Mulai 25 Ribu, Daging Ini Praktis Dibawa & Awet Setahun



Sumber: Dok. Pribadi Muhtadin

Berangkat dari keprihatinan terhadap makanan yang kebanyakan cepat busuk, Abon MJ lahir. Abon yang terbuat dari daging ayam dan sapi ini awet dan praktis dibawa kemana saja. Dari alasan itulah pria bernama Muhtadin yang biasa disapa Kak Adin, mulai mengembangkan usaha rumahannya.

Sejalan dengan program pemerintah Jawa Barat yang menargetkan 100.000 wirausaha untuk berkarya, Kak Adin mengikuti pelatihan dari program tersebut dan kemudian mencoba membuat olahan abon yang diberi nama MJ yang merupakan singkatan dari Miftahul Jannah.

Olahan rumahan ini sudah banyak menyebar ke beberapa toko, bahkan  pesanan ke luar negeri seperti Arab Saudi dan Hongkong. Penjualan abon MJ menyasar  para wisatawan yang berkunjung ke Indramayu dan beberapa toko oleh-oleh di Jogja.

“Abon MJ ini merupakan abon asli daging, tanpa ada campuran kacang atau bawang goreng di dalamnya. Jadi isinya daging semua.” kata Kak Adin.

Abon MJ memiliki ketahanan yang terbilang lama. Cukup disimpan dalam kemasannya di suhu ruang, Abon MJ dapat bertahan setahun penuh. Memegang prinsip Rasulullah, yaitu jujur dan amanah, Kak Adin memulai usahanya dengan dengan membuat jumlah sedikit, lalu dititipkan ke warung-warung dekat rumahnya.

Baca juga: Inspirasi Cinta Bumi pada Grebeg Lebaran PLUT Jogja 2019

Pasang Surut Abon MJ

Membuka usaha abon pada tahun 2014, usaha abon Kak Adin mengalami pasang surut. Tantangan dalam membuat abon adalah memasak bahan dengan hati-hati. Jika tidak, bahan bisa saja gosong dan tak sedap lagi. Permodalan yang masih minim, banyaknya toko menerapkan sistem konsinyasi, dan terkadang cashflow yang belum stabil menjadi hambatan Kak Adin menjalankan usahanya. Bahkan pernah produksinya menjadi dua kali lipat dari biasanya karena tidak bertanya detail saat mengambil bahan.

Untunglah, pada musim puasa dan haji, permintaan abon cenderung naik. Tak tanggung-tanggung, terjadi kenaikan pesanan hingga 50%, bahkan bisa sampai 70% saat pelanggan membutuhkan. Namun, terkadang penjualan abon menurun dikarenakan tempat. Biasanya tergantung toko yang dititipi abo ramai atau tidak. Rutin promosi baik online maupun offline menjadi solusi utama saat permintaan abon cenderung turun.

Selain memiliki usaha abon, Kak Adin juga seorang trainer dongeng. Ketika mengisi pelatihan mendongeng, Kak Adin menyinergikan abon dengan dongeng dan menitipkan jualan abon kepada panitia sering membuahkan hasil. Selain peserta pelatihan mendongeng mendapatkan ilmu, mereka juga bisa membeli Abon MJ.

Tentang Abon MJ

Bahan utama abon adalah daging, baik daging ayam maupun sapi. Daging yang telah dipotong-potong akan diproses, digoreng, ditiriskan lalu dikemas. Dalam sehari sekitar 20 kilogram daging mentah dibutuhkan untuk diproses menjadi lima kilogram abon. Dua sampai tiga juta laba bisa didapatkan dengan asumsi produksi 30 kilogram abon setiap bulannya. Abon MJ ini sudah bersertifikasi halal MUI dan dinas kesehatan.

Usaha Abon MJ sampai saat ini masih dikerjakan oleh tenaga keluarga. Kak Adin mengaku ingin memiliki banyak karyawan dan memberi pekerjaan bagi masyarakat sekitar. Ke depannya, tidak menutup kemungkinan Kak Adin dapat menggandeng masyarakat sekitar jika permintaan semakin banyak dan tidak bisa dipenuhi oleh tenaga yang ada sekarang.

Abon MJ yang diproduksi di Indramayu ini beralamatkan Jl. Lelea-Tugu, Pengauban RT 3/2 Lelea, Indramayu. Bisa juga akses melalui Google Map dengan kata kunci: abon serat MJ.

Penulis: Erdittya E. N.

Tulisan ini pernah diterbitkan di bernas.id tanggal 27 September 2017.



error: Content is protected !!