kuliner di Jogja, hanya 2% yang berdaya guna mengekspor produknya,” Bu Poppy membuatku tercengang.

Fi-az by Fifi, Adek SMP yang Berdaya Guna

Adek Fifi dengan sigap melayani.
(Sumber: Foto Pribadi)

Adek kecil kita ini, masih kelas 2 SMP. Namun, di hari Sabtu masa liburnya, dia malah nungguin stan minuman jamu bikinan ibunya.

“Aku lagi libur, Mbak. Jadi bisa bantu nungguin dagangan Ibu,” kata gadis kelahiran 2006 ini.

Selalu terenyuh dengan anak-anak yang mau membantu orangtua. Apalagi dengan keinginan anak itu sendiri. Kreatif seperti adek satu ini. Fifi, adek yang pintar menjawab pertanyaanku, sigap melayaniku.

“Jadi ini buat sampel aja, Mbak. Untuk produk yang dijual, pakai botol yang unik ini,” katanya sambil menyodorkan satu botol dengan harga hanya Rp5.000.

Memajukan usaha berarti mengembangkan sayap. Seperti itulah Fi-az Jamu ini. Selain titik penjualan di pinggir jalan, jamu dapat dibeli di Mirota Kampus.

Jamu yang botolnya unik, apalgi ada masa expired-nya. (Sumber: Foto Pribadi)

Aku suka dengan jamu ini karena produknya menyertakan label tanggal expired. Jarang jamu lain yang menggunakannya, kan? Aku pun jadi merasa aman mengonsumsinya.

Omah Jogja by Bu Cecilia: Kreativitas dalam Tajuk Usahanya

Melewati stan minuman dan langsung amaze sama tajuk “Jajan Tonggo Nglarisi Konco”. Dalam bahasa Indonesia artinya “Jajan ke tetangga, bikin laris teman”.

Omah Jogja dengan tiga varian minumannya, Dark Chocolate, Matcha dan Cokleat Susu, membuatku berhenti dan memesan satu gelas Dark Chocolate hangat. Siang itu Bu Cecil memberikanku semangat lewat senyum dan tajuknya.

Bener banget kalau tetangga adalah orang terdekat kita. Bahkan dalam Islam, tetangga harus kita ayomi, dibuat nyaman dengan keberadaan kita. Banyak konflik tetangga muncul karena tidak mengindahkan petuah Islam ini.

Bu Cecil yang murah senyum, menuang cokelat ke gelas dan mengaduknya untukku. (Sumber: Foto pribadi)

DI balik semua itu, membeli UKM tetangga membuat mereka berdaya. Sering enggak kita beli sesuatu yang sebenarnya ada di toko sebelah, tapi malah larinya ke swalayan kecil jauh dari rumah?

Inilah tajuk yang coba Bu Cecil angkat. Bahwa memberi manfaat dan rezeki ke tetangga membuat mereka maju. Kreatif yang bisa dilakukan karena berdaya dari kita. Setuju?

Ini 5 Cara Kreatif yang Bikin UKM Maju

Dari ketiga cerita Srikandi ini, aku jadi menyimpulkan ada 5 cara agar UKM kreatif lalu bisa maju. Baca satu per satu dengan ikhlas, ya. Walaupun masih belum sempurna, semoga cara-cara ini bisa menginspirasi.

1. Lakukan Dulu

Usaha bukanlah usaha jika ia hanya dalam pikiran saja. Saya sering berdebat dengan Bapak saya soal apa usaha yang akan beliau tekuni. Maklum, Bapak sudah pensiun. Beliau ingin mencukupi kebutuhan sehari-hari dengan membuka usaha di rumah.

Sayang, beliau hanya merencanakan dan membayangkan. Aksi adalah segalanya. Memang, untuk keberanian orang yang berumur itu beda dengan usia di bawahnya. Dulu, saya malah tidak berpikir akan aksi saya yang nekat menjadi broker konveksi seragam.

Tapi walau begitu, saya selangkah di depan karena sudah mengecap gagalnya usaha. Setidaknya saya bisa lebih tahu bagaimana usaha dijalankan dan apa saja penyebab kegagalannya. Hanya saya memang hanya bertahan dua tahun saja.

Beda dengan Bu Poppy yang bertahan bahkan melejit sampai tujuh tahun dalam usahanya DeHijau ini. Dibangun dengan modal trust dari pelanggan, ia melebarkan sayap.

2. Pelanggan adalah Aset

Jika kamu tidak bisa merawat hubunganmu dengan pelanggan, ia akan menjadi orang yang sambil lalu. Begitu juga dengan UKM yang sedang berjalan tadi.

Adek Fifi dan ibunya dengan membuat banyak titik jualan di pinggir jalan. Ini membuat pelanggan tetap bisa membeli dekat rumahnya. Bu Cecil yang membuat berbagai varian minuman setelah pelanggan memintanya.

Pun dengan Bu Poppy yang akhirnya mengembangkan banyak produk sesuai permintaan. Pelanggan yang loyal akan kembali dan terus kembali. Meningkatkan trust mereka dengan membuat mereka tak lari, misalnya menjaga kualitas makanan tetap sama dengan SOP.

3. Tetangga adalah Modal

Modal sumber daya manusia memang kadang membuat suatu UKM merasa menjadi beban. Bagaimana tidak, jika SDM ini susah didapatkan karena terus menunggu yang terbaik.

Bu Poppy dengan semangat menjadi manfaat, berkeliling Jogja mencari petani bahan organik untuk produk olahannya. Bukan dengan mencari satu sumber, tapi semua sumber beliau sambangi.

Ada pengusaha tepung pisang organik di daerah Srandakan, Bantul; petani cokelat di Kulonprogo, juga petani beras organik di Panggungharjo, Sewon. Ini sebagian kecil orang yang dia ajak untuk bekerja sama.

4. Jangan Lupa Ilmu

Terkadang, seseorang lupa untuk terus meng-update ilmunya. Orang yang ingat untuk terus mengisi adalah orang yang merasa kosong, merasa kurang. Seperti pelaku UKM siang ini.

Bu Poppy, Adek Fifi dan Bu Cecil selalu mencari cara agar usahanya tidak stagnan, atau bahkan tutup. Bermacam komunitas diikuti, seperti PLUT-KMUKM yang telah memberi banyak bantuan terhadap UKM di Jogja agar terus maju.

Kelas yang meng-upgrade pelaku UKM, pelatihan khusus, hingga pameran yang setiap bulan diadakan akan menjadi tangga. Ilmu di dalamnya mahal, karena pemiliknya menambahkan tiap-tiap waktu.

Maka, UKM yang kreatif akan maju dengan ilmu yang dimilikinya. Semakin kuatlah penopangnya dan membuatnya bertahan dengan segala ujian.

5. Berinovasi

Setelah berusaha dengan apa yang sudah ditekuni, Bu Poppy banyak melakukan kemajuan. Bahkan Oktober ini dia dan teman-teman akan mulai menyambangi pelabuhan. Ini dilakukannya untuk menambah jumlah ekspor dari Jogja yang hanya 2%.

Dari 60% UKM kuliner Jogja, 58% hanya sampai di taraf nasional. DeHijau berinovasi untuk memajukan UKM dan berdaya guna bagi negara dengan melebarkan sayap ke ranah internasional.

Ini memang bukan hal yang mudah. Ekspor memiliki banyak syarat yang harus pelaku UKM lakukan agar kualitasnya setara apa yang diinginkan oleh pembeli. Namun, berinovasi akan menjadi pintu bagi para pelaku UKM dalam memajukan usahanya.

Kalau tidak dicoba, tidak akan tahu hasilnya, kan?

Hasil jajan di Gelar Produk Pelaku UKM 6-7 September 2019.
(Sumber: Foto Pribadi)

Lalu, kalau kita masih menjadi pelanggan dan belum menjadi pelaku UKM, bagaimana maju? Bisa banget! Berkaryalah dengan apa yang kau suka, juga apa yang kau bisa. Kreatif dan maju berasal dari diri apa pun medianya.

Bukankah dengan menggeluti apa yang sudah ada dalam diri, lalu menghasilkan dan berdaya beli di UKM lokal, kita bisa berpotensi lebih memajukan perekonomian negara. Semoga, ya!

Hasil memborong camilan dan minumal UKM lokal yang kualitasnya nasional. (Sumber: Foto Pribadi)

Tips Cegah Anyangan-anyangan, Jadi Ibu yang Aktif dan Percaya Diri

Kerjaan yang mengandalkan fokus di depan latop kayak gini bikin galau hati kalau sakit. Apalagi kaluarga jadi prioritas.
Sumber: Dok. Pribadi

Ibu Harus Sehat: Sebuah Quote

Menjadi seorang ibu itu dituntut sehat. Kalau kata quote-quote terkini tuh, ayah sakit, anak sakit, ibu tak boleh sakit. Hahaha. Tapi emang bener sih, ibu adalah koentji (kunci) di dalam keluarga. Ibu yang bisa menjaga kesehatan akan menularkan kesehatan juga kepada anak dan suaminya. Ibu yang sehat akan lancar bekerja dan berkarya.

Sayangnya, kesehatan tak selalu dapat terpelihara. Apalagi job seorang ibu yang 24 jam 7 hari non stop. Kayak saya, hehe. Saat mengerjakan pekerjaan rumah ditambah job menulis, saya sangat fokus. Sampai-sampai saya lupa main ke toilet buat pipis. Iya, saya menahan pipis karena malas ke kamar mandi.

Menahan pipis emang enggak sehat!
Sumber: ilustrasi/thinkstock

Pernah kan ya, saat kita merasa “duh tanggung” lalu menahan pipis dan akhirnya lupa sampai kebelet akut? Saya pernah, Saudara-saudara, dan akhirnya bikin kegiatan BAK (Buang Air Kecil) sakitnya minta ampun. Saluran kemih rasanya panas terbakar, pipis keluar sedikit-sedikit. Udah gitu enggak ngerasa tuntas. Sakit, ya Allah!

Akibat paling enggak nyaman adalah saya jadi berpindah fokus ke area saluran kemih terus menerus. Lagi ngerjain tulisan, duh pengen pipis. Lagi nyuci piring, duh pengen pipis. Ngurus suami dan anak, duh kebelet. Dan itu saya rasakan berhari-hari. Belum lagi saat ada event keluar. Ya Allah, so sad! Karena enggak tahan sama keadaan itu, akhirnya saya periksa ke dokter.

Kok, Bisa Sih Anyang-anyangan?

Dokter mendiagnosis saya terkena ISK. Gejala sakit yang saya rasakan membuat saya diberikan antibiotik untuk melawan bakteri E. Coli, si penyebab anyang-anyangan datang.

ISK adalah kependekan dari infeksi saluran kemih. Yaitu penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang terjadi pada saluran kemih. Ini terjadi karena mikroba. Eh tapi jangan khawatir dulu, ISK merupakan salah satu infeksi yang paling umum terjadi. 

Dari penelitian, 5 dari 10 wanita pernah mengalami ISK. Dua di antaranya mengalami ISK berulang. ISK biasanya kita sebut dengan anyang-anyangan. Eh, kenapa wanita ya yang lebih rentan? Boleh nih disimak biar kita bisa lebih aware. Secara anatomi saluran kemih wanita lebih dekat dengan anus.

Oya, penyebab ISK itu paling besar dari bacteria E. Coli. Hidupnya di saluran pencernaan. Biasanya ikut keluar lewat anus bersama feses. Bakteri ini yang enggak sengaja pindah ke saluran kemih dan nempel di dinding saluran. Kalau didiamkan, jadilah ISK. Hiiii!

Kapok dengan semua penderitaan saya yang bikin kegiatan sehari-hari enggak nyaman, saya sampai berada di fase, “Saya harus berubah!”

Alhamdulillah sekarang saya sudah punya tips pencegah anyang-anyangan tersebut. Mau tahu enggak? Mau tahu banget?

Tips Cegah Anyang-anyangan

Dari hasil belajar via internet, bertanya ke dokter, lalu ikut talkshow kesehatan, saya dapat tips ini nih untuk mencegah ISK atau anyang-anyangan. Cek yuk!

  1. Arah membasuh saat cebok. Ini termasuk cara membasuh/cebok setelah pipis. Karena kebiasaan, banyak orang yang salah arah saat cebok. Arah yang benar adalah membasuh dari depan ke belakang. Artinya saat cebok, bersihkan vagina dulu baru anus. Ini agar bakteri E. Coli tidak berpindah.
  2. Hindari toilet yang kurang bersih dan air kotor. Biasakan membawa air minum dalam botol. Saat darurat, air minum bisa dipakai membilas saluran kemih dengan aman.
  3. Jangan menahan saat kebelet pipis. Disarankan untuk setidaknya mengeluarkan air kencing maksimal 5 jam sekali. Saat kebelet, air kencing harus segera dikeluarkan.
  4. Biasakan membuang air kencing sebelum dan sesudah hubungan badan bagi pasangan suami istri. Saat hubungan, tubuh rentan memindahkan cairan dan saat itu bakteri rentan juga menyebar. Dengan membuang air kencing, sekalian membersihkan saluran kemih.
  5. Mengonsumsi makanan/minuman pencegah ISK. Minum air saja tidak cukup kalau kita sudah mulai anyang-anyangan. Mungkin membantu, tapi belum menyelesaikan masalah. Menurut penelitian, terdapat buah yang mengandung Proantocyanidin (PAC) dan berfungsi mencegah penempelan bakteri E. Coli pada dinding saluran kemih. Jadi, setelah E. Coli keluar dari tubuh bersama air kencing. Nama buahnya adalah Cranberry.
Buah Cranberry
Sumber: healthline.com

Cranberry, Ada Enggak sih di Indonesia?

Sayang banget, cranberry jarang ditemukan semudah pisang di Indonesia. Harganya juga mahal. Selain itu, buahnya harus dijus dulu agar dapat terserap. Nah, kabar gembira untuk kita semua, khususnya wanita, cranberry kini ada ekstraknya.

Serbuk cranberry kemasan satu kali konsumsi bisa didapatkan dalam Prive Urican Plus. Kayak gini nih penampakannya.

Sehari minimal minum Jus Cranberry 1 kali. Satu sachet 150 ml.
Sumber: Dok. Pribadi

Karena rasa asli cranberry sendiri yang agak pahit dan asam, Prive Uricran Plus menyulapnya dalam serbuk minuman yang manis asam. Teksturnya berupa granula atau serbuk, jadi gampang banget diseduh.

Air untuk menyeduh memakai air suhu normal saja. Prive Uricran Plus dibuat kemasan per boks 15 sachet isinya. Mau tahu komposisinya? Ini nih, ada 375 mg Ekstrak Cranberry, 60 mg Vit. C, 0,1 mg Lactobacillus achidophillus, 0,1 mg Bifidobacterium bifidum.

Untuk hasil maksimal, jangan lupa untuk mengonsumsi 2 gelas (@150 ml) jus Cranberry per hari. Berapa lama? Minum setiap hari, kurang lebih dalam 10 hari.

Nah, cara kerja Jus Cranberry Prive Uricran Plus ini persis seperti buah Cranberry. Jus ini mengandung Proantocyanidin (PAC). Pencegahannya dengan melibas penempelan bakteri E. Coli pada dinding saluran kemih. Jadi, setelah E. Coli keluar dari tubuh bersama air kencing, maka ISK pun hilang.

Amankah untuk ibu hamil?

Risiko selain wanita pada umumnya adalah ibu hamil. Biasanya para ibu hamil khawatir akan kesehatan janin saat mengonsumsi suplemen. Ibu hamil juga berisiko terkena anyang-anyangan lebih besar. Alhamdulillah, Prive Uricran Plus ini aman dikonsumsi oleh ibu hamil.

Lalu, Belinya di mana?

Kita bisa membelinya di toko apotek offline terdekat seperti Century, Guardian, Watsons, Kimia Farma, Viva health, dan apotek lain. Untuk memuaskan rasa kepo akan Jus Cranberry ini, kita bisa kunjungi uricran.id. Bisa juga kunjungi akun FB Prive Uri-Cran dan akun Instagram @uricran.id

Prive uricran datang, anyang-anyangan hilang!
Sumber: Dok. Pribadi

Alhamdulillah, karena saya sudah menemukan tips tepat mencegah anyang-anyangan ini, saya jadi merasa nyaman. Lebih percaya diri, aktif dan merasa bisa diandalkan oleh keluarga. Semoga apa yang sudah saya bagikan, dapat bermanfaat ya untuk kita semua. Aamiin.

Salam santun, Dhita Erdittya

#pruveuricran #womenscommunity #combiphar #JogjaSolo

Sumber artikel:

  • Hasil talkshow oleh dr. Muhammad Nurhadi Rahman, SpOG dengan tema Aktif dan Percaya Diri dengan Memelihara Saluran Kemih di The Rich Hotel Jogja, Sabtu, 13 Juli 2019.

Cara Mendapatkan HAKI: Hak Kekayaan Intelektual

Saat main ke Twitter, saya lihat gambar yang menarik tentang Mendoan. Siapa yang belum tahu mendoan? Tempe bermandikan tepung goreng setengah matang dari Banyumas dan sekitarnya.

Tapi bukan karena penampakan produknya, penampakan kocak yang diunggah @personafikasi ini menjadi viral karena gerobak mendoan menggunakan logo brand restoran siap saji.

Pasalnya logo huruf ‘M’ berwarna kuning tersebut terpampang di gerobak miliknya dengan tambahan tulisan ”MenDoan’s” yang dibaca mendoan atau gorengan yang berasal dari olahan tempe. (Hitekno.com)

Nah, kamu tahu enggak kalau gambar viral tersebut menimbulkan potensi aduan perdata, bahkan pidana. Hanya karena nyomot gambar brand secara asal dan dimodif sendiri, ancaman denda beratus juta sampai dipenjara.

Ngeri kan, ya?

Makanya, kita sebagai pemilik usaha atau karya kudu tahu tentang KI. Biasanya dalam karya yang dikomersilkan ada tulisan Copyright. Atau kalau dalam bahasa Indonesia disebut hak cipta. Nah, hak cipta termasum dalam KI atau kekayaannya intelektual

Sumber: Suara.com
Hak Kekayaan Intelektual dibahas dalam Forum Sosialisasi di Yogyakarta

Nah, hari ini saya berkesempatan ikut Forum Sosialisasi Kepatuhan terhadap Hak Kekayaan Intelektual. Forum ini diselenggarakan oleh Kominfo, Kemenhumkam dan Dinas Koperasi UMKM.Dari Hotel Sheraon Mustika Yogyakarta, ketiga narasumber menyampaikan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual.

Kalau dari fenomena Mendoan’s tadi, kekayaan intelektual ternyata belum viral di masyarakat. Seperti yang disampaikan Pak Handi Nugroho, SH. MH, selaku Kasi Utama Kerja Sama Lembaga Non Pemerintah dan Monitoring Kemenkumham, kurangnya pemahaman masyarakat atas HAKI (Hak Kekayaan Intelektual) menyebabkan turunnya nilai ekonomis suatu usaha.

Banyak kasus hukum tentang hak cipta, dari tahun 2011-2016 saja sudah ada 662 delik aduan. Dulunya CD dan DVD yang banyak disalin ilegal merajai, kini unduhan dan streming ilegal merajalela. Dalam sebuah penelitian, Indonesia, Srilanka, dan Thailand memiliki ilegal KI sebanyak 90%, yaitu pemalsuan merek. Bahkan tak hanya itu, LPMM UI meneliti bahwa kerugian pemalsuan Rp65,09 T.

Kerugian HAKi sangat besar dan berdampak nyata dalam kehidupan sehari-hari. Perlu langkah strategis untuk meningkatkan kesadaran akan haki. Kominfo dan kemen hujan membuat 2015, nota kesepahaman sosialisasi guna mendukung akan hak masyarakat.
Maka dibuatlah forum ini. Sarana edukasi biar masy tau akan haknya dan mendaftarkan

Jenis-jenis HAKI

Secara umum, KI dikelompokkan dalam 2 bagian besar, yaitu:

  1. HAK CIPTA dan HAK TERKAIT;
  2. HAK KEKAYAAN INDUSTRI, yang mencakup: Paten; Merek & Indikasi Geografis; Desain Industri; Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu; Rahasia Dagang; dan Perlindungan Varietas Tanaman (PVT);

-Kekayaan intelektual
Sekumpulan hak-hak hukum
-Semua karya manusia dapat dilindungi
Tidak, hanya yang memenuhi syarat sesuai undang-undang
-Jenis-jenis KI
Hak cipta, paten, desain industri, perlindungan varietas tanaman (oleh Kementerian Pertanian),
-Mengapa perlu dilindungi
Agar bernilai ekonomi (ada nilai ekonominya).

Jika kita sudah tahu tentang HAKI, lalu gimana sih untuk mendaftarkan HAKI tersebut? Yuk kita cek tips pendaftaran HAKI:

Cara memperoleh perlindungan KI
1. Deklaratif
Hak cipta
Hak terkait
2. Konstitutif (sertifikat)
3. Diam-diam
Dijaga/disimpan keharisaan. Contob Rahasia dagang

Asas-asas Umum
1. Hak berlaku Nasional/teritorial (ada Konvensi untuk internasional
2. First to file system (kecuali hak cipta first time publish)
Buku hilang dan orang yang menemukan yang memiliki hak cipta (diumumkan).
3. Mensyaratkan kebaruan dan orisinalitas kec. Merek
4. Ada jangka waktu perlindungan dan tidak bisa diperpanjang kecuali merek (paten sederhana 10 tahun)
Hak cipta 70 tahun
5. Jenis detiknya delik aduan (harus pemiliknya yang mengadu)

Hak cipta adalah hak eksklusif pencipta yang timbul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif/pengumuman atas karyanya di bidang seni, literatur, dan ilmu pengetahuan.
Tuntut pidana bisa ditahan.

Hak terkait adalah hak Yang terkait dengan hak cipta seperti hak artis (performer), hak produser rekaman (producer of phonogram), hak lembaga siaran (broadcasting organization)
Misal merekam dan mempublikasikannya dari konser dll. Ilegal donloading dan illegal streaming yang paling banyak setalah ilegal DVD.

Merek adalah tanda yang dapat ditampilkan secara grafis berupa gambar, logo, nama, kata, huruf, angka, susunan warna, dalam bentuk dia dimensi dan 3 dimensi atau lebih unsur tersebut untuk membedakan barang dan jasa yang diproduksi oleh orang/badan hukum dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa.

Membuat merek dagang indomaret misalnya 250jt/gerai/jangka waktu.
80% dari aset adalah merek (KFC, mcd dll).

Tips pendaftaran KI
1. Tentukan jenis KI
2. Lakukan searching terkait KI

Arti penting
1. Sebagai jaminan kepastian hukum dan kepastian berusaha
2. Sebagai alat pengenal bisnis atau brand image
3. Sebagai alat promosi
4. Sebagai alat bisnis intangible
5. Sebagai sumber bisnis baru melalui invensi dan inovasi
5. Sebagai alat untuk meningkatkan daya saing atau posisi tawar perusahaan dalam perdagangan dan investasi.

Dalam 1 menit di dunia ada 347rb yang pakai instagram. Dari 4 dari 10 aktif di medsos. Tak bisa hidup tanpa HP dalam 7menit. Akses internet 8-11 jam. Baca buku 27 halaman pertama tahun (minat baca 60 dari 61)

Ancaman untuk Hoax, radikalisme, penipuan, pornografi, bullying, prostitusi, pelanggaran HKI, SARA, Hate speech

Bulan Mei ada pengaduan dari KI dan ditindaklanjuti. Seperti contoh pelanggaran mengklaim CS kompor Modena. Terbesar hoaks adalah dari medsos.

Dari Ibu Lusi selaku wakil dari Dinas Koperasi UMKM

Karakteristik UMKM
1. Ganti usaha sewaktu-waktu
2. Tempat usaha tidak menetap
3. Cepat puas (tidak mau mengupgrade produk yang bisa meningkatkan nilai ekonomi)
4. Belum melakukan administrasi keuangan dengan baik atau belum memisahkan keuangan keluarga
5. Jiwa wirausaha kurang diolah dan dikembangkan
6. Umumnya belum akses kpd perbankan karena kurang info

#CerdasHukum #forumHKIkominfo_yogya

Review Pengalaman Pakai Natur Hair Mask Aloe Vera

Review Memakai Natur Hair Care

Natur dan jenis perawatannya, salah satunya Natur Hair Mask.
Sumber: Foto Pribadi

Setelah memiliki anak, rambut menjadi nomor sekian untuk dirawat. Padahal perawatan diri itu harusnya nomor satu sebelum merawat orang lain ya. Apalagi saya suka berenang. Perawatan kudu lebih lagi.

Pengalaman keramas after renang pasti rontok banyak. Bau kaporit juga bikin rambut enggak nyaman. Kaku gitu. Dulu, kalau setelah renang, saya cuma pakai sampo aja. Perawatan lainnya enggak ada. Tapi setelah tahu ada hair mask gitu, saya coba pakai untuk tahu hasilnya.

Pengalaman ini selama satu minggu. Untuk catatan, hair mask disarankan untuk digunakan seminggu sekali. Saya pakai Natur Shampoo juga, varian ginseng. Kalau untuk Hair Mask, saya pakai Aloe Vera. Penjelasan detail produk akan saya jelaskan di akhir tulisan.

Penggunaan Pertama Natur Shampoo dan Hair Tonic

Untuk mendukung perawatan maksimal Hair Mask, saya ceritakan sekalian ya pengalaman memakai Natur Shampoo. Kalau di benak kalian, apa yang menggambarkan Natur Shampoo itu? Dulu, saya hanya tahu kalau Natur itu bau jamu. Hahaha. Maaf ya, Natur. Tapi emang bener, Natur yang dulu baunya masih mengganggu bagi saya. Tapi khasiatnya memang enggak bisa diremehkan. Top abis!

Nah, tanggal 3 Juli 2019, saya beruntung bisa ikutan pengenalan Natur terbaru. Di sini, variannya makin banyak. Dan yang paling suka itu adalah wanginya keren. Udah enggak ada bau jamu lagi. Untuk penggunaan pertama Natur Shampoo, hasilnya rambut saya kaku tapi wangi. Kenapa kaku? Penjelasan dari Natur sendiri adalah proses detoksifikasi.

Oh ya, untuk catatan, saya pakai setelah berenang. Jadi, perpaduan detoksifikasi dan kaporit yang ada di air kolam bisa jadi membuat rambut tambah kaku. Untuk perawatan rambut akhir, saya coba pakai Hair Tonic Natur. Caranya hanya ditaruh di kulit kepala dan memijatnya lembut.

Penggunaan Kedua Natur Shampoo dan hair Tonic

Dua hari setelah keramas pertama, saya coba lagi Natur Shampoo tadi. Kali ini saya coba saat tidak berenang. Oya, saran dari Natur sendiri, untuk sampo dipakai hanya di helai rambutnya saja. Untuk hair tonic, di kulit kepalanya.

Pemakaian kedua, rambut masih berasa kaku. Namun, saya takjub karena rambut rontok mulai berkurang. Biasanya, sebelum memakai Natur, rambut yang sengaja saya sisir memakai tangan akan banyak tertinggal di tangan.

Penggunaan ketiga natur shampoo dan Hair mask

Taraaa, inilah waktu saya memakai hair mask. Setelah keramas memakai Natur Shampoo, saya coba perawatan mingguan ini. Hair mask teksturnya mirip sampo Azalea (sampo satu brand dengan natur). Berwarna putih dan berbau harum.

Varian yang saya coba adalah Aloe vera. Fungsinya di sini melebatkan rambut. Kalau untuk saya, setelah pemakaian, rambut yang tadinya kaku jadi lembut. Oya, pemakaiannya hanya di helai rambut saja. Pertama, keluarkan mask sesuai panjang rambut. Kalau saya berambut panjang sebahu hanya memakai setengah kemasan saja. Setelahnya digosok ke seluruh telapak tangan. Jika sudah merata, saya aplikasikan di helai rambut.

Kenapa sih saya suka Natur?

Saya suka yang alami. Dulu sempet tahu kan kalau natur itu bau jamu. Kenapa? Ya, karena memang dibuat dari bahan alami, alami lebih baik kan. Kalau sekarang, masih sama, hanya diberikan ekstrak wewangian saja. Warna cairannya masih hitam coklat gitu.